BRI fasilitasi web pasar di 12 pasar rakyat Kulon Progo

Risbiani Fardaniah
·Bacaan 1 menit

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Wates di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), memfasilitasi web pasar di 12 pasar rakyat di wilayah tersebut yang memasarkan hasil produksi usaha kecil dan pedagang, sehingga memudahkan masyarakat membeli bahan makanan, sayuran, dan lainnya, tanpa harus keluar rumah di tengah pandemi.

Manager Pemasaran Mikro Bank BRI Cabang Wates Sudarwedi A Ledio di Kulon Progo, Sabtu, mengatakan web pasar tersebut bekerja sama dengan pengelola pasar di masing-masing unit BRI yang ada di Kulon Progo.

"BRI unit bertanggung jawab satu web pasar rakyat," kata Sudarwedi.

Baca juga: Bantu masyarakat penuhi kebutuhan, BRI hadirkan website pasar

Ia mengatakan web pasar tersebut menjadi alat promosi dan penawaran barang dagangan secara daring. Web pasar memasang gambar barang dagangan, nama pedagang, dan nomor telepon pedagang, sehingga masyarakat dapat menghubungi pedagang dan membeli keperluan mereka. Kemudian pembeli melakukan transaksi melalui rekening BRI, yakni BRIMo, selanjutnya diteruskan ke pedagang dan diantar oleh jasa kurir ke rumah pembeli.

Menurut dia, cara transaksi secara daring sangat efektif untuk mencegah penyebaran COVID-19. Harga barang dagangan yang dipromosikan di web pasar juga bersaing secara sehat dan sesuai harga terkini.

Baca juga: Pedagang NTT didorong beralih ke transaksi digital dengan Web Pasar

"Cara ini pada awal masa pandemi COVID-19 dapat meningkatkan omzet pedagang. Selain itu, pembeli tidak perlu antre membeli belanjaan di pasar," katanya.

Sudarwedi mengatakan BRI Cabang Wates kerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Dinas Koperasi dan UKM Kulon Progo dalam pembuatan data pedagang dan pemasarannya.

"Kami dan dinas mempromosikan web pasar dan mensosialisasikan kepada masyarakat supaya berbelanja secara daring dalam masa pandemi COVID-19 ini," katanya.

Baca juga: Bantu pedagang, transaksi Web Pasar BRI di Bali tembus Rp153 juta