BRI Bersiap Jadi Hybird Bank, Begini Konsepnya

·Bacaan 1 menit

VIVA – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BRI saat ini tengah mengembangkan strategi menjadi hybrid bank. Yang nantinya, akan mampu melayani para nasabahnya secara fisik maupun digital.

Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI Indra Utoyo menjelaskan, langkah yang akan dilakukan pihaknya untuk menjadi hybrid bank adalah dengan menggabungkan kapabilitas digital yang massif, sambil menggenjot keunggulan layanan fisik secara optimal.

"Kalau BRI posisinya mau menjadi hybrid bank maka adaptasinya ya seperti itu," kata Indra dalam telekonferensi, Rabu 23 Juni 2021.

Indra menjelaskan, dalam ekosistem digital saat ini, BRI telah memiliki aplikasi BRImo yang memudahkan layanan perbankan bagi nasabah. Selain itu, ekosistem digital BRI juga telah tersambung dengan berbagai platfrom e-Commerce, bahkan sampai ke penyedia sistem pembayaran lainnya.

Baca juga: Hak-hak Digantung Sejak 2016, Eks Karyawan Merpati Surati Jokowi

Sementara untuk layanan fisik, BRI juga telah hadir melalui berbagai channel dan outlet. Di mana, hingga akhir 2020 terdapat 9.538 outlet BRI yang tersebar di seluruh daerah, serta 22.689 ATM dan 184 ribu EDC BRI.

Tak cukup sampai di situ, sebanyak 504 ribu agen BRILink juga tersebar dan siap hadir melayani transaksi nasabah yang berada di wilayah-wilayah terpencil Indonesia.

"Dengan seluruh komponen tersebut kami berharap bahwa BRI akan dapat terus menjangkau kebutuhan masyarakat luas dan terpencil, sesuai dengan arahan Pemerintah," ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel