BRI Liga 1: Kantor Dibakar, Manajemen PSS Menyerahkan Kasus ke Kepolisian

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Sleman - Kantor manajemen PSS Sleman, PT Putra Sleman Sembada (PSS), dibakar oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, Minggu (28/11/2021) petang.

Kantor yang kerap disebut dengan Omah PSS itu terletak di Jalan Raya Randugowang RT. 01 RW. 17, Tegal Weru, Sariharjo, Ngaglik, Kabupaten Sleman.

Berdasar video yang beredar di berbagai platform media sosial, aksi pembakaran tersebut dilakukan oleh satu orang. Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria menuangkan cairan dan kemudian menyulutnya dengan korek api.

Ketika dikonfirmasi mengenai insiden tersebut, Direktur Utama PT PSS, Andywardhana Putra, mengaku sangat menyayangkan tindakan pembakaran Omah PSS tersebut. Ia juga menyerahkan kasus itu kepada pihak kepolisian setempat.

"Saya dari manajemen sangat menyayangkan tindakan itu, bagaimanapun juga kita ingin yang terbaik untuk PSS," ujar Andywardhana.

"Kalau untuk kelanjutan kasus pembakaran ini, kita tunggu penyelidikan lebih lanjut ya kami serahkan ke Kepolisian," lanjut Dirut PSS Sleman itu.

Ada Saksi yang melihat

Tampilan Omah PSS yang baru saja diresmikan oleh PSS Sleman sebagai kantor baru. (Istimewa/Dokumen PSS Sleman)
Tampilan Omah PSS yang baru saja diresmikan oleh PSS Sleman sebagai kantor baru. (Istimewa/Dokumen PSS Sleman)

Lebih lanjut, Andy menyebut api di Omah PSS sempat berkobar tapi tidak terlalu besar. Tapi, tidak terlalu lama setelah api bekorbar ada karyawan di Omah PSS yang memadamkan.

"Api sempat berkobar. Tidak terlalu besar, tapi sudah dipadamkan," ujar Andy.

Dirut PSS Sleman itu juga menyebut dalam kejadian itu ada beberapa saksi yang melihat kejadian. Juga ada rekaman dari CCTV yang terlihat sangat jelas.

Ia berharap dari rekaman CCTV dan saksi yang ada pelaku bisa ditangkap. Agar kejadian serupa tak terulang lagi.

"Iya ada, CCTV dan foto juga ada," jelasnya.

Posisi PSS di BRI Liga 1 Saat Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel