BRI Liga 1: 4 Fakta Menarik Setelah Persebaya Dipermalukan Bali United, Kalah di Kandang Setelah 2 Tahun

Bola.com, Jakarta - Persebaya Surabaya gagal meneruskan tren kemenangan di BRI Liga 1 2022/2023. Bajul Ijo takluk 0-1 saat menjamu Bali United dalam pekan kedelapan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (2/9/2022).

Gol tunggal pada laga itu dicetak oleh Privat Mbarga di menit ke-33. Bermula dari kekacauan di muka gawang Persebaya Surabaya, kemudian bola liar diselesaikan oleh Eber Bessa. Bola rebound lantas disambar oleh Privat Mbarga dan membuat Persebaya kebobolan.

Sebelumnya, Bajul Ijo meraih tiga poin dalam dua laga beruntun dengan skor identik 1-0 atas PSIS Semarang dan PSS Sleman. Laga ini tercatat jadi kekalahan kandang pertama Persebaya Surabaya di musim ini.

Duel ini telah melahirkan sejumlah fakta menarik yang mengiringi. Simak ulasan Bola.com berikut ini:

 

1. Kemenangan Perdana di Surabaya

<p>Persebaya Surabaya - Marselino Ferdinan dan Leo Lelis (Bola.com/Adreanus Titus)</p>

Persebaya Surabaya - Marselino Ferdinan dan Leo Lelis (Bola.com/Adreanus Titus)

Bali United baru pertama kali memenangi pertandingan di Surabaya dalam laga ini sejak pertemuan pertama kedua tim pada 2018. Sebelumnya, mereka sudah dua kali bertandang ke Surabaya, tapi tak pernah menang.

Kemenangan itu telah menuntaskan ajang balas dendam Bali United. Sebab, musim lalu Persebaya jadi satu-satunya tim yang selalu menang atas Serdadu Tridatu. Menariknya, Bali United jadi kampiun Liga 1 2021/2022.

Persebaya juga klub yang menundukkan Bali United dalam laga pesta juara Liga 1 musim lalu. Bajul Ijo malah pernah mempermalukan dengan 5-2 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada medio November 2018 dalam lanjutan Liga 1 2018.

 

2. Kalah di Kandang Setelah 2 Tahun

Persebaya Surabaya - Aji Santoso (Bola.com/Adreanus Titus)
Persebaya Surabaya - Aji Santoso (Bola.com/Adreanus Titus)

Kekalahan ini jadi yang pertama di kandang bagi Persebaya sejak dua tahun lalu. Terakhir kali mereka menelan kekalahan pada 13 Maret 2020 dalam lanjutan Liga 1 2020 saat takluk 3-4 dari Persipura Jayapura.

Sebelumnya, Persebaya juga sempat kalah 2-3 dari PSS Sleman di kandang dalam lanjutan Liga 1 2019 pada 29 Oktober 2019. Laga itu kemudian membuat Wolfgang Pikal kehilangan jabatan pelatih kepala.

Menariknya, dua hari kemudian, 31 Oktober 2019, Aji Santoso ditunjuk sebagai pelatih pengganti dan masih menduduki jabatan itu hingga sekarang. Persebaya kini tercatat dua kali kalah di Surabaya di bawah arahan Aji Santoso.

 

3. Persebaya Tetap Dominan

Total sebanyak delapan pertemuan telah menghiasi pertandingan Persebaya kontrak Bali United sejak 2018 di semua ajang. Tujuh laga di antaranya terjadi di Liga 1 dan satu di Piala Presiden 2022.

Meski kali ini kalah, Persebaya ternyata tetap dominan dengan menang empat kali, berbanding Bali United yang menang tiga kali. Empat kemenangan Bajul Ijo sudah termasuk di musim lalu.

Ajang balas dendam sempat terjadi dalam Piala Presiden 2022 yang digelar pada Juni lalu. Hasilnya, Bali United menang 1-0. Kini, mereka berhasil meneruskan catatan kemenangan itu dengan mencuri poin penuh di Surabaya.

 

4. 21 Gol dalam 7 Pertemuan

Dari tujuh pertandingan Persebaya kontra Bali United di Liga 1, total sebanyak 21 gol tercipta. Persebaya lebih dominan dengan mencetak 14 gol, berbanding Bali United yang membukukan tujuh gol.

Yang paling fantastis adalah Bajul Ijo malah pernah mempermalukan Bali United dengan 5-2 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada medio November 2018 dalam lanjutan Liga 1 2018.

 

Intip Posisi Tim Favoritmu