BRI Kerahkan Empat Teras Kapal untuk Vaksinasi Masyarakat di Pelosok Indonesia

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Dalam rangka menyukseskan program Pemerintah, yaitu vaksinasi yang merata di seluruh Tanah Air, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk turut mendukung percepatan tercapainya herd immunity dengan mengerahkan teras-teras kapal.

Ya, BRI mengerahkan Teras Kapal BRI-Bahtera Seva sebagai sarana vaksinasi di beberapa kepulauan, seperti Kepulauan Anambas, Kepulauan Seribu, Kepulauan Halmahera Selatan, hingga Kepulauan Nusa Tenggara Timur. Agar proses vaksinasi dapat berjalan lancar, BRI juga bekerja sama dengan dinas kesehatan dan aparat keamanan di setempat.

Pada 9-16 Juli, vaksinasi dilakukan di Kepulauan Anambas, seperti di Pulau Bayat, Pulau Lingai, Pulau Keramut, Pulau Letung, Pulau Telaga Besar dan Kecil, serta Desa Mengkait. Mereka yang ikut vaksinasi bukan hanya masyarakat, tapi juga pegawai pemerintahan dan tenaga kesehatan yang merupakan ujung tombak layanan kesehatan.

Kemudian pada 12-16 Juli, BRI menargetkan vaksin dilakukan di Kepulauan Seribu untuk enam pulau sebanyak 2500 orang. Pulau-pulau itu antara lain Pulau Pramuka, Pulau Panggang, Pulau Harapan, Pulau Kelapa, Pulau Tidung, dan Pulau Untung Jawa.

BRI Kerahkan Teras Kapal untuk Vaksinasi di Empat Wilayah Kepulauan di Indonesia.
BRI Kerahkan Teras Kapal untuk Vaksinasi di Empat Wilayah Kepulauan di Indonesia.

Selain mobile vaccine unit yang dijalankan oleh Bahtera Seva 1, terdapat posko vaksin yang telah dilengkapi dengan bantuan faskes BRI di Pulau Payung, Pulau Pari, Pulau Lancang, dan Pulau Sabira.

Di Kepulauan Nusa Tenggara Timur, kegiatan vaksinasi dibantu oleh Teras Kapal BRI-Bahtera Seva 2. Vaksinasi dilakukan di Pulau Komodo pada 12-13 Juli 2021 dan Pulau Rinca pada tanggal 24 Juli. Target vaksinasi di dua pulau tersebut sebanyak lebih dari seribu orang.

Selain ketiga kepulauan besar tersebut, BRI juga mengerahkan Teras Kapal BRI-Bahtera Seva 4 untuk mempercepat proses vaksinasi di Kepulauan Halmahera Selatan bersama dinas kesehatan setempat.Vaksinasi dilaksanakan pada 8-16 Juli, dengan target penerima vaksin sebanyak 3.725 orang.

Titik yang dikunjungi antara lain pelabuhan Habibi Labuha Halmahera Selatan, Bajo & Lele, Pulau Madopolo, Pulau Dowora & Pulau Pasipalele, Pulau Saketa, dan Pulau Kayoa.

Dukungan BRI untuk menyukseskan program vaksinasi yang menargetkan ribuan orang ini nyatanya tidak hanya berupa layanan teras kapal.

BRI Kerahkan Teras Kapal untuk Vaksinasi di Empat Wilayah Kepulauan di Indonesia.
BRI Kerahkan Teras Kapal untuk Vaksinasi di Empat Wilayah Kepulauan di Indonesia.

Lebih dari itu, bantuan sarana prasarana kesehatan juga diberikan antara lain masker, hand sanitizer, face shield, APD, thermogun, handscoon, pulse oximetry, alat cek gula darah, alat cek kolesterol, dan lain-lain sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

"Saat ini diperlukan upaya dari berbagai pihak untuk membantu pemerintah agar masyarakat memperoleh vaksin secara cepat, termasuk oleh BRI. Teras Kapal BRI di empat lokasi kepulauan di Indonesia, kami kerahkan untuk menjangkau masyarakat dan nasabah di sana," ungkap Direktur Jaringan dan Layanan BRI Arga M. Nugraha.

Melalui kegiatan tersebut BRI memberikan kontribusi nyata terutama di masa sulit seperti saat ini. Hal ini menjadi bukti bahwa keberadaan BRI tidak hanya memberikan economic value semata namun juga social value, utamanya bagi masyarakat di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).

"Kami bukan hanya ada untuk mendukung ekonomi, tetapi juga melayani dengan setulus hati hingga ke pelosok negeri," jelas Arga.

Arga mengungkapkan bahwa vaksinasi merupakan salah satu hal penting agar Indonesia bisa segera keluar dari pandemi. Sebelumnya, perseroan telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan vaksinasi bersama Kementerian BUMN, Kementerian Kesehatan, Otoritas Jasa Keuangan, dan Perbanas untuk mempercepat herd immunity sekaligus melindungi nasabah dan pekerja.

(*)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel