BRI Liga 1: Kalah dari Arema, Madura United Malah Disebut Sudah Tampil Baik

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Bantul - Madura United harus menelan pil pahit dalam pekan ke-10 BRI Liga 1 2021/2022. Mereka tumbang 1-2 dari Arema FC dalam laga yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (1/11/2021) malam.

Arema FC mencetak gol lewat Kushedya Hari Yudo di menit ke-49. Striker Madura United, Rafael Silva hanya butuh satu menit menyamakan kedudukan. Arema baru bisa memastikan kemenangan lewat tendangan bebas Rizky Dwi pada menit ke-90.

Meski kalah, pelatih Madura United, Rahmad Darmawan malah menyebutkan timnya sudah bermain apik. Padahal ini merupakan kekalahan ketiga yang diderita oleh Laskar Sape Kerap selama BRI Liga 1.

"Pertama, selamat buat Arema dengan menit terakhir tadi mampu membuat gol. Tapi, saya juga harus mengapresiasi perjuangan pemain kami. Selama 90 menit, menurut saya penampilan yang baik diperlihatkan oleh pemain," ungkapnya setelah laga.

"Sejak menit awal mereka sudah memberikan satu perlawanan yang keras. Babak pertama praktis banyak sekali peluang-peluang yang kami ciptakan, tapi belum juga menjadi gol. Babak kedua mulai berjalan berimbang," imbuh pelatih yang akrab disapa RD itu.

Pertanyakan Pelanggaran

Pemain Madura United, David Laly menggiring bola saat laga pekan kesepuluh BRI Liga 1 2021/2022 antara Madura United melawan Arema FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (01/11/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain Madura United, David Laly menggiring bola saat laga pekan kesepuluh BRI Liga 1 2021/2022 antara Madura United melawan Arema FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (01/11/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Gol penentu kemenangan ini lahir di pengujung laga dari Rizky Dwi Febrianto. Dia mampu melepas tembakan yang gagal dibendung oleh Muhammad Ridho dan menjadi penentu raihan tiga poin timnya.

RD mempertanyakan pelanggaran apa yang dilakulan oleh timnya sehingga Arema bisa mendapat hadiah tendanhan bebas itu. Sebab, keputusan wasit tentu berpengaruh besar pada hasil laga ini.

"Sayang, kami harus kecolongan di menit terakhir lewat satu tendangan bebas. Saya mempertanyakan pelanggarannya di mana. Kalau lihat posisi pemain, nanti lihat sendiri tayangan ulangnya," ujar RD.

2 Pemain Cedera

Rafael Silva. Striker Madura United asal Brasil berusia 31 tahun ini telah melepaskan 14 tembakan yang tepat sasaran dari total 31 percobaan yang dilakukan. Akurasinya mencapai 45,1 persen dan menghasilkan 4 gol ke gawang lawan dari 9 laga yang dijalani. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Rafael Silva. Striker Madura United asal Brasil berusia 31 tahun ini telah melepaskan 14 tembakan yang tepat sasaran dari total 31 percobaan yang dilakukan. Akurasinya mencapai 45,1 persen dan menghasilkan 4 gol ke gawang lawan dari 9 laga yang dijalani. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Di sisi lain, dua pemain Madura United terpaksa mengakhiri laga lebih cepat karena cedera, yakni Rafael Silva dan David Laly. Hal itu disinyalir membuat permainan Madura United berubah dan tidak sesuai dengan rencana.

"Saya dipaksa melakukan pergantian pemain sebelum waktunya, karena pemain cedera. Seperti Rafael yang cedera, sehingga kondisinya seperti itu dan membuat saya melakukan pergantian pemain," ungkap Rahmad Darmawan.

Hasil ini membuat kedua tim tak mengalami perubahan posisi di klasemen sementara. Arema yang dapat tambahan tiga poin ada di posisi keempat dengan 19 poin, sama dengan milik PSIS Semarang. Sedangkan Madura United tetap di posisi ke-12 dengan 11 poin.

Intip Posisi Tim Favoritmu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel