BRI Liga 1: Duel Pemain Asing Paling Moncer Arema FC Vs Persebaya

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Pemain asing tak lepas dari sorotan ketika Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam BRI Liga 1 2021. Sebab, mereka bakal jadi tulang punggung tim untuk memenangi duel klasik tersebut. Musim ini, dua tim punya kebijakan dengan merekrut pemain asing yang masih fresh karena belum pernah main di Indonesia sebelumnya.

Arema FC punya Adilson Maringa, Sergio Silva, Renshi Yamaguchi dan Carlos Fortes. Para pemain itu sudah mulai memperlihatkan kemampuan terbaiknya.

Empat pemain asing ini juga sudah tampil sejak pekan pertama hingga sekarang. Pelatih Arema, Eduardo Almeida sejak awal memprediksi rekrutannya bisa bersinar di Indonesia. Karena dia sudah paham betul dan memiliki data para pemain tersebut ketika bermain di Thailand maupun kasta kedua Portugal.

Sementara Persebaya, mereka punya Alie Sesay, Bruno Moreira, Taisei Marukawa dan Jose Wilkson. Sepertinya proses adaptasi pemain asing Persebaya sedikit lebih lama.

Bruno sempat terkena sanksi larang dua kali bermain karena bersitegang dengan pemain Persipura. Sedangkan Wilkson, harus absen lawan Arema lantaran cedera otot paha.

Namun Aji menegaskan jika Persebaya tak bergantung pada 1-2 pemain saja. Dia sudah memberi bukti ketika beberapa pemain absen untuk memenuhi panggilan Timnas Indonesia, Persebaya masih bisa memberikan hasil positif di Liga 1.

Kali ini, Bola.com coba membandingkan pemain asing dengan peran paling sentral di Arema FC maupun Persebaya Surabaya. Tidak terlalu mudah untuk memilihnya. Karena mereka memang terlihat menonjol di setiap pertandingan. Berikut pemain tersebut.

Adilson Maringa

Kiper Arema FC, Adilson Maringa. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)
Kiper Arema FC, Adilson Maringa. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Kiper asal Brasil ini sudah jadi dewa penyelamat Arema FC sejak pekan pertama BRI Liga 1. Dia tampil gemilang dengan banyak melakukan penyelamatan krusial. Maringa sempat mencatatkan lima laga beruntun tanpa kebobolan.

Saat ini, total dia sudah kemasukan 7 gol. Hanya terpaut satu gol dari PSIS Semarang yang jadi tim paling sedikit kemasukan, 6 gol.

Maringa punya kemampuan lengkap sebagai kiper. Postur jangkung dan reflek bagus. Dia memberikan rasa percaya diri bagi lini pertahanan Arema. Karena sejak musim 2017 bersamaan dengan menepinya Kurnia Meiga karena sakit, Arema sempat krisis kepercayaan untuk sektor ini.

Kiper asing dan lokal sudah pernah dicoba. Hasilnya masih kurang memuaskan. Sekarang, Maringa bisa mengobati kerinduan manajemen, pelatih hingga supporter akan keberadaan kiper tangguh. Pemain Persebaya dalam laga ini bakal dibuat frustasi untuk mencetak gol.

Taisei Marukawa

Persebaya justru keluar sebagai tim yang unggul terlebih dahulu lewat gol Taisei Marukawa yang lahir pada menit ke-25. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Persebaya justru keluar sebagai tim yang unggul terlebih dahulu lewat gol Taisei Marukawa yang lahir pada menit ke-25. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Gelandang asal Jepang ini mulai memperlihatkan kelebihannya. Skill bagus, stamina prima dan daya jelajah tinggi jadi senjata merepotkan pertahanan lawan. Saat ini, Marukawa sudah mengoleksi 4 gol.

Gelandang 24 tahun ini terlihat dominan di lini tengah Persebaya. Dia percaya diri memainkan bola cukup lama di kakinya.

Saat ini, kolaborasinya dengan rekannya di tengah juga lebih bagus. Dia sudah memahami karakter sepakbola Indonesia yang mengandalkan fisik. Marukawa bisa beradaptasi karena punya modal stamina bagus.

Sampai saat ini, dia lumayan berhasil menggantikan peran gelandang serang yang dimiliki Persebaya sebelumnya, Makan Konate. Karena tipikal kedua pemain ini hampir sama. Punya skill bagus dan bisa jadi pemecah kebuntuan.

Persaingan Arema FC dan Persebaya di BRI Liga 1 2021/2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel