BRI Liga 1: Bermain di Tempat Netral, Persik Yakin Curi Poin dari Bali United

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Bek Persik Kediri, Dany Saputra, optimistis timnya akan meraih hasil maksimal saat bersua Bali United pada laga pembuka BRI Liga 1 2021/2022, Jumat (26/8/2021) malam WIB. Pasalnya, laga digelar di tempat netral.

Persik Kediri akan menghadapi Bali United di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Pertandingan tersebut digelar secara tertutup alias tanpa kehadiran penonton.

Dany Saputra menyebut, timnya sudah sangat siap untuk menghadapi Bali United. Apalagi, Persik memiliki persiapan yang matang karena sudah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir.

"Untuk pemain, kami sangat siap. Bali United merupakan tim yang bagus di Liga 1, akan tetapi kami juga sudah mempersiapkan ini selama beberapa bulan," kata Dany Saputra dalam konferensi pers virtual jelang laga.

"Kami memiliki peluang yang sama karena bermain di luar kandang masing-masing. Pertandingan ini tidak ada yang diuntungkan, namun saya yakin kami bisa meraih poin," tegas Dany Saputra.

Pertandingan ini menandai pertemuan pertama sepanjang sejarah kedua tim. Persik Kediri terakhir kali menghadapi Bali United pada Liga Super 2009/2010, ketika sang lawan masih menggunakan nama Persisam Putra Samarinda.

Target Realistis

Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo. (Bola.com/Joko Susilo)
Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo. (Bola.com/Joko Susilo)

Pelatih Joko Susilo tak ingin muluk-muluk dalam menetapkan target buat Persik Kediri di BRI Liga 1 2021/2022. Menurut Joko, timnya akan fokus menjalani pertandingan demi pertandingan agar bisa mengamankan poin.

Target realistis tersebut dianggap cukup mengingat Persik merupakan tim promosi di Liga 1. Joko Susilo yakin, dengan skema tersebut bisa membuat Persik menghindari jurang degradasi.

"Kami akan berjalan per pertandingan dan target setiap pertandingan harus menang. Minimal meraih poin, itu saja dulu," tegas Joko Susilo.

Tanpa 6 Pemain

Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo (kiri) melakukan protes kepada hakim garis saat anak buahnya dilanggar dalam kotak pinalti dimenit akhir pertandingan. (Foto: Bola.com/Ikhwan Yanuar)
Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo (kiri) melakukan protes kepada hakim garis saat anak buahnya dilanggar dalam kotak pinalti dimenit akhir pertandingan. (Foto: Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Persik Kediri dihadapkan pada kenyataan absennya enam pemain pada laga melawan Bali United. Persik hanya membawa 24 pemain untuk pertandingan melawan Bali United.

Satu di antara enam pemain yang absen adalah Andri Ibo. Hal ini tentu saja menjadi kerugian buat Persik mengingat Andri Ibo punya peran penting di lini pertahanan Persik.

"Ada beberapa yang mengalami kendala, contohnya adalah Andri Ibo. Kemudian ada pemain asing yang juga yang mengalami masalah pada kaki," tegas Joko Susilo.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel