BRI Liga 1: Jersey Terbaru Persela, Tinggalkan Konsep Joko Tingkir

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Lamongan - Persela Lamongan resmi meluncurkan jersey terbaru yang akan digunakan untuk BRI Liga 1. Berbeda dari sebelumnya, kali ini mereka tak lagi menonjolkan Joko Tingkir yang merupakan tokoh legenda Tanah Jawa yang menjadi inspirasi julukan tim.

Direktur Bisnis dan Marketing Persela Lamongan, Arizal Jamhari menyebut bila mereka memang sengaja melemparkan konsep baru kepada fans. Itu sebabnya mereka mencoba hal baru di baju tempur mereka musim ini.

"Tiga tahun terakhir, konsep jersey Persela cuma mengagung-agungkan Joko Tingkir. Tahun ini kita mencoba untuk membuka konsep baru. Akhirnya mengangkat budaya lokal Lamongan," jelasnya.

Dalam menentukan budaya lokal yang akan diangkat pun mereka juga tak sembarangan. Ada beberapa hal yang harus dipikirkan hingga akhirnya memilih menggunakan unsur Batik Sendang.

"Budaya lokal Lamongan sebetulnya banyak. Ada tari, makanan, dan lain sebagainya. Tapi, yang menurut kita cocok dengan tema fashion ya batik. Kebetulan batik sendang punya ciri khas tersendiri," imbuh Rizal.

Ciri khas batik Sendang lamongan adalah motif burung Slempang, motif gapuro tanjung kodok, motif paten, motif pathetan, motif gendang ceplik bandeng lele, dan sebagainya. Itu sebabnya pengrajin dituntut telaten dan sabar dalam membuatnya.

"Sebenarnya ada beberapa sentra batik di Lamongan. Tapi, kita pilih Sendang sebagai representasi untuk mengangkat budaya lokal ini karena budaya batik di Sendang, Paciran juga tinggi," tegas Direktur Bisnis dan Marketing Persela Lamongan itu.

Bandeng dan Lele Menegaskan Ciri Khas Lamongan

Konten ini tidak tersedia karena preferensi privasi Anda.
Perbarui pengaturan Anda di sini untuk melihatnya.

Jika Surabaya terkenal dengan ikan Sura (sejenis ikan hiu) dan Boyo (nama daerah dari Buaya), Lamongan juga memiliki ikon kebanggaan yang berasal dari hewan air. Dua jenis akuatik yang dimaksud adalah adalah bandeng dan lele.

Dua jenis ikan tersebut merupakan bagian dari lambang kota Lamongan. Bahkan, di depan Stadion Surajaya, markas Persela Lamongan, terdapat tugu Bandeng dan Lele.

Tak heran bila manajemen Persela akhirnya menjatuhkan hati ke batik sendang untuk menjadi ide dasar jersey terbaru mereka. Keberadaan motif kedua ikan tersebut menjadi salah satu penguat ciri khas Lamongan.

"Adanya motif bandeng dan lele di batiknya makin memperkuat atau mempertajam, bahwa Persela itu dari Lamongan," ungkap pria yang akrab disapa Rizal tersebut.

Satu Jenis Jersey Saja

Konten ini tidak tersedia karena preferensi privasi Anda.
Perbarui pengaturan Anda di sini untuk melihatnya.

Berbeda dengan klub lain yang memberikan variasi jenis jersey, seperti authentic hingga replica, jersey terbaru Persela Lamongan hanya tersedia dalam satu jenis saja, yakni player issue.

Jersey tersebut sudah bisa didapatkan di Persela Store yang terletak di Plaza Lamongan. Namun, Persela juga melayani pembelian secara online lewat dua marketplace ternama, Tokopedia dan Shopee.

Untuk ukuran player issue, harga yang ditawarkan bisa dikatakan relatif sangat rendah. Persela hanya membanderol jersey terbaru mereka yang menggandeng apparel Adhoc ini seharga Rp275 ribu.

"Jersey hanya ada satu macam, player issue. Untuk di dalam box cuma ada jersey doang sih, cuma kenapa kita kasih spesial box supaya beda dengan tahun sebelumnya," tandas Rizal.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel