BRI Agro Siap Salurkan Rp 50 Miliar lewat Fintech Lending Modal Rakyat

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Banyak pihak terdampak pandemi Covid-19, yang termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah UMKM di Indonesia saat ini lebih dari 64 juta.

Beberapa dampak akibat pandemi bagi pelaku UMKM di Indonesia antara lain proses produksi terhambat, penjualan/permintaan menurun, kesulitan bahan baku, distribusi terhambat. Bahkan sebanyak 19,45 persen pelaku UMKM, menurut data Kemenkop UKM, sulit memperoleh akses permodalan.

PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (BRI Agro) resmi bermitra dengan Modal Rakyat dalam rangka mendukung akses permodalan untuk UMKM. Sebagai perusahaan fintech lending, Modal Rakyat akan membantu BRI Agro menyalurkan pendanaan ke UMKM.

"Sejalan dengan strategi perusahaan untuk melakukan kerjasama dengan pihak ketiga dalam rangka cross selling produk-produk BRI Agro, maka kami memilih Fintech/Peer2Peer Lending untuk mengembangkan bisnis selagi kami mempersiapkan model bisnis baru untuk menjadi digital attacker sesuai dengan aspirasi BRI Group," ujar Ebeneser Girsang, Direktur Utama BRI Agro dalam keterangan tertulis.

Ebeneser menyebut BRI Agro menyediakan dana sebesar Rp 50 Miliar untuk tahap awal dan mengaku optimistis akan kemitraan ini.

"Modal Rakyat memiliki kemampuan untuk menghadirkan kecepatan dan kemudahan dalam mengakses pinjaman kepada para pelaku UMKM, selain itu kerjasama ini dapat serta memperkuat ekosistem ekonomi digital yang sudah ada," tutur Ebeneser menambahkan.

Sektor bisnis

Pada praktiknya, pembiayaan akan difokuskan bagi pelaku UMKM yang terdaftar di Modal Rakyat dengan maksimal penyaluran hingga Rp 2 miliar per pinjaman. Sektor bisnis yang berhak mendapatkan pembiayaan mencakup tak hanya agrikultur, tetapi juga logistik, konstruksi, kesehatan, dan teknologi.

"Dengan Dukungan BRI Agro ini, kami semakin memantapkan diri dan yakin pada model bisnis kami sebagai aggregator modal kerja untuk para UMKM yang membutuhkan. Bersama dengan dukungan Bank sebagai institusi keuangan yang lebih dewasa, niscaya mimpi Modal Rakyat membantu terwujudnya inklusi keuangan di Indonesia semakin cepat tercapai," kata Hendoko, Direktur Utama (CEO) Modal Rakyat.

Total pembiayaan sejak 2018

Sejak 2018, Hendoko mengklaim Modal Rakyat telah menyalurkan pembiayaan lebih dari Rp640 Miliar kepada lebih dari 20.000 pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

Sektor dengan pembiayaan terbanyak didominasi oleh sektor usaha Teknologi dan Informasi (47 persen ) dan sektor Perdagangan (29 persen). Pembiayaan dilakukan secara gotong-royong, baik dari individu maupun institusional melalui platform Modal Rakyat. Hingga saat ini, terdapat lebih dari 45.000 pendana individu dan 9 pendana institusional di Modal Rakyat.