BRI Liga 1: Baru Debut di Persebaya, Arsenio Valpoort Sudah Merasa Tak Asing dengan Kompetisi Sepak Bola Indonesia

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Denpasar - Striker asing Arsenio Valpoort baru menjalani laga debutnya di Indonesia bersama Persebaya Surabaya. Dia menjadi bagian tim Bajul Ijo saat menang 3-2 atas Persikabo 1973 dalam pekan ke-18 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (10/1/2022).

Akan tetapi, pemain berpaspor Belanda itu merasa sudah tidak asing dengan kompetisi sepak bola Indonesia. Rupanya, Arsenio Valpoort sudah lama mengamati kompetisi Indonesia.

"Kompetisi Indonesia bukanlah hal baru buat saya. Sebelumnya, saya sudah menonton video. Bahkan saya kenal beberapa pemain di liga ini," ujarnya dalam sebuah video wawancara di kanal YouTube Official Persebaya Surabaya.

"Saya selalu penasaran dengan kompetisi ini. Saya bicara pada diri saya sendiri, mungkin suatu saat saya harus bergabung liga ini. Lihat sekarang, sudah jadi kenyataan," ucap mantan penggawa Timnas Belanda U-20 tersebut.

Keberadaan beberapa pemain asing asal Belanda cukup memengaruhi minat Arsenio Valpoort untuk mencoba berkarier di Indonesia. Saat ini, terdapat empat pemain rekan kompatriotnya di putaran kedua BRI Liga 1.

Gaya Pemain di Indonesia Sangat Beda dengan Eropa

Pemain Persib Bandung, Nick Kuipers (kiri) menguasai bola dibayangi pemain PS Sleman, Saddam Emiruddin Gaffar dalam laga leg kedua semifinal Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Senin (19/4/2021). Persib bermain imbang 1-1 dengan PS Sleman. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)
Pemain Persib Bandung, Nick Kuipers (kiri) menguasai bola dibayangi pemain PS Sleman, Saddam Emiruddin Gaffar dalam laga leg kedua semifinal Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Senin (19/4/2021). Persib bermain imbang 1-1 dengan PS Sleman. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Mereka adalah Nick Kuipers (Persib Bandung), Melvin Platje (Bhayangkara FC), serta duo PSM Makassar, Anco Jansen dan Wiljan Pluim. Sebelumnya Persib juga memiliki striker asal Belanda, Geoffrey Castillion, yang kini sudah dicoret.

Jangan lupakan juga ada tiga pemain naturalisasi yang sebelumnya berpaspor Belanda. Mereka adalah gelandang Stefano Lilipaly (Bali United) dan dua pemain Persib, Ezra Walian dan Marc Klok.

"Saya pikir gaya bermain Indonesia berbeda dengan Eropa. Saat saya melihat video highlight, saya merasa permainan di sini punya cara bermain yang bagus," ungkap Arsenio Valpoort.

"Permainan atraktif karena menyerang di dua sisi. Suporter juga sangat fanatik. Dengan kualitas bagus yang saya punya, saya merasa cocok dengan tipe bermain di sini," imbuh striker berusia 29 tahun tersebut.

Belum Pernah Berkarier di Asia Tenggara

Piala Menpora - Ilustrasi Logo Persebaya Surabaya (Bola.com/Adreanus Titus)
Piala Menpora - Ilustrasi Logo Persebaya Surabaya (Bola.com/Adreanus Titus)

Keputusan Persebaya mendatangkan Arsenio Valpoort dilatarbelakangi oleh striker asing yang kurang pas dengan harapan. Jose Wilkson dinilai tidak produktif meski mencetak enam gol dari 13 pertandingan dan kini dipinjamkan ke Persela Lamongan.

Arsenio Valpoort belum pernah berkarier di Asia Tenggara. Dia merupakan pemain yang banyak menghabiskan karier di Belanda. Sejumlah klub yang pernah dibelanya adalah Heerenven, PEC Zwolle, RKC Waalwijk, hingga Almere City.

Di musim 2021, striker berusia 29 tahun itu tercatat membela tiga klub, yakni Ermis Aradippou (Siprus), Teuta Durres, dan Egnatia Rrogozhine (Albania). Bersama klub pertama dia mencetak dua gol dari 15 penampilan.

Yuk Tengok Posisi Persebaya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel