BRI Kenalkan BRI Shop Master Class untuk Para Pelaku Usaha

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Revolusi industri 4.0 saat ini mengubah cara hidup masyarakat. Mulai dari bekerja, berinteraksi, dan menjalankan bisnis. Tak terkecuali sektor perbankan yang mengubah transaksi dari offline ke online. Melihat hal itu, Bank BRI telah memiliki strategi untuk menghadapi perubahan tersebut.

Menurut Direktur Konsumer BRI Handayani mengungkapkan bahwa BRI memiliki strategi untuk menghadirkan BRI Shop Master Class. Hal itu untuk mengedukasi dan meningkatkan penetrasi para pelaku usaha atau merchant yang selama ini telah bekerjasama dengan BRI. Tidak hanya itu, BRI akan membangun kapasitas keilmuan pemilik merchant usaha.

Perlu diketahui, BRI Shops Master Class merupakan salah satu wujud komitmen BRI untuk terus mendukung transisi model bisnis usaha di semua segmen sesuai dengan visi BRI tahun 2025 yaitu untuk menjadi “The Most Valuable Banking Group In Southeast Asia & Champion of Financial Inclusion“ dengan harapan dapat membantu merchant binaan BRI untuk menjangkau pasar yang lebih luas baik di dalam dan di luar Indonesia.

“BRI menggunakan metode akseptasi transaksi Online Acquiring, saat ini BRI dapat menerima seluruh transaksi baik kartu debit maupun kartu kredit dari principle : Visa, Mastercard, & JCB. BRI bersinergi bersama Halosis dalam upaya peningkatan kapabilitas Merchant melalui kegiatan BRI Shop Master Class. Kegiatan ini, dapat mendukung merchant untuk up-level dan resilience dengan tantangan global,” ungkap Handayani.

Mengenai manfaat, Handayani melanjutkan bahwa acara BRI Shop Master Class akan memberikan banyak manfaat bagi merchant yang ikut serta.

Nantinya, Para pelaku usaha tidak hanya mendapatkan materi edukasi, namun juga mendapatkan fasilitas coaching, serta free onboarding dan monitoring.

"Fokus utama dari diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk memaksimalkan jangkauan pemasaran dan penjualan merchant melalui pembuatan website serta penggunaan fitur Shops pada Facebook Ecosystem (Instagram, WA, & Facebook)," ujar Handayani.

(*)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel