BRI Liga 1: Marc Klok, Marko Simic, hingga Arthur Iriawan Merespons Perpisahan Ismed Sofyan dengan Persija

Bola.com, Jakarta - Sejumlah pesepak bola termasuk Marc Klok, Marko Simic, hingga Arthur Irawan merespons perpisahan Ismed Sofyan dengan Persija Jakarta.

Ismed Sofyan mengumumkan kepergiannya dari Persija Jakarta sekaligus berpamitan dengan suporter tim ibu kota, The Jakmania pada Selasa (13/9/2022) malam WIB lewat akun Instagram, @ismedsofyan14.

Pengabdian 21 tahun Ismed Sofyan bersama Persija Jakarta berakhir pada tahun ini. Namun, bek asal Aceh Tamiang, Provinsi Aceh itu belum berniat untuk gantung sepatu.

Pemain beramai-ramai memenuhi kolom komentar unggahan Ismed Sofyan dengan pesan, doa, sampai harapan untuk bek berusia 43 tahun tersebut.

Komentar Para Pemain

Ekspresi kecewa pemain Persija Jakarta, Marko Simic setelah golnya dianulir saat laga pekan ketujuh BRI Liga 1 2021/2022 antara Persija Jakarta melawan Arema FC di Stadion Manahan, Solo, Minggu (17/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Ekspresi kecewa pemain Persija Jakarta, Marko Simic setelah golnya dianulir saat laga pekan ketujuh BRI Liga 1 2021/2022 antara Persija Jakarta melawan Arema FC di Stadion Manahan, Solo, Minggu (17/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

"Legenda! Yang terbaik," ujar Marc Klok, yang pernah menjadi rekan setim Ismed Sofyan di Persija Jakarta pada 2020-2021.

"Satu-satunya. Legenda!" tulis Marko Simic dengan menyertakan lima emotikon sedih, eks teman seklub Ismed Sofyan di Persija pada 2018-2022.

"Sukses dan sehat selalu legenda," kata Arthur Irawan, mantan kolega Ismed Sofyan di Persija pada 2017.

Testimoni bagi Ismed Sofyan

Kapten Persija, Ismed Sofyan, saat pertandingan melawan Mitra Kukar pada laga perempat final Piala Presiden di Stadion Manahan, Solo, Minggu, (4/2/2018). Persija menang 3-1 atas Mitra Kukar. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Kapten Persija, Ismed Sofyan, saat pertandingan melawan Mitra Kukar pada laga perempat final Piala Presiden di Stadion Manahan, Solo, Minggu, (4/2/2018). Persija menang 3-1 atas Mitra Kukar. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

"Saya senang berbagi tiga gelar ini dengan Anda. Saya yinggal tepat di sebelah Anda di mana saya dapat belajar banyak dari Anda. Saya hanya harus berterima kasih atas kesuksesan kapten dan bantuannya. Saya cinta kamu," ungkap Jaimerson Xavier, bek yang bersama Ismed Sofyan membawa Persija meraih treble winner pada 2018.

"Yang terbaik untuk kamu, Ismed!" tutur Marco Motta, rekan setim Ismed Sofyan di Persija pada 2020-2022.

"Sukses selalu legenda," ujar Evan Dimas, eks kawan seklub Ismed Sofyan di Macan Kemayoran pada 2020-2021.

Sudah 3 Tahun Tidak Bermain

Ismed Sofyan bergabung dengan Persija pada 2001. Dia menjadi pemain terlama yang bermain untuk lambang Monas di dada.

Ismed Sofyan turut mempersembahkan gelar Liga 1 dan Piala Presiden 2018 untuk Persija.

Ismed Sofyan juga sudah tidak lama beraksi untuk Persija. Dia absen dalam tiga musim belakangan. Penampilan terakhirnya untuk Macan Kemayoran terjadi pada di Liga 1 2019 pada Desember tahun yang sama.

Ismed Sofyan Pamit

Kalimat sederhana untuk The Jakmania

Meninggalkan atau ditinggalkan itu sudah menjadi siklus kehidupan. Berbeda cara akan berbeda makna. Hanya saja, itu semua sudah berdasarkan ketetapanNya.

Kalimat sederhana ini saya harap bisa tersampaikan kepada kalian semua yang sudah mendukung saya sampai detik ini.

Atas izin Allah SWT, melalui kalian saya bisa sampai seperti saat ini, dan juga atas dukungan tulus kalian saya masih berada di sini.

Saya akan langsung pada intinya. Status saya sudah bukan sebagai pemain Persija lagi per 11 Agustus 2022 dan sudah menyelesaikan kontrak dengan tim manajemen. Tetapi, insyaallah saya tetap akan gantung sepatu sebagai pesepak bola, tapi tidak di Persija.

Saya memohon maaf karena tidak bisa membuat perpisahan yang meninggalkan kesan.

The Jak, 21 tahun bukanlah waktu yang singkat bagi saya selalu berada bersama kalian. Suka duka tim ini sudah kita lewati bersama.

Tetaplah seperti ini terhadap klub sepak bola yang kalian cintai. Selalu memberi dukungan untuk siapapun pemain yang berjuang di tim ini. Tetaplah menjaga solidaritas, semakin bijak dalam memberi aspirasi, dan menjadi suporter yang dewasa dalam membela tim kecintaannya.

Sekali lagi terima kasih banyak The Jakmania, dukungan kalian selalu luar biasa.

The Jakmania, mungkin saya bukanlah legenda, saya hanya lelaki biasa yang mengais rezeki di ibu kota.Tetapi, di mana pun saya berada, The Jakmania selalu mempunyai tempat di hati saya.

Unggahan Ismed Sofyan

 

 

 

View this post on Instagram

A post shared by Ismed Sofyan (@ismedsofyan14)

Posisi Persija di BRI Liga 1