BRI Liga 1: Arif Satria Cedera Lagi, Persebaya Keteteran Menghadapi Serangan Balik Persela

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Sleman - Bek Persebaya Surabaya, Arif Satria, kembali mengalami cedera saat timnya berjumpa Persela Lamongan. Itu terjadi saat Bajul Ijo ditahan 1-1 Persela dalam pekan kedelapan BRI Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (21/10/2021) malam.

Persebaya mencetak gol lewat Ricky Kambuaya pada menit ke-12. Persela kemudian membalasnya berkat serangan balik cepat yang diselesaikan menjadi gol oleh Ivan Carlos di menit ke-35.

Arif ditarik keluar pada awal babak kedua dan diganti dengan Mokhamad Syaifuddin. Beruntung, tak ada tambahan gol yang bersarang ke gawang Persebaya tanpa keberadaan pemain yang menjabat wakil kapten itu.

“Memang Arif dalam kondisi cedera lagi, dia meminta diganti di babak kedua,” ungkap Aji Santoso, pelatih Persebaya, setelah pertandingan.

Aji menyoroti permainan Persebaya Surabaya yang masih lengah menghadapi serangan balik Persela. Sebelumnya, dia sudah mengingatkan kepada para pemainnya untuk bisa membongkar pertahanan rapat Laskar Joko Tingkir.

Mendominasi, tapi..

Pemain Persela Lamongan, Ivan Carlos (kanan) dan pemain Persela Lamongan, Muhammad Alwi Slamat berduel udara dalam laga pekan ke-8 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (21/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain Persela Lamongan, Ivan Carlos (kanan) dan pemain Persela Lamongan, Muhammad Alwi Slamat berduel udara dalam laga pekan ke-8 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (21/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Persebaya Surabaya memang tampil sangat mendominasi dengan membukukan sebanyak tujuh peluang dalam pertandingan ini. Sayangnya, hanya satu saja yang berbuah gol.

“Saya sudah menyampaikan untuk mengantisipasi serangan balik Persela. Dalam latihan, sudah disiapkan. Pemain-pemain mungkin sedikit lengah,” ungkap pelatih yang pernah menangani Persela pada 2018-2019 itu.

“Saya sudah mengetahui cara bermain Persela Lamongan. Mereka hanya melakukan compact defense dan serangan balik. Dan, salah satu memecah compact defense adalah bola crossing dan memanfaatkan tendangan bebas. Tetapi, itu tidak dimanfaatkan dengan baik,” imbuhnya.

Terlepas dari itu, keputusan kontroversial wasit muncul pada menit ke-35 duel sesama tim Jawa Timur ini. Itu berawal dari upaya Jose Wilkson yang melakukan eksekusi tendangan bebas yang mengarah ke gawang.

Bola sempat ditangkap Dwi Kuswanto, namun kemudian terlepas dari penguasaannya. Tayangan ulang menunjukkan masuk ke gawang dan melewati garis sebelum ditangkap lagi oleh Dwi Kuswanto.

Protes Wasit

Pemain Persebaya Surabaya, Samsul Arif (kiri) berusaha mencetak gol ke gawang Persela Lamongan dalam laga pekan ke-8 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (21/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain Persebaya Surabaya, Samsul Arif (kiri) berusaha mencetak gol ke gawang Persela Lamongan dalam laga pekan ke-8 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (21/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Wasit Musthofa Umarella tidak mengesahkan gol tersebut dan tetap menyatakan laga berlanjut di tengah protes para pemain. Dalam situasi ini, Persela dengan cepat melakukan serangan balik ke pertahanan Persebaya.

Sial buat Persebaya, umpan terobosan pemain Persela kepada Ivan Carlos yang terlihat offside tidak membuat pertandingan berhenti masih di menit yang sama. Striker asal Brasil itu kemudian melepas tembakan mendatar kaki kiri yang gagal dibendung Andhika.

Aji Santoso melakukan protes keras dalam sesi jumpa pers setelah pertandingan dan meminta dilakukan evaluasi wasit secara menyeluruh. Pihaknya juga akan mengirim surat protes karena telah dirugikan oleh keputusan wasit.

“Dan harus diingat, golnya Wilkson itu seharusnya seratus persen gol. Seperti yang saya sampaikan, itu bola (gol Ivan Carlos) benar-benar offside,” ucap pelatih berusia 51 tahun tersebut.

Intip Posisi Tim Favoritmu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel