BRI Liga 1: Imran Datang, PSIS Semarang Tak Kunjung Menang

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Solo - PSIS Semarang sempat punya semangat baru setelah Imran Nahumarury kembali ke tim. Sebelumnya, eks pemain Persija Jakarta itu sempat mengundurkan diri menyusul kehadiran Ian Andrew Gillan.

Kedatangan Imaran Nahumarury diharapkan mampu memperbaiki penampilan Laskar Mahesa Jenar. Sebab, pada tiga laga terakhir seri kedua BRI Liga 1 musim ini, PSIS gagal meraih kemenangan dan gagal mencetak gol.

Mengawali seri ketiga BRI Liga 1, PSIS menghadapi Persikabo 1973. Tim yang sebenarnya tampil biasa-biasa saja di BRI Liga 1 musim ini.

Di laga itu PSIS diharapkan bisa meraih kemenangan dan mengakhiri rentetan hasil buruk di seri kedua. Di babak pertama, kemenangan tampak akan mudah diraih oleh Mahesa Jenar.

Bahkan, PSIS Semarang sebenarnya bisa saja menang besar atas Laskar Pajajaran (julukan Persikabo 1973) dalam laga yang berlangsung, Kamis (18/11) sore tersebut. Apalagi pada babak pertama PSIS bisa unggul 2-0 berkat gol dari Bruno Silva dan Wallace Costa.

Salah Strategi

Pemain Persikabo 1973, Firza Andika (kanan) berebut bola dengan pemain PSIS Semarang, Septian David Maulana dalam laga pekan ke-12 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Kamis (18/11/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain Persikabo 1973, Firza Andika (kanan) berebut bola dengan pemain PSIS Semarang, Septian David Maulana dalam laga pekan ke-12 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Kamis (18/11/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Pada babak kedua situasinya berubah. Imran Nahumarury memutuskan menarik keluar Jonathan Cantillana dan Bruno Silva. Padahal dua pemain itu punya peran penting di babak pertama.

Imran kemudian menjelaskan bahwa penarikan itu murni karena alasan teknis dan kondisi keduanya yang dinilai mulai mengkhawatirkan. Imran ogah kehilangan dua pemain itu lebih lama karena cedera.

"Memang tadi saya lihat, jonathan menurun secara stamina, tetapi ini juga bagian dari taktikal, bagaimana saya bermain dengan tiga gelandang yang flat," jelas Imran.

"Untuk Bruno Silva tadi ada sedikit masalah dan saya tidak mau cidera dia menjadi parah dan itu alasan saya mengganti dia," lanjut sosok yang ketika masih aktif bermain merupakan seorang gelandang itu.

Strategi Dikritik

Pemain Persikabo 1973, Dimas Drajad melakukan selebrasi usai mencetak gol penyeimbang 2-2 ke gawang PSIS Semarang dalam laga pekan ke-12 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Kamis (18/11/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain Persikabo 1973, Dimas Drajad melakukan selebrasi usai mencetak gol penyeimbang 2-2 ke gawang PSIS Semarang dalam laga pekan ke-12 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Kamis (18/11/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Keputusan Imran itu memang berbuah buruk bagi PSIS. Di babak kedua Mahesa Jenar kebobolan dua gol lewat Hendra Bayauw dan Dimas Drajad.

Kondisi itu membuat murka para pendukung PSIS. Mantan Ketua Umum Panser Biru Kepareng misalnya. Di akun instagramnya @kepareng_wareng, ia mengungkapkan kekecewaannya.

"Strategi guatel kie to dioyak 2 gol, murni salah strategi dan pemaine dewe seng leda lede. (Strategi kok seperti itu, dikejar dua gol, murni salah strategi dan pemainnya yang lambat enggak konsisten)" ketus figur yang akrab disapa Pak Yeng tersebut.

Selanjutnya, PSIS Semarang akan berhadapan dengan PSM Makassar. Pertandingan itu bakal digelar di Stadion Magwoharjo pada 22 November. Jika gagal menang di laga itu, Mahesa Jenar sangat mungkin tergeser dari posisi lima besar di klasemen BRI Liga 1.

Posisi PSIS Saat Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel