BRI Liga 1: Jadi Pelatih Baru Arema FC, Javier Roca Tertantang Klausul Kontrak Berbau Ancaman

Bola.com, Malang - Arema FC meresmikan Javier Roca sebagai pelatih barunya untuk lanjutan BRI Liga 1 2022/2023. Pelatih asal Chile tersebut dikontrak selama 10 bulan oleh tim berjulukan Singo Edan.

Artinya, dia akan bertugas sampai musim ini berakhir. Dalam kontrak ini, ada sebuah klausul berupa tantangan bagi mantan pelatih Persik Kediri tersebut di Arema FC.

“Kami kontrak 10 bulan. Sementara belum ada opsi perpanjangan nantinya. Tapi ada sebuah klausul ancaman. Ketika ada hasil kurang beruntung atau memuaskan dalam tiga laga beruntun, dia harus out tanpa kompensasi. Alias mundur tanpa diminta lagi dengan suporter,” kata manajer Arema FC, Ali Rifki.

Klausul Menantang

Pelatih Javier Roca ingin wajah pemain Persik selalu ceria menjalani rutinitas sehari-hari saat latihan maupun di pertandingan. (Bola.com/Gatot Susetyo)
Pelatih Javier Roca ingin wajah pemain Persik selalu ceria menjalani rutinitas sehari-hari saat latihan maupun di pertandingan. (Bola.com/Gatot Susetyo)

Sebuah klausul yang sangat menantang. Tapi hal seperti ini sudah pernah dilakukan. Yakni saat General Manager dijabat Ruddy Widodo sebelum musim 2020. Sehingga pelatih yang dikontrak punya tantangan dan tanggung jawab lebih besar.

“Klausul ini diterapkan sebagai pemicu adrenalin bagi Roca. Dia harus membawa kemenangan di setiap laga. Dan dia menyatakan siap dengan tantangan ini,” terangnya.

Layak di Papan Atas

Para pemain Arema FC merayakan gol yang dicetak oleh Abel Camara dalam leg pertama final Piala Presiden 2022 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis (14/7/2022) malam. Arema FC menang 1-0 atas Borneo FC dalam laga final pertama ini. (Bola.com/Iwan Setiawan)
Para pemain Arema FC merayakan gol yang dicetak oleh Abel Camara dalam leg pertama final Piala Presiden 2022 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis (14/7/2022) malam. Arema FC menang 1-0 atas Borneo FC dalam laga final pertama ini. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Tapi tidak dijelaskan tiga laga yang kurang memuaskan itu adalah tiga kekalahan beruntun atau juga hasil imbang.

“Yang jelas hasil kurang bagus. Entah imbang atau kalah,” lanjut dia.

Jika melihat komposisi pemain Arema, sebenarnya mereka layak bersaing di papan atas. Mengingat kedalaman skuatnya juga bagus. Javier Roca diprediksi tidak akan kesulitan menyusun skema yang sesuai dengan strateginya.

Bicara Target

<p>Pelatih kepala Persik Kediri, Javier Roca memberikan instruksi kepada pemainnya saat laga pekan pertama BRI Liga 1 2022/2023 antara Persita Tangerang melawan Persik Kediri di Indomilk Arena, Tangerang, Senin (25/07/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)</p>

Pelatih kepala Persik Kediri, Javier Roca memberikan instruksi kepada pemainnya saat laga pekan pertama BRI Liga 1 2022/2023 antara Persita Tangerang melawan Persik Kediri di Indomilk Arena, Tangerang, Senin (25/07/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Lantas bagaimana dengan target juara yang ditetapkan manajemen di awal musim? Apakah Rocha juga dibebani target ini? Ali Rifki mengaku saat ini belum membahas terkait target itu. Dia tidak ingin membuat Rocha punya beban lebih berat.

Yang paling ingin manajemen dan suporter saat ini Arema bisa jadi tim yang konsisten dan tak banyak kehilangan poin. Karena saat main di kandang, Arema baru dua kali menang.

Sedangkan dua laga lainnya berakhir imbang dan kalah. Sementara di empat laga away, Arema dua kali kalah, serta sekali imbang dan menang.

“Untuk target belum dibicarakan lebih jauh. Yang terpenting membuat tim ini kembali ke performa terbaik lebih dulu,” tegas Ali.

Intip Posisi Arema Musim Ini