Brendan Rodgers Takjub Melihat Kemampuan Pemain yang Puasa

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Pelatih Leicester City, Brendan Rodgers, dibuat takjub oleh pemainnya yang tengah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Meski harus menahan lapar dan haus, penampilan pemain yang menjalankan hukum wajib umat muslim itu tidak menunjukkan penurunan berarti.

Adalah bek tengah Leicester, Wesley Fofana, yang membuat Rodgers takjub. Pemain asal Prancis yang beragama Islam itu memang tidak meninggalkan kewajibannya untuk berpusa selama bulan Ramadan.

Kebetulan di Inggris, kompetisi Premier League masih berlangsung. Fofana yang menjadi bagian dari lini pertahanan Leicester tersebut pun masih menjalankan tugasnya sebagai pemain profesional.

"Dia baik-baik saja. Dia pemain muda di tengah Ramadan, jadi dia tidak makan dan minum," katanya usai pertandingan Leicester melawan West Bromwich Albion, pekan lalu.

Pada pertandingan ini, Rodgers sengaja menarik Fofana pada menit ke-62 untuk memberi pemain tersebut kesempatan berbuka. Posisinya kemudian digantikan oleh Marc Albrighton.

Rodgers Takjub

Pelatih Leicester City, Brendan Rodgers, tertunduk usai timnya dikalahkan Everton pada laga Premier League pekan ke-32 di Goodison Park, Kamis (2/7/2020) dini hari WIB. Leicester City kalah 1-2 atas Everton. (AFP/Peter Powell/pool)
Pelatih Leicester City, Brendan Rodgers, tertunduk usai timnya dikalahkan Everton pada laga Premier League pekan ke-32 di Goodison Park, Kamis (2/7/2020) dini hari WIB. Leicester City kalah 1-2 atas Everton. (AFP/Peter Powell/pool)

"Ini sangat luar biasa," kata Rodgers.

"Jika Anda memikirkan penampilannya pada akhir pekan di semifinal Piala FA, di mana dia belum makan sepanjang hari dan baru merasakan makanan dan minuman di 15 menit tersisa. Lalu, di kemudian hari yang sama, dengan kick off pukul 20.00. Dia tidak makan atau minum sepanjang hari dan dia masih bisa tampil di level itu," ujar Rodgers takjub melihat penampilan Fofana.

Meski demikian, Rodgers tidak ingin terlalu memaksakan Fofana. Dia tetap berusaha melindungi pemain tersebut dengan menariknya keluar di saat waktu berbuka tiba. "Ini hanya upaya kecil di mana saya berpikir kalau saya bisa menariknya, mungkin dia bisa dapat sedikit makanan di bench pemain."

"Dan saya hanya sedikit ingin melindunginya," beber Rodgers.

Kekuatan Puasa

Christian Pulisic berebut bola dengan Wesley Fofana selama pertandingan Liga Inggris antara Leicester City dan Chelsea di King Power Stadium di Leicester, Inggris, Selasa, 19 Januari 2021. (Michael Regan / Pool melalui AP)
Christian Pulisic berebut bola dengan Wesley Fofana selama pertandingan Liga Inggris antara Leicester City dan Chelsea di King Power Stadium di Leicester, Inggris, Selasa, 19 Januari 2021. (Michael Regan / Pool melalui AP)

Bukan kali ini saja Rodgers memiliki pemain Muslim yang harus berpuasa saat Ramadan tiba. Dari pengalaman itu, Rodgers bisa melihat 'kekuatan' dari keyakinan pada pemainnya tersebut.

Hal itu juga yang bisa dilihat oleh Rodgers dalam diri Fofana.

“Saya telah bekerja dengan banyak pemain dengan pengabdian pada keyakinan mereka dan bagi banyak orang hal itu memberi mereka kekuatan," kata Rodgers menambahkan.

"Dia menemukan kekuatan luar biasa untuk terus bermain dan berlatih selama Ramadan. Dia adalah talenta khusus dan pemain besar bagi kami," ujar mantan pelatih Liverpool tersebut.

Fofana masih tampil sebagai starter saat Leicester bersua Crystal Palace, Selasa lalu. Dalam laga kali ini, Fofana bahkan tampil hingga menit terakhir. Saat waktu berbuka tiba, kiper Crystal Palace memilh untuk mengulur waktu tendangan gawang demi memberi waktu pada Fofana untuk berbuka puasa.

Saksikan juga video menarik di bawah ini