BRI Liga 1: Kronologi Penyerangan Bus Arema di Yogyakarta

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Yogyakarta - Kabar kurang mengenakkan datang dari Arema FC ketika menjalani seri kedua BRI Liga 1 di Jawa Tengah. Bus tim berjulukan Singo Edan itu dirusak oknum suporter rival pada Rabu (20/10/2021) malam WIB.

Ketika itu, bus diparkir di jalan depan hotel tempat Arema menginap di Yogyakarta. Kaca bus bagian depan dan samping dipecah oleh pihak tak bertanggung jawab menggunakan batu, rantai, dan benda keras lainya.

Tak hanya itu, body samping bus juga mengalami kerusakan. Saksi mata dari internal Arema FC, menjelaskan kronologi penyerangan itu terjadi sekitar pukul 22.45 WIB.

Sekretaris tim Arema, Rahmat Taufik Hentihu sempat dapat telepon dari saksi mata tersebut. Pasalnya, ada indikasi suporter rival berada di sekitar bus.

Setelah memantau situasi, sebanyak 13 orang tiba-tiba datang membawa benda keras dan melemparkannya ke arah bus Arema. Mereka sempat berteriak mengejek tim Arema FC.

Tangkap Satu Pelaku

Liga 1 - Ilustrasi BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)
Liga 1 - Ilustrasi BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)

Satu pelaku berhasil ditangkap lalu diserahkan kepada Kepolisian setempat. Sementara itu, lainnya berhasil kabur.

Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana, sempat memposting foto satu pelaku yang tertangkap. Seorang anak muda yang menggunakan atribut Bonekmania, fans Persebaya Surabaya.

"Mereka serang kita dengan batu, rantai, gear dan kunci Inggris. Dewasa dan bijak dong jadi suporter," tulis Gilang di Instagram Story miliknya.

"Aremania tunjukkan kita supporter yang baik. Salah satu pelaku sudah ditangkap dan diamankan. Fanatik boleh, arogan dan anarkis jangan," lanjutnya.

Anggap Nodai Kompetisi

Liga 1 - Para Pemain BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)
Liga 1 - Para Pemain BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)

Manajemen Arema menyayangkan aksi ini. Mereka menganggap ulah oknum suporter rival sudah menodai kompetisi.

"Tentu saja kami sangat menyayangkan dan mengutuk kejadian tersebut, karena mencederai semangat dari kompetisi. Arema FC akan berkirim surat hari ini ke PSSI dan LIB untuk segera menindaklanjuti. Agar tidak timbul reaksi dari kejadian tersebut," kata Media Officer Arema FC, Sudarmaji.

Sebenarnya ini bukan kali pertama bus Arema diserang supporter tim lawan. Sebelumnya, bus Arema FC sempat dilempari di Madura.

Tepatnya setelah menjalani laga melawan Madura United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan musim 2017 silam. Tetapi, waktu itu bus yang ditumpangi bukan milik sendiri, karena Arema baru memiliki bus pada musim ini.

Yuk Tengok Posisi Arema FC di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel