BRI Liga 1: 3 Penyerang Asing yang Bisa Menggantikan Posisi Carlos Fortes di PSIS Semarang

Bola.com, Jakarta - Hingga pekan kesembilan BRI Liga 1 2022/2023, PSIS Semarang masih bermasalah dengan lini depan, terutama dengan pemain yang bermain di posisi penyerang tengah.

Sebenarnya, PSIS memiliki penyerang asing dalam diri Carlos Fortes. Namun, penyerang asal Portugal itu masih urung bermain hingga kini.

Fortes mengalami cedera hamstring pada semifinal Piala Presiden 2022 pada Juli lalu. Rupanya cedera itu masih belum pulih sampai sekarang. Bahkan, Carlos Fortes harus pulang kampung ke Portugal untuk menyembuhkan cederanya.

PSIS Semarang sebenarnya punya beberapa penyerang lokal seperti Hari Nur Yulianto, Andreas Ado, dan Titus Bonai. Namun, ketiganya sampai saat ini belum bisa mencetak gol untuk PSIS di BRI Liga 1 2022/2023.

Jika situasi cedera Fortes tak kunjung membaik, dan penyerang lokal tak bisa diandalkan, PSIS Semarang bisa membuat langkah berani. Mereka bisa mendepak Fortes pada bursa transfer paruh musim nanti dan mendatangkan penyerang baru.

Bola.com memilih beberapa penyerang asing yang mungkin saja bisa direkrut manajemen PSIS Semarang untuk mengggantikan Carlos Fortes pada putaran kedua BRI Liga 1 2022/2023. Berikut ini ulasannya.

 

Dennis Antwi

PSIS Semarang belakangan santer bakal kembali ditukangi Vincenzo Annese. Pelatih asal Italia itu terlihat hadir langsung di Stadion Jatidiri saat Mahesa Jenar bermain melawan Persikabo 1973, Jumat (9/9/2022).

Jika Annese benar-benar diresmikan sebagai pelatih kepala yang baru PSIS, ia bisa membawa satu di antara penyerang andalannya ketika menukangi klub India, Gokulam Kerala FC.

Anesse diketahui dua kali membawa klub tersebut menjadi juara Liga India. Saat menjadi juara, Dennis Antwi adalah satu di antara penyerang andalan Annese.

Dalam semusim memperkuat Kerala, Antwi mampu mencetak 10 gol. Kebetulan saat ini Antwi berstatus tanpa klub. PSIS Semarang bisa merekrutnya tanpa harus mengeluarkan biaya transfer.

 

Ezechiel Ndouasel

Bek Persija Jakarta, Otavio Dutra berebut bola dengan striker Bhayangkara FC, Ezechiel Ndouasel, pada laga pekan ketiga Shopee Liga 1 2020, Sabtu (14/3/2020). Persija bermain imbang 2-2 atas Bhayangkara. (Bola.com/Yoppy Renato)
Bek Persija Jakarta, Otavio Dutra berebut bola dengan striker Bhayangkara FC, Ezechiel Ndouasel, pada laga pekan ketiga Shopee Liga 1 2020, Sabtu (14/3/2020). Persija bermain imbang 2-2 atas Bhayangkara. (Bola.com/Yoppy Renato)

Penyerang satu ini sempat sangat disegani di Liga 1. Ia sempat menjadi andalan di Persib Bandung dan Bhayangkara FC.

Namun pada musim ini, Ndouasel tak diparkir untuk sementara oleh Bhayangkara FC. Meski pemain asal Chad itu masih terikat kontrak di BFC hingga Desember 2022.

Bhayangkara FC lebih percaya pada striker asal Spanyol yang baru mereka datangkan dari Persik Kediri pada awal musim lalu, Youssef Ezejjari.

Ezechiel Ndouasel bisa menjadi opsi selanjutnya bagi PSIS. Pemain satu ini sudah merasakan kerasnya sepak bola Indonesia sejak 2017. Penampilannya pun cukup tajam sebagai striker.

 

Gustavo Tocantins

Pemain Persikabo 1973, Gustavo Tocantins, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persebaya Surabaya dalam laga pekan pertama BRI Liga 1 2022/2023 antara Persikabo 1973 melawan Persebaya Surabaya di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (25/7/2022) malam WIB. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Pemain Persikabo 1973, Gustavo Tocantins, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persebaya Surabaya dalam laga pekan pertama BRI Liga 1 2022/2023 antara Persikabo 1973 melawan Persebaya Surabaya di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (25/7/2022) malam WIB. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Satu lagi penyerang asing potensial untuk direkrut PSIS Semarang adalah Gustavo Tocantis. Pemain asal Brasil itu baru pada musim ini merasakan sepak bola Indonesia. Tocantins diketahui memperkuat Persikabo 1973.

Penampilan penyerang berusia 26 tahun itu cukup meyakinkan. Sejauh ini, dia mampu mencetak lima gol untuk Persikabo 1973 di BRI Liga 1 2022/2023 dan menjadi top skorer sementara klub itu.

Namun, upaya PSIS Semarang untuk merekrut Tocantins tak akan mudah. Ia masih terikat kontrak di Persikabo 1973 sampai akhir musim nanti.

Laskar Pajajaran tentu tak mau begitu saja melepas pemain andalannya itu. Kecuali jika PSIS Semarang bisa merogoh kocek yang dalam untuk menebus Tocantins dari Bogor.

Simak Posisi PSIS di Bawah Ini: