BRI Liga 1: Kalah Dari Persikabo 1973, Taktik PSIS Tak Tak Berjalan

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Solo - PSIS Semarang kembali gagal meraih kemenangan di BRI Liga 1. Menghadapi Persikabo 1973 pada Kamis (18/11/2021) sore, PSIS bermain imbang 2-2.

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Mahesa Jenar unggul dua gol di babak pertama lewat aksi Bruno Silva dan Wallace Costa. Namun, keunggulan itu sirna setelah Persikabo menyamakan skor pada akhir babak kedua.

Hasil imbang ini sangat disayangkan oleh asisten pelatih PSIS, Imran Nahumarury. Tapi, Imran tetap memberikan apresiasi kepada para pemain asuhannya.

"Sangat disayangkan kami kebobolan pada menit akhir. Tapi itu sepak bola segala sesuatu bisa terjadi. Kami akan perbaiki lagi karena ada beberapa pertandingan berat lagi di laga-laga selanjutnya. Saya tetap berikan apresiasi tinggi untuk pemain yang tampil luar biasa," kata Imran dalam sesi jumpa pers virtual selepas pertandingan.

Pada laga itu, tim pelatih PSIS Semarang membuat keputusan menarik. Ia menarik gelandang Jonathan Cantillana pada awal babak kedua. Namun, Imran punya alasan tersendiri. Menuurt Imran, itu bagian dari taktik juga soal kondisi Cantillana yang ia sebut mulai tak maksimal.

"Memang Jonathan sedikit menurun dari stamina itu membuat saya melakukan perubahan. Itu bagian dari tatktik saya coba mainkanan gelandang flat. Tapi taktik bisa berjalan baik bisa juga tidak sukses," tandas Imran.

vidio:Half Time Show, Masa Depan Timnas Indonesia Bersama Shin Tae-yong dan Polemik VAR di BRI Liga 1

Hilang Fokus

Pemain PSIS Semarang, Komarudin (kiri) mengontrol bola di depan pemain Persikabo 1973, Gilang Ginarsa dalam laga pekan ke-12 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Kamis (18/11/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain PSIS Semarang, Komarudin (kiri) mengontrol bola di depan pemain Persikabo 1973, Gilang Ginarsa dalam laga pekan ke-12 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Kamis (18/11/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Sementara itu, kapten PSIS Semarang, Wallace Costa juga sangat menyesali hasil imbang kontra Persikabo 1973. Apalagi menurut Costa, PSIS tampil begitu baik di babak pertama.

Hilangnya fokus diakui Costa jadi satu di antara penyebab kekalahan PSIS. Kendati demikian, eks pemain Persela Lamongan itu menegaskan ia dan para pemain PSIS yang lain akan segera bangkit.

"Hari ini PSIS bermain baik di babak pertama. Tapi ini adalah sepak bola kami kehilangan fokus dan kami dihukum oleh lawan. Kami harus bangkit di laga selanjutnya melawan PSM," tandas Costa.

Tantang PSM

Pemain PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto (tengah) berebut bola dengan pemain Persikabo 1973, Manahati Lestusen (depan) dan Gilang Ginarsa dalam laga pekan ke-12 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Kamis (18/11/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi
Pemain PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto (tengah) berebut bola dengan pemain Persikabo 1973, Manahati Lestusen (depan) dan Gilang Ginarsa dalam laga pekan ke-12 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Kamis (18/11/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi

PSIS masih ada di posisi empat klasemen sementara dengan 20 poin. Namun, mereka sangat mungkin digeser oleh Bali United yang belum memainkan laga di pekan ke-12.

Selanjutnya, PSIS akan berhadapan dengan PSM Makassar. Laga itu akan berlangsung di Stadion Maguwoharjo pada 22 November nanti.

Intip Posisi Tim Favoritmu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel