BRI Liga 1: 5 Hal Buruk yang Didapat Arema FC Setelah Dipermalukan Persija

Bola.com, Malang - Arema FC dipermalukan Persija Jakarta pada laga pekan ketujuh BRI Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (28/8/2022) malam WIB. Gol tunggal kemenangan Persija dicetak Michael Krmencik (45').

Hasil minor tersebut membuat Tim Singo Edan kini berada di urutan kesembilan klasemen sementara BRI Liga 1 dengan nilai 10. Mereka tertinggal empat poin dari Persija Jakarta yang naik ke peringkat lima.

Tak hanya itu, kekalahan tersebut membuat banyak dampak buruk yang dialami Arema FC. Suasana di internal tim tentu kurang nyaman saat ini. Pasalnya, Tim Singo Edan menelan kekalahan perdana di kandang sendiri pada musim ini.

Padahal, pertandingan kontra Persija disaksikan puluhan ribu Aremania. Bola.com coba merangkum lima hal buruk yang didapat Arema FC setelah takluk dari Persija Jakarta.

 

Tekanan Aremania kepada Pelatih Meningkat

<p>Pelatih Arema FC,&nbsp;Eduardo Almeida, tak mampu menghindarkan timnya dari kekalahan 0-1 kontra Persija Jakarta pada laga pekan ketujuh BRI Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Minggu (28/82022) malam WIB. (Bola.com/Iwan Setiawan)</p>

Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida, tak mampu menghindarkan timnya dari kekalahan 0-1 kontra Persija Jakarta pada laga pekan ketujuh BRI Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Minggu (28/82022) malam WIB. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Sudah jadi tradisi jika Arema gagal menang, kritikan kepada pelatih Eduardo Almeida bermunculan. Namun kali ini, kritikan yang diberikan Aremania terlihat lebih besar.

Apalagi, puluhan ribu Aremania hadir menyaksikan duel Arema FC versus Persija Jakarta di Stadion Kanjuruhan. Bisa dibilang kekalahan dari Persija merusak atmosfer di stadion, karena Aremania ingin merayakan kemenangan.

Mereka yakin Arema bisa menaklukkan Persija lantaran punya modal bagus. Arema baru menang telak 4-2 saat laga kandang sebelumnya melawan RANS Nusantara FC.

Tetapi, Aremania sepertinya lupa jika laga sebelumnya Arema FC menang lawan tim papan bawah. Adapun Persija punya materi pemain dan pelatih papan atas.

 

Merusak Catatan Apik lawan Persija

<p>Arema FC dipermalukan Persija Jakarta dengan skor 0-1 pada laga pekan ketujuh BRI Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (28/8/2022) malam WIB. (Bola.com/Iwan Setiawan)</p>

Arema FC dipermalukan Persija Jakarta dengan skor 0-1 pada laga pekan ketujuh BRI Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (28/8/2022) malam WIB. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Sebelum laga semalam, Arema punya rekor bagus saat melawan Persija di Malang. Selama 19 tahun, Arema tak pernah kalah di kandang sendiri. Namun, rekor itu runtuh, ketika menyerah 0-1 dari Persija Jakarta pada pekan ketujuh BRI Liga 1.

Sebelum duel tersebut, Arema kalah dari Persija pada 2003. Waktu itu kompetisi masih bernama Divisi Utama. Tim Singo Edan kalah telak 1-4 dari Tim Macan Kemayoran di Stadion Gajayana, Malang. Pada musim tersebut, Arema juga terdegradasi.

Secara psikis, runtuhnya catatan 19 tahun tak terkalahkan lawan Persija Jakarta membuat mental pemain Arema sedikit goyah. Jika tidak segera bangkit dan menemukan kepercayaan diri kembali, Arema FC bisa melanjutkan tren kurang oke di Liga 1 musim ini.

Kekalahan dari Persija Jakarta merupakan hasil minor pertama yang didapat Tim Singo Edan di kandang sendiri pada musim ini.

 

Produktivitas Gol Arema Menurun

<p>Persija Jakarta meraih kemenangan 1-0 atas Arema FC pada laga pekan ketujuh BRI Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (28/8/2022) malam WIB. (Bola.com/Iwan Setiawan)</p>

Persija Jakarta meraih kemenangan 1-0 atas Arema FC pada laga pekan ketujuh BRI Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (28/8/2022) malam WIB. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Ketajaman Arema pada musim ini mulai dipertanyakan. Dari tujuh pertandingan Liga 1 musim ini, ada empat laga di mana Arema FC tak sanggup mencetak gol.

Lawan Borneo FC, PSS Sleman, PSM Makassar, dan Persija Jakarta. Dari hasil yang sudah didapat, terlihat produktivitas gol Arema menurun, karena tercipta dalam dua laga sekali.

Pada pekan pertama, Arema tak mencetak gol. Tetapi, pekan kedua sukses mencetak dua gol. Ini terulang pada pekan ketiga, keempat dan seterusnya. Hanya saat lawan RANS Nusantara, Arema berhasil mencetak dua gol.

Pada laga pekan kedelapan BRI Liga 1 kontra Bariot Putera, 4 September mendatang, produktivitas gol Arema FC diharapkan semakin lebih baik.

Pelatih Arema, Eduardo Almeida, sering memasukkan pamain dengan karakter menyerang pada babak kedua. Tetapi, faktor keberuntungan terkadang tak dimiliki Tim Singo Edan. Seperti saat lawan Persija, ada tiga peluang yang membentur tiang gawang.

Hubungan Pelatih Arema dengan Media Merenggang

Pelatih Arema, Eduardo Almeida (berempi) berjalan di bawah teriakan Aremania yang meminta ganti pelatih (Iwan Setiawan/Bola.com)
Pelatih Arema, Eduardo Almeida (berempi) berjalan di bawah teriakan Aremania yang meminta ganti pelatih (Iwan Setiawan/Bola.com)

Selepas dikalahkan Persija, pelatih Arema, Eduardo Almeida menjawab sebuah pertanyaan dengan nada tinggi. Padahal, pelatih asal Portugal tersebut biasanya pelit bicara jika sedang menelan kekalahan.

Sepertinya, Almeida sudah kesal dengan pertanyaan terkait tuntutan mundur dari Aremania. Mantan pelatih Semen Padang itu menyebut Aremania dan media peliput Arema ikut memberikan tekanan kepadanya.

Sang pelatih mulai kesal dengan pemberitaan tuntutan mundur yang selalu menghantui di setiap laga.

Sebenarnya sinyal Almeida menghindari awak media terlihat sebulan belakangan. Dia enggan diwawancara dalam sesi latihan. Bahkan, tim media Arema dibatasi untuk mengambil video.

Terutama saat dia berkomunikasi dengan pemain atau sedang memberikan instruksi. Padahal musim lalu, ketika Arema tampil apik, tidak ada larangan dari Almeida.

 

Kehilangan Momentum Perbaiki Posisi di Klasemen

<p>Pemain Persija Jakarta, Abdulla Yusuf Helal (kiri) dan bek Arema FC, Sergio Silva bersitegang pada pengujung laga. Arema akhirnya takluk 0-1 dari Persija pada pekan ketujuh BRI Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Minggu (28/8/2022). (Bola.com/Iwan Setiawan)</p>

Pemain Persija Jakarta, Abdulla Yusuf Helal (kiri) dan bek Arema FC, Sergio Silva bersitegang pada pengujung laga. Arema akhirnya takluk 0-1 dari Persija pada pekan ketujuh BRI Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Minggu (28/8/2022). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Andaikan memetik kemenangan lawan Persija, tentu posisi Arema di klasemen sementara bisa lebih baik. Mereka bisa naik ke posisi tujuh dan terpaut lima poin dari pimpinan klasemen Borneo FC Samarinda.

Namun kekalahan tersebut membuat Tim Singo Edan turun ke posisi sembilan dengan 10 poin. Bisa saja peringkat itu turun lagi, jika Persib Bandung atau PSIS Semarang memetik kemenangan pada pekan tujuh.

Hal tersebut sangat disesalkan, karena saat lawan Persija, Arema main di kandang sendiri dan dapat dukungan penuh dari Aremania.

Simak Posisi Persija dan Arema FC di Bawah Ini: