Breonna Taylor, Pekerja Medis yang Ditembak Mati Polisi di Apartemennya Berulang Tahun ke 27

Fimela.com, Jakarta Selain kasus George Flyod yang baru-baru ini menggemparkan dunia, mari mengingat kejadian nahas yang terjadi pada Breonna Taylor pada tangga; 13 Maret lalu. Tengah malam pada tanggal 13 Maret 2020, petugas polisi Louisville melakukan penggeledahan dengan surat perintah di apartemen Breonna Taylor.

Breonna Taylor adalah seorang pekerja medis ruang gawat darurat berdarah Afrika-Amerika yang berusia 26 tahun. Menurut laporan dari The Louisville Courier Journal, polisi sedang melakukan penyelidikan terhadap 2 orang pria yang diyakini menjual narkoba dari sebuah rumah sebenarnya berjarak jauh dari rumah Breonna Taylor.

Sayangnya seorang hakim telah menandatangani surat perintah yang memungkinkan polisi mencari tempat tinggal Breonna Taylor karena mereka percaya bahwa salah satu dari 2 pria ini telah menggunakan alamat rumah Breonna Taylor untuk menerima paket. Surat perintah yang diberikan hakim disebut surat perintah tanpa ketukan, memungkinkan polisi masuk tanpa peringatan atau tanpa mengidentifikasikan diri mereka sebagai penegak hukum, seperti dilansir dari nytimes.com, Senin (8/6/2020).

Breonna Taylor

Ilustrasi Breonna Taylor. Sumber foto: unsplash.com/Maria Oswalt.

Polisi Louisville mengklaim bahwa mereka melepaskan tembakan setelah pertama kali ditembaki oleh Kenneth Walker, kekasih dari Breonna Taylor yang saat itu berada di tempat tidur bersama Breonna Taylor. Polisi mengatakan bahwa Kenneth Walker melukai salah satu petugas dengan memukul kakinya dan sempat didakwa dengan percobaan pembunuhan terhadap seorang perwira polisi, walaupun tuduhan tersebut akhirnya diberhentikan bulan lalu.

Polisi juga mengaku bahwa walaupun mereka membawa surat perinta tanpa ketukan, mereka sempat mengetuk beberapa kali dan mengidentifikasikan diri sebagai petugas kepolisian sebelum memasuki apartemen. Tidak lama setelah itu, mereka mengaku dipaksa keluar dan ditembaki, sebelum seorang petugas terluka dan 2 polisi lainnya akhirnya membalas dengan tembakan.

Sedangkan menurut klaim dari keluarga Breonna Taylor, polisi tidak pernah mengidentifikasikan diri mereka sebagai petugas kepolisian sebelum masuk ke dalam apartemen. Kenneth Walker juga ternyata memiliki lisensi resmi untuk memiliki senjata dan ia melepaskan tembakan untuk membela diri setelah kaget mendapati beberapa orang mencoba masuk ke dalam apartemen dan memukuli, serta menembaki kekasihnya.

Breonna Taylor

Ilustrasi Breonna Taylor. Sumber foto: unsplash.com/Frankie Cordoba.

Selain itu, tidak ada narkoba yang ditemukan di dalam apartemen. Pengacara keluarga Breonna Taylor juga mengatakan bahwa polisi sebenarnya sudah menemukan tersangka utama dalam penyelidikan mereka saat itu, namun tetap memaksa masuk ke dalam apartemen Breonna Taylor.

Saat ini, FBI masih menyelidiki kasus ini, Walikota menyebut kematian Breonna Taylor sebagai sesuatu yang tragis dan membuat beberapa kebijakan baru terkait dengan kasus tersebut.

Untuk sementara waktu, Walikota menangguhkan semua surat perinta tanpa ketukan. Walikota juga memastikan pengawasan, transparansi, dan akuntabilitas yang lebih baik di masa mendatang.

Hari Jumat lalu, Breonna Taylor seharusnya berulang tahun yang ke 27 dan masyarakat memperingatinya dengan tagar #SayHerName di media sosial untuk terus mengingatkan akan kasus tragis tersebut. Selamat ulang tahun, Breonna Taylor!

#ChangeMaker