BRI Liga 1: Bukan Marco Motta, Rahmad Darmawan Ungkap Pemain Asing Terakhir yang Direkrut RANS Nusantara FC

Bola.com, Cikarang - Teka-teki calon pemain asing terakhir milik RANS Nusantara FC akhirnya terungkap. Pelatih Rahmad Darmawan menyebut, sosoknya merupakan seorang penyerang.

Menurut Rahmad Darmawan, RANS Nusantara FC saat ini masih menunggu kedatangan pemain asing terakhir. Penyebabnya adalah masalah administrasi sang pemain yang membuat kedatangannya tertunda.

"Memang kami masih menunggu penyerang untuk bisa hadir. Saya berharap cepat, akan tetapi terkendala dengan administrasi," kata Rahmad Darmawan.

Sosok penyerang itu nantinya akan melengkapi kuota pemain asing RANS Nusantara FC untuk Liga 1 2022/2023. Sejauh ini, klub berjulukan The Prestige Phoenix itu sudah mendatangkan Victor Salinas (Brasil), Makan Konate (Mali), dan Mitsuru Maruoka (Jepang).

Bukan Marco Motta

Bek Persija Jakarta, Marco Motta, merayakan gol bersama Marko Simic, saat melawan Borneo FC pada laga Shopee Liga 1 di SUGBK, Jakarta, Minggu, (1/3/2020). Persija menang 3-2 atas Borneo FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Bek Persija Jakarta, Marco Motta, merayakan gol bersama Marko Simic, saat melawan Borneo FC pada laga Shopee Liga 1 di SUGBK, Jakarta, Minggu, (1/3/2020). Persija menang 3-2 atas Borneo FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Jika merujuk pada posisi yang diungkapkan pelatih Rahmad Darmawan, bisa dipastikan sosok pemain asing terakhir RANS Nusantara FC bukan Marco Motta. Seperti diketahui, pemain asal Italia itu bukan bermain sebagai penyerang melainkan bek kanan.

Nama Marco Motta sempat dikaitkan dengan RANS Nusantara FC pada awal Juli 2022. Penyebabnya karena Motta diketahui kembali ke Indonesia.

Namun, eks pemain Juventus itu tak menjelaskan secara singkat maksud kedatangannya ke Indonesia. Menarik untuk menantikan teka-teki tersebut terjawab.

Kalah dari Persija

<p>Pemain Persija Jakarta, Syahrian Abimanyu (kanan) terjatuh saat berebut bola dengan pemain Rans Nusantara FC, Makan Konate pada laga persahabatan antara Persija Jakarta menghadapi Rans Nusantara FC di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (16/7/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)</p>

Pemain Persija Jakarta, Syahrian Abimanyu (kanan) terjatuh saat berebut bola dengan pemain Rans Nusantara FC, Makan Konate pada laga persahabatan antara Persija Jakarta menghadapi Rans Nusantara FC di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (16/7/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

RANS Nusantara FC menelan kekalahan 2-4 dari Persija Jakarta pada laga uji coba di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (16/7/2022). Kekalahan ini menjadi evaluasi jelang berlaga di Liga 1.

RANS Nusantara FC bermain di bawah tekanan suporter Persija Jakarta. Skuad berjulukan The Prestige Phoenix itu kebobolan melalui aksi Michael Krmencik (7'), Hanno Behrens (27', 39'), dan tendangan penalti Ondrej Kudela (59').

Adapun RANS Nusantara berhasil mencetak gol melalui Alfin Tuasalamony (14') dan Septian Bagaskara (49'). Hingga laga usai, tak ada gol tambahan.

Petik Hikmah

<p>Para pemain Rans Nusantara FC merayakan gol yang dicetak oleh Alfin Tuasalamony (kanan) saat melawan Persija Jakarta pada laga persahabatan antara Persija Jakarta menghadapi Rans Nusantara FC di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (16/7/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)</p>

Para pemain Rans Nusantara FC merayakan gol yang dicetak oleh Alfin Tuasalamony (kanan) saat melawan Persija Jakarta pada laga persahabatan antara Persija Jakarta menghadapi Rans Nusantara FC di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (16/7/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Pelatih Rahmad Darmawan menyebut, pertandingan uji coba melawan Persija Jakarta sangat penting buat timnya. Pria yang akrab disapa RD itu ingin melihat gaya permainan sesungguhnya dari RANS.

Selain itu, dia ingin melihat juga bagaimana respons pemainnya bila bermain di bawah tekanan suporter dari lawan. Dia menilai masih banyak hal yang bisa dievaluasi.

"Ini sangat penting buat kami. Sebab, kami dapat atmosfer pertandingan dan bermain di bawah tekanan penonton. Kami juga dapat melihat bagaimana cara bermain," kata Rahmad Darmawan.

Simak Klasemen Akhir Musim Lalu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel