BRI Liga 1: Jeda Seri Kedua, Persiraja Liburkan Aktivitas dan Tetap Tinggal di Yogyakarta

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Yogyakarta - Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 rehat sejenak selam dua pekan ke depan, setelah menyelesaikan dua seri. Seluruh klub peserta akan kembali melanjutkan laga di seri ketiga yang dimulai kembali pada 18 November 2021.

Adapun untuk seri ketiga BRI Liga 1 kembali dipusatkan di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta seperti saat seri kedua kemarin. Sebagian klub memilih kembali ke daerah masing-masing untuk Menyusun kekuatan.

Satu di antara kontestan, Persiraja Banda Aceh memilih tetap berada di Yogyakarta. Manajemen Persiraja memberikan jatah libur selama dua hari kepada para pemain, setelah lima kali mereka menjalani seri kedua BRI Liga 1 yang menguras energi.

"Kami liburkan pemain dari aktifitas latihan selama dua hari. Kami bebaskan mereka memilih kegiatan pribadi," kata Rahmat Djailani, Sekretaris Umum Persiraja.

Persiraja Banda Aceh terakhir kali bertanding untuk laga ke-11 atau menutup seri kedua BRI Liga 1 adalah bermain imbang 1-1 melawan Persik Kediri di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Sabtu (6/11/2021).

Pertimbangan Khusus

Pemain Persija Jakarta, Maman Abdurrahman (tengah) berduel udara dengan pemain Persiraja Banda Aceh, Vanja Markovic dalam laga pekan ke-6 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (10/2/2021). Persija menang 1-0. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Pemain Persija Jakarta, Maman Abdurrahman (tengah) berduel udara dengan pemain Persiraja Banda Aceh, Vanja Markovic dalam laga pekan ke-6 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (10/2/2021). Persija menang 1-0. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Selama jeda seri kedua menuju seri ketiga Persiraja mendapat jatah libur selama 11 hari. Manajemen memberlakukan kebijakan tidak memulangkan pemain asal Aceh.

Praktis selama dua bulan lebih seluruh elemen tim telah meninggalkan keluarganya. Di antara para kontestan BRI Liga 1, Persiraja bisa disebut paling banyak kendala.

Terutama menyangkut jarak tempuh yang cukup jauh dan biaya perjalanan sangat besar. Ini juga alasan manajemen tidak memulangkan penggawa asal Aceh.

Laskar Rencong mencatat hasil buruk di seri kedua. Defri Rizki dkk. hanya meraih dua angka hasil imbang dengan sesama tim promosi yakni Persita dan Persik dengan skor identik 1-1.

Tiga partai lainnya, Persiraja ditekuk Arema FC 2-0, Madura United 2-1, dan Persebaya 2-0. Posisi Lantak Laju masih terbenam di dasar klasemen sementara BRI Liga 1 dengan mengemas lima poin.

Pelatih Baru

Akhyar Ilyas menyarankan agar manajemen Persiraja segera menunjuk pelatih baru definitif sebelum seri ketiga BRI Liga 1 2021/2022. (Bola.com/Gatot Susetyo)
Akhyar Ilyas menyarankan agar manajemen Persiraja segera menunjuk pelatih baru definitif sebelum seri ketiga BRI Liga 1 2021/2022. (Bola.com/Gatot Susetyo)

Di sisi lain, pelatih sementara Persiraja Banda Aceh, Akhyar Ilyas mengharapkan manajemen segera menetapkan pelatih baru untuk mengarungi kerasnya BRI Liga 1 2021/2022.

"Saya telah menjalani dua pertandingan sebagai karetaker. Saya sarankan manajemen secepatnya menunjuk pelatih definitif agar tim ini segera bisa ditangani lebih baik lagi," kata Akhyar Ilyas saat jumpa media usai laga melawan Persik yang berakhir 1-1, Sabtu (6/11/2021) malam.

Mantan striker Lantak Laju era 1990-an ini ditunjuk pengurus menggantikan Hendri Susilo yang telah mengundurkan diri pascakekalahan dari Madura United, 27 Oktober lalu.

Di tangan sosok berusia 48 tahun ini, Persiraja mengalami kekalahan atas Persebaya 0-2 dan imbang dengan Persik 1-1. Pernyataan ini bukan berarti Akhyar Ilyas tak mampu menjalankan amanah sebagai interim pelatih.

"Saya sadar diri, karena lisensi saya tak sesuai regulasi. Persiraja harus ditangani pelatih sesuai aturan. Ini kebutuhan yang tak bisa dihindari. Saya pikir pelatih baru lebih cepat lebih baik," ujarnya.

Intip Posisi Tim Favoritmu di BRI Liga 1

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel