BRI Liga 1: Ironis! Ditangani Dua Pelatih Kiper, Persik Belum Punya Penjaga Gawang Handal

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Kediri - Situasi ironis dialami Persik Kediri terkait posisi kiper di BRI Liga 1 2021/2022. Betapa tidak, Persik sampai saat ini masih belum memiliki kiper tangguh.

Padahal Persik Kediri memiliki dua pelatih kiper yakni Andreas dan Wahyudi. Nama terakhir adalah kiper legenda Tim Macan Putih sejak 2002 hingga 2010. Wahyudi juga kiper utama saat Persik Kediri ketika meraih gelar juara Indonesia 2003 dan 2006.

Akibat regulasi lisensi di Liga 1, manajemen Persik akhirnya mengontrak Andreas. Adapun Wahyudi harus rela sebagai asisten kiper. Ironisnya, meski ditangani dua pelatih, Persik tak punya kiper handal.

Tim Macan Putih memiliki empat kiper yakni Dian Agus Prasetyo, Dikri Yusron, Fajar Setya Jaya, dan Misbakhul Akmal. Tiga nama teratas pernah dimainkan pada era Joko Susilo dan karetaker pelatih Alfiat.

Namun, di antara Dian Agus Prasetyo, Dikri Yusron, dan Fajar Setya Jaya tak ada yang paling menonjol. Padahal idealnya sebuah tim harus punya gacoan utama di bawah mistar.

Secara bergiliran, ketiga kiper itu mengawal gawang Persik Kediri. Pemilihan kiper berdasar kebugaran dan rapor saat latihan terakhir jelang pertandingan.

Hanya Sekali Clean Sheet

Kiper Persik Kediri, Fajar Setya Jaya berusaha menghalau bola saat melawan Persija Jakarta dalam laga pekan ke-10 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (30/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Kiper Persik Kediri, Fajar Setya Jaya berusaha menghalau bola saat melawan Persija Jakarta dalam laga pekan ke-10 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (30/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Dari sebelas laga yang telah dilakoni pada seri pertama dan kedua, Persik Kediri hanya mencatatkan satu kali clean sheet, yakni ketika bermain imbang tanpa gol kontra PSS Sleman. Sisanya, gawang Persik telah kebobolan sebanyak 17 gol.

Dari ketiga kiper tersebut, Dian Agus Prasetyo paling sedikit kebobolan. Tampil sebanyak tiga kali, mantan kiper Pelita Jaya itu kemasukan lima gol dan sekali clean sheet saat Persik mengalahkan Borneo FC 1-0.

Sementara itu, Dikri Yusron dan Fajar Setya Jaya sama-sama kecolongan enam gol. Dikri empat kali berdiri di bawah mistar dan sekali clean sheet melawan PSS yang berakhir 0-0.

Sulit Tentukan Pilihan

Kiper Persik Kediri, Dikri Yusron Afafa dalam laga pembukaan BRI Liga 1 2021/2022 melawan Bali United di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/8/2021). Persik kalah 0-1. (Foto: Bola.com/Ikhwan Yanuar)
Kiper Persik Kediri, Dikri Yusron Afafa dalam laga pembukaan BRI Liga 1 2021/2022 melawan Bali United di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/8/2021). Persik kalah 0-1. (Foto: Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Sementara itu, dari enam gol yang masuk ke gawang Persik saat dijaga Fajar Setya Jaya, dua di antaranya terciota akibat gol bunuh diri dari rekan setimnya, Vava Mario Yagalo dan Arthur Felix Silva.

"Ya, idealnya tim harus punya kiper nomor satu. Tapi saat ini tiga kiper Persik memiliki kualitas sama dan talenta masing-masing. Sehingga kami harus benar-benar jeli saat menjadikan starter," kata Wahyudi.

Yuk Tengok Posisi Klub Favorit Kamu:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel