BRI Liga 1: Imran Nahumarury Bongkar Kunci PSIS Lumat Persiraja, Bermain Kompak dan Bak Jalani Final

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Bekasi - PSIS Semarang kembali tampil garang pada lanjutan pekan ketiga BRI Liga 1 2021/2022. Laskar Mahesa Jenar PSIS berhasil menumbangkan Persiraja Banda Aceh dengan skor meyakinkan 3-1 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (18/9/2021).

Pelatih sementara PSIS Semarang, Imran Nahumarury, memuji habis perjuangan skuadnya yang tampil konsisten sejak babak pertama. Absennya sejumlah pemain tak membuat PSIS kehilangan konsentrasi. Dirinya menyebut hasil itu buah kekompakan tim.

"Ini berkat kerja keras semua pemain dan elemen di PSIS. Tidak mudah dan selalu saya sampaikan bahwa setiap laga adalah final. Bagaimana memberikan respek ke lawan dan semua bermain layaknya kesatuan tim. Apresiasi luar biasa untuk semua," terang Imran Nahumarury selepas pertandingan.

PSIS tampil tanpa dua legiun asing, yakni Brian Ferreira dan Bruno Silva. Imran Nahumarury memainkan Jonathan Cantillana sejak menit pertama dan Wallace Costa di paruh kedua.

PSIS Semarang membuka keunggulan atas Persiraja di menit ke-50, dengan mendapat hadiah penalti saat kiper Persiraja, Fakhrurrazi Quba melanggar Hari Nur Yulianto di kotak terlarang. Jonathan Cantillana yang menjadi eksekutor, sukses menaklukkan kiper dan membawa PSIS unggul 1-0.

Aksi Hari Nur Yulianto

Liga 1 - Ilustrasi Logo PSIS Semarang BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)
Liga 1 - Ilustrasi Logo PSIS Semarang BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)

Persiraja sempat punya kans menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas Leo Lelis. Namun, bola hanya menghantam mistar gawang Jandia Eka Putra.

Persiraja mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui Paulo Henrique pada menit ke-66. Tendangan bebas Rifaldi ditanduk Henrique untuk menjebol gawang Jandia Eka. Ini sekaligus menjadi catatan gol keempat Henrique di tiga laga terakhir.

PSIS berhasil unggul kembali 2-1 di menit ke-69. Serangan balik cepat Komarodin yang baru masuk, memberikan umpan manja ke Hari Nur Yulianto. Dengan tenang bomber asal Kendal tersebut menaklukkan Fakhrurrazi Quba.

Bukan Permainan Individu

Penyerang PSIS Semarang Hari Nur Yulianto. (Foto: Bola.Com/M. Iqbal Ichsan)
Penyerang PSIS Semarang Hari Nur Yulianto. (Foto: Bola.Com/M. Iqbal Ichsan)

Hari Nur Yulianto menambah gol keduanya dua menit menjelang waktu normal berakhir. Ia berhasil memanfaatkan kesalahan kiper Fakhrurrazi Quba yang gagal mengontrol bola dengan baik. Tanpa ampun Hari Nur menceploskan gol di gawang yang kosong melompong.

PSIS menutup laga dengan keunggulan 3-1. Kemenangan yang membuat PSIS untuk sementara berada di papan atas klasemen sementara BRI Liga 1 dengan nilai tujuh. Nilai yang sama dengan Bhayangkara FC, namun PSIS unggul produktivitas gol.

"Sepak bola bukan individu, PSIS bermain tidak tergantung pada satu atau dua pemain. Kemenangan ini juga kami persembahkan untuk semua suporter Panser Biru dan Snex di seluruh Indonesia," jelas Imran Nahumarury.

Yuk Tengok Posisi PSIS

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel