BRI Liga 1: Mengenal 4 Rekrutan Anyar Persebaya, Dari Jebolan Liga Santri sampai Eks Tim yang Terdegradasi

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Surabaya - Persebaya Surabaya kini telah memiliki sebanyak 16 pemain yang telah diumumkan ke publik untuk mengarungi musim depan. Sebanyak delapan di antaranya anggota skuat musim lalu.

Mereka adalah Ernando Ari Sutaryadi, Andhika Ramadhani, Satria Tama, I Gede Dida, Rizky Ridho, Koko Ari Araya, Alwi Slamat, dan Muhammad Hidayat.

Lalu, masih ada pemain pemain baru yang dipromosikan Persebaya Surabaya dari tim Elite Pro Academy (EPA). Di antaranya adalah bek kanan Deni Agus, gelandang Arief Catur, gelandang Risky Dwiyan, dan penyerang Widi Syarief.

Keberadaan 12 nama itu mungkin sudah tidak diragukan penggemar Persebaya. Para pemain lawas sudah tahu gaya main Persebaya. Sedangkan para eks EPA pun ditempa sesuai program dengan tim senior.

Sedangkan empat nama pemain lain merupakan rekrutan dari klub lain. Masing-masing adalah Andre Oktaviansyah, Andre Oktaviansyah, Mochamad Zaenuri, Leo Lelis, dan Januar Eka.

Keberadaan empat pemain baru ini tentu saja masih membuat Bonek penasaran. Sebab, mereka belum menunjukkan kualitasnya bersama Persebaya Surabaya.

Jika menilik rekam jejaknya, kemungkinan mereka memang akan cocok dengan gaya main yang diusung oleh pelatih Aji Santoso. Bola.com telah merangkum kualitas empat baru tersebut. Simak ulasan berikut:

Andre Oktaviansyah

<p>Pemain Indonesia All Star U-20 Andre Oktaviansyah (kiri) berebut bola dengan pemain FC Barcelona U-18 pada pertandingan International Youth Championship 2021 di Jakarta International Stadium, Jakarta, Rabu (13/4/2022). Pertandingan berakhir imbang 0-0. (Liputan6.com/Faizal Fanani)</p>

Pemain Indonesia All Star U-20 Andre Oktaviansyah (kiri) berebut bola dengan pemain FC Barcelona U-18 pada pertandingan International Youth Championship 2021 di Jakarta International Stadium, Jakarta, Rabu (13/4/2022). Pertandingan berakhir imbang 0-0. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Persebaya mendatangkan Andre Oktaviansyah dari Persikabo 1973. Pemain berusia 19 tahun itu jadi rekrutan pertama Persebaya untuk musim depan. Sosok satu ini merupakan bagian integral Timnas Indonesia U-16 arahan Fakhri Husaini yang menjuarai Piala AFF U-16 2018 di Sidoarjo.

Andre Oktaviansyah sendiri baru mengawali karier profesional di Liga 1 2021/2022 bersama Persikabo 1973. Tampil dalam 25 laga, dia banyak mengawali pertandingan dari bangku cadangan.

Keputusan bergabung Persebaya membuatnya bereuni dengan dua rekannya yang juga ikut menjuarai Piala AFF U-16 2018. Mereka adalah kiper Ernando Ari Sutaryadi dan winger Mochammad Supriadi.

Mochammad Zaenuri

<p>Mochammad Zaenuri, stoper Persela, menangis setelah laga melawan Borneo FC di Stadion Surajaya, Lamongan (29/7/2019). (Bola.com/Aditya Wany)</p>

Mochammad Zaenuri, stoper Persela, menangis setelah laga melawan Borneo FC di Stadion Surajaya, Lamongan (29/7/2019). (Bola.com/Aditya Wany)

Keputusan Persebaya mendatangkan Mochammad Zaenuri melahirkan pro dan kontra. Maklum saja, bek asal Bojonegoro ini pada musim lalu gagal menyelamatkan Persela Lamongan yang terdegradasi dari Liga 1.

Sosok pemain Zaenuri sendiri akan dibutuhkan bagi lini pertahanan Persebaya. Kemampuannya sebagai salah satu bek lokal tangguh sudah terbukti sejak membela Persela pada 2018-2022.

Zaenuri merupakan tipe bek pekerja keras dalam menghalau serangan lawan. Dia piawai melakukan intersep maupun sapuan. Posturnya yang menjulang mencapai 182 cukup menunjangnya dalam duel bola udara.

Leo Lelis

<p>Pemain baru Persebaya Surabaya, Leo Lelis. (Istimewa)</p>

Pemain baru Persebaya Surabaya, Leo Lelis. (Istimewa)

Bek berpaspor Brasil ini jadi nama berikutnya yang didatangkan oleh Persebaya. Sama seperti Zaenuri, banyak menyangsikan kemampuannya karena dia musim lalu gagal menyelamatkan Persiraja Banda Aceh yang juga terdegradasi dari Liga 1

Leo Lelis wajib menjawab tantangan sebagai pengganti sepadan Alie Sesay yang solid menjaga pertahanan Persebaya. Dia pun sebenarnya termasuk bek yang tangguh selama membela Persiraja.

Bek berusia 28 tahun itu tampil dalam 29 pertandingan dan berhasil menyumbang dua gol selama berseragam Laskar Rencong. Sayangnya, dia gagal membawa Persiraja meraih prestasi di Liga 1 2021/2022.

Kemampuannya hampir sama dengan Zaenuri. Bedanya, dia memiliki kelebihan bisa ikut membantu serangan saat masih berseragam Persiraja. Hal ini tentu menjadi nilai plus bagi Persebaya dalam membuat solid lini pertahanan.

Januar Eka

Striker satu ini didatangkan setelah musim lalu membela Badak Lampung. Januar Eka sendiri tercatat sebagai pemain jebolan Liga Santri dengan statusnya sebagai santri di Ponpes Manahijussadat Lebak pada jenjang SMP hingga lulus SMA.

Setelah lulus dari pondok pesantren, Januar Eka Ramadhan yang mendapatkan beasiswa untuk kuliah, melanjutkan pendidikannya dengan mengambil jurusan pendidikan, jasmani, olahraga dan kesehatan (PJOK) di STKIP Rangkasbitung.

Kariernya di dunia sepak bola dimulai dengan memperkuat Persipan Pandeglang pada musim 2018-2019. Saat itu, Januar Eka harus puas hanya berkiprah di Liga 3 zona Banten.

Baru pada musim 2020, Januar Eka berkesempatan tampil di Liga 2 dengan bergabung Cilegon United FC. Sayang, musim itu ditiadakan akibat pandemi. Klubnya itu kini juga telah berganti nama menjadi RANS Cilegon FC.

Pemain kelahiran Cilegon itu musim lalu membela Badak Lampung di Liga 2 2021. Sayang, klub dulunya bernama Perseru Serui itu malah terdegradasi ke Liga 3 musim depan akibat menduduki dasar klasemen grup B.

Posisi Persebaya Musim Lalu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel