BRI Liga 1: 3 Keluhan Pelatih Bhayangkara FC Jelang Hadapi Arema

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster seperti kurang nyaman sebelum duel lawan Arema FC, Minggu (9/1/2022). Dalam sesi konferensi pers jelang laga, ia mengeluhkan tiga hal.

Paul Munster tak banyak membahas persipan teknis timnya. Justru lebih banyak keluhan yang diutarakannya lewat konferensi pers virtual tersebut.

Bisa jadi ini menandakan kepanikan pelatih asal Irlandia Utara tersebut. Maklum, laga lawan Arema jadi pertaruhan posisi puncak klasemen.

Jika kalah, Bhayangkara yang jadi juara paruh musim bisa melorot ke urutan ketiga. Sementara Arema yang ada di urutan ketiga naik ke posisi pertama.

Berikut tiga keluhan Paul Munster sebelum hadapi Arema FC.

Lapangan Latihan Tak Memadai

Suasana Stadion Ngurah Rai jelang pertandingan antara Persebaya Surabaya vs Bali United pada pekan ke-17 BRI Liga 1 2021/2022. Tampak pohon beringin di sisi timur stadion yang dipercaya memiliki aura tersendiri dan dianggap sebagai “penghuni asli” Stadion Ngurah Rai. (Bola.com/Maheswara Putra)
Suasana Stadion Ngurah Rai jelang pertandingan antara Persebaya Surabaya vs Bali United pada pekan ke-17 BRI Liga 1 2021/2022. Tampak pohon beringin di sisi timur stadion yang dipercaya memiliki aura tersendiri dan dianggap sebagai “penghuni asli” Stadion Ngurah Rai. (Bola.com/Maheswara Putra)

Hal pertama yang dikeluhkan Munster adalah lapangan latihan yang kurang memadai. Sebenarnya ini juga jadi persoalan semua tim. Bahkan beberapa venue untuk pertandingan dinilai kurang layak. Terutama dari segi ruang ganti pemain.

Namun khusus tempat latihan, saat ini ada 18 klub yang ada di Bali. Pastinya lapangan latihan jadi rebutan tim kontestan. Pastinya jumlah lapangan dengan standart layak tidak mencukupi kebutuhan latihan semua klub.

Jika melihat akun instagram Bhayangkara FC, mereka sebenarnya dapat lapangan yang layak. Yakni lapangan Wanara Mandala yang ada di area Monkey Forest, Ubud, Bali. Hanya saja lapangan tersebut sepertinya tidak memiliki ruang ganti.

Warning Wasit

Wasit Oki Dwi Putra mendapatkan protes keras dari Persija Jakarta setelah menganulir gol Marko Simic ke gawang Arema FC dalam BRI Liga 1 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (17/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi).
Wasit Oki Dwi Putra mendapatkan protes keras dari Persija Jakarta setelah menganulir gol Marko Simic ke gawang Arema FC dalam BRI Liga 1 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (17/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi).

Munster cukup panjang membahas soal kinerja wasit di Liga 1. Sebenarnya ini bukan kali pertama dia melakukannya. Namun jelang lawan Arema, dia membahasnya sebelum pertandingan. Mantan pelatih timnas Vanuatu in seperti ingin mengingatkan wasit agar lebih fair memimpin laga lawan Arema.

“Belakangan kami seperti lebih mudah mendapatkan kartu. Saat pertandingan nanti kami hanya berharap kepemimpinan (wasit) yang fair,” keluhnya.

Munster menambahkan jika dia sulit melakukan analisa saat bertemu Arema di putaran pertama lalu. Dia melihat bukan Arema yang menyulitkan timnya, melainkan keputusan wasit.

“Sebenarnya cukup sulit analisa pertemuan pertama lawan Arema. Karena bukan Arema yang membuat masalah untuk tim kami. Tapi dari kepemimpinan wasit membuat masalah muncul,” terangnya.

Batasi Pertanyaan Media

Para wartawan dan fotografer peliput BRI Liga 1 2021/2022 mengikuti tes swab jelang laga Bali United vs Persik Kediri.
Para wartawan dan fotografer peliput BRI Liga 1 2021/2022 mengikuti tes swab jelang laga Bali United vs Persik Kediri.

Yang terakhir, Munster tidak bersedia menjawab pertanyaan terakhir dari awak media dalam zoom tersebut. Dia merasa sudah menjawab tiga pertanyaan. Ternyata pelatih 39 tahun ini sudah terbiasa membatasi tiga pertanyaan dalam sesi wawancara.

Tapi sebenarnya aturan pribadi Munster itu tidak berlaku di sesi pree match conference yang digelar PT Liga Indonesia Baru, penyelenggara kompetisi. Pihak panpel yang memimpin sesi konferensi pers sebenarnya berusaya membuat Munster menjawab pertanyaan terakhir dari awak media.

Karena masih ada sisa waktu sebelum konferensi pers beralih ke kubu Arema FC. Namun Munster bersikukuh tak mau menjabat pertanyaan terakhir tersebut.

“Biasanya Coach hanya membatasi tiga pertanyaan saja. Tadi sudah ada tiga pertanyaan yang dijawab,” kata penerjemah Munster.

Persaingan di BRI Liga 1 2021/2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel