BRI Liga 1: Aji Santoso Santai Persebaya Dapat Tekanan dari Bonek, Berharap Tuah Sidoarjo

Bola.com, Surabaya - Suporter Persebaya Surabaya, Bonek, mulai gerah dengan performa timnya. Bagaimana tidak, Persebaya masih tampil tidak konsisten sampai sembilan pertandingan BRI Liga 1 2022/2023.

Mereka kini menduduki peringkat ke-12 klasemen sementara dengan hanya mengemas 10 poin. Persebaya tercatat baru membukukan tiga kali menang dan satu seri, lima sisanya berakhir dengan kekalahan.

Akibat catatan buruk itu, Bonek sempat melakukan protes, selain menyematkan tulisan bernada tuntutan di kantor Persebaya Store.

Bonek sempat melakukan dialog singkat terbuka dengan Persebaya Surabaya untuk menyampaikan unek-unek atas kekecewaan hasil minor tim.

Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, menanggapi dengan santai tuntutan yang diminta oleh Bonek demi mengerek performa timnya itu.

“Itu hal yang wajar dan normal, suporter ingin tim ini berprestasi. Saya sampaikan pada seluruh pemain justru tekanan-tekanan ini dijadikan motivasi untuk bangkit lagi. Jangan dengan tekanan malah kami melemah, itu akan merugikan kami sendiri,” kata Aji.

Persebaya Surabaya mengawali musim ini dengan kalah 0-1 dari Persikabo 1973. Berikutnya menang 2-0 saat menjamu Persita Tangerang. Bajul Ijo lantas kalah lagi dengan skor 0-1 saat melawat ke markas Bhayangkara FC.

Belum Konsisten

<p>Pemain Persebaya Surabaya, Ahmad Nufiandani bersama rekan setim merayakan golnya ke gawang Bhayangkara FC dalam babak penyisihan Grup C Piala Presiden 2022 antara Bhayangkara FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Senin (13/06/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)</p>

Pemain Persebaya Surabaya, Ahmad Nufiandani bersama rekan setim merayakan golnya ke gawang Bhayangkara FC dalam babak penyisihan Grup C Piala Presiden 2022 antara Bhayangkara FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Senin (13/06/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Dari situ saja sudah terlihat bahwa Persebaya belum konsisten menuai hasil positif. Mereka lantas bermain imbang 2-2 kontra Madura United dan takluk 1-2 saat bermain di kandang Borneo FC.

Alwi Slamat dkk. sempat memetik dua kemenangan beruntun dengan skor identik 1-0 kontra PSIS Semarang dan PSS Sleman. Tapi, pekan lalu mereka kalah 0-1 saat menjamu Bali United yang dilanjutkan kalah 0-3 dari PSM.

Kekalahan dari PSM jadi menyakitkan karena secara permainan pun Persebaya tampil mengecewakan. Aji Santoso berjanji pihaknya akan bekerja lebih keras dari sebelumnya, termasuk membenahi catatan penting tim.

“Kami semua yang terlibat di Persebaya, mulai manajemen, pelatih, dan pemain, harus segera mencari solusi untuk segera bangkit. Kami sudah melakukan langkah-langkah ke depan seperti apa, sudah saya sampaikan pada manajemen dan manajemen sangat support,” ungkapnya.

Tekanan

Persebaya Surabaya malah jadi tim yang unggul dulu lewat gol di menit ke-64. Lewat serangan balik, Brylian Aldama mendribel bola dalam keadaan minim tim lawan di pertahanan. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Persebaya Surabaya malah jadi tim yang unggul dulu lewat gol di menit ke-64. Lewat serangan balik, Brylian Aldama mendribel bola dalam keadaan minim tim lawan di pertahanan. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Upaya lain adalah terus mengevaluasi catatan dari laga sebelumnya, di mana Aji Santoso menilai bahwa kekalahan tim tidak lepas dari pemain yang melakukan kesalahan sendiri.

“Kebanyakan individual error, itu yang kami perbaiki, kemarin juga minim shot on goal, latihan menitik beratkan kepada game shooting. Seluruh pemain harus menjadikan ini sebagai motivasi,” imbuh Aji Santoso.

Ujian terdekat Persebaya sudah depan mata dengan menjamu RANS Nusantara. Duel pekan ke-10 BRI Liga 1 ini akan digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis (15/9/2022). Sore Persebaya tentu wajib memenangi laga ini.

“Jangan ada tekanan, nanti malah melemah. Saya berharap kita bisa bangkit lawan RANS. Kami harus bangkit lawan Rans, kami harus berusaha untuk menang,” ujar Aji Santoso.

Jadi Musafir

Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso. (Bola.com/Aditya Wany)
Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso. (Bola.com/Aditya Wany)

Persebaya terpaksa menjadi klub musafir dalam waktu dekat. Penyebabnya, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) akan dipakai untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 pada 14-18 September 2022.

Aji Santoso tidak masalah timnya harus bertanding di luar Surabaya. Lagipula, Stadion Gelora Delta juga kerap jadi tempat latihan bagi tim Bajul Ijo selama beberapa tahun terakhir.

“Sebenarnya memang dengan situasi yang seperti ini, kami tidak bisa main di GBT. Tetapi main di Gelora Delta, ini masih daerah dekat dengan Surabaya,” kata pelatih berlisensi AFC Pro tersebut.

“Mudah-mudahan stadion ini bisa berdampak positif buat pertandingan besok. Kami juga sering melakukan pertandingan di sini. Kami bertanding di Stadion Delta ini tidak ada masalah,” imbuhnya.

Tuah Sidoarjo

Pemilihan Stadion Gelora Delta tentu bukan tanpa alasan. Lokasinya tidak jauh dari Surabaya, hanya sekitar 25 kilometer. Selain itu, sebagai daerah tetangga, terdapat banyak basis Bonek di Sidoarjo.

Stadion ini juga sudah biasa menggelar laga internasional, bahkan beberapa kali menjadi tuan rumah Piala AFF kelompok usia. Secara standar, Stadion Gelora Delta akan memenuhi kualifikasi.

Kebetulan, Deltras FC, klub Liga 2 yang berkandang di Sidoarjo, tidak menggunakan Stadion Gelora Delta. Sebab, mereka sedang menjalani tur Papua dengan melawat ke markas Persipura Jayapura (11/9/2022) dan PSBS Biak (18/9/2022).

Duel kontra RANS Nusantara bakal jadi kali pertama buat Persebaya menjamu tim lawan di Sidoarjo. Sebab, Bajul Ijo selalu menggunakan Stadion GBT sebagai markas mereka, kecuali beberapa partai usiran yang digelar di luar Jawa.

Persebaya terakhir kali bertanding di Stadion Gelora Delta pada 20 Februari 2020. Itu merupakan partai final Piala Gubernur Jatim 2020 dan mereka sukses menang 4-1 atas Persija Jakarta.

Intip Posisi Tim Favoritmu