BRI Liga 1: Mengenal Reuben Silitonga, Pemain Berdarah Filipina yang Trial di Bali United

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Denpasar - Bali United menggelar sesi latihan di Lapangan Gelora Samudera, Kuta, Selasa (7/9/2021). Dalam latihan tersebut ada wajah asing yang mengendarai skutik besar. Sosok itu adalah Reuben Raya Rivera Silitonga.

Reuben Silitonga merupakan pemain berdarah Indonesia dan Filipina yang tengah menjalani trial bersama Bali United. Tenggat pendaftaran pemain untuk BRI Liga 1 2021/2022 akan ditutup pada Jumat (10/9/2021) atau satu hari jelang menghadapi Barito Putera.

Satu yang menjadi pertanyaan, apakah Reuben sudah resmi menjadi pemain Bali United atau tidak. Apalagi satu slot untuk posisi bek tengah lokal masih kosong seiring masih cederanya Gunawan Dwi Cahyo dan harus menepi setidaknya selama enam bulan.

Kemungkinan untuk mendaftarkan pemain asal Persis Solo tersebut cukup besar. Namun, Reuben yang coba diwawancarai setelah sesi latihan masih enggan berkomentar.

"Belum tahu. Coba tanyakan saja kepada pelatih," ucapnya singkat ketika ditemui di Lapangan Gelora Samudera setelah latihan bersama Bali United.

Satu hal yang jelas, pelatih Bali United, Stefano Cugurra, saat itu mengakui pemain berusia 30 tahun itu masih menjalani trial dan akan melihat performanya lebih dulu.

"Kami kurang pemain. Hilang Gunawan dan tidak bisa bermain. Ada slot Gunawan untuk tim," ujar pelatih Bali United yang karib disapa Teco itu.

Alasan Dipinjamkan oleh Persis

Pelatih Bali United Alessandro Stefano Cugurra memberikan instruksi kepada pemain dalam laga pembukaan BRI Liga 1 2021/2022 melawan Persik Kediri di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/8/2021). Bali United menang 1-0. (Foto: Bola.com/Ikhwan Yanuar)
Pelatih Bali United Alessandro Stefano Cugurra memberikan instruksi kepada pemain dalam laga pembukaan BRI Liga 1 2021/2022 melawan Persik Kediri di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/8/2021). Bali United menang 1-0. (Foto: Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Kehadiran pemain kelahiran Manila, Filipina, itu di Bali United disiapkan untuk mengganti posisi Gunawan Dwi Cahyo yang masih dalam masa pemulihan cedera.

Selain itu, faktor gemuknya skuad Persis Solo juga menjadi pertimbangan. Sebelumnya, ada total 13 bek yang dimiliki oleh Laskar Sambernyawa.

"Saya dengar ada 45 pemain di sana. Persis Solo ada banyak pemain," jelas Teco.

Dalam beberapa hari ke depan, Teco masih perlu melihat kualitas dari pemain yang mengawali kariernya di klub kasta keempat Denmark, Tjorring Idraetsforrening, tersebut.

Melihat sosok Reuben, dari informasi yang dihimpun, diketahui dia sempat absen dari dunia sepak bola selama lima tahun hingga akhirnya diperkenalkan sebagai pemain Laskar Sambernyawa pada 24 April lalu.

Perjalanan Karier

Reuben Silitonga saat menjalani trial di Bali United. (Bola.com/Maheswara Putra)
Reuben Silitonga saat menjalani trial di Bali United. (Bola.com/Maheswara Putra)

Selain bermain di kasta keempat Denmark, Reuben sempat membela beberapa klub di Liga Filipina seperti Global FC, Loyola FC, Pachanga, Stallion FC pada 2016 lalu. Selain itu, Reuben juga sempat menjalani trial bersama Persiba Balikpapan dan Persija Jakarta.

Saat masih remaja, Reuben sempat bergabung dengan Villa 2000, Union Makes Strength (UMS) Jakarta dan sempat dipanggil Aji Santoso yang waktu menjadi Asisten Pelatih Timnas U-23 di SEA Games 2011.

Menariknya, dia pernah menjadi pelatih Sekolah Sepak Bola (SSB) bernama English Soccer School di Singapura. Seiring berjalannya waktu, dia akhirnya naik status sebagai salah satu pemegang saham dan membuka cabang di Indonesia.

Tapi, ada kemungkinan dia menjalani trial di Serdadu Tridatu karena Reuben sempat mendirikan akademi sepak bola Bernama Active Footbal Academy pada 2018. Akademi yang didirikannya itu menyasar pemain belia berusia 12-16 tahun dan kebetulan saat itu dia sedang menetap di Pulau Dewata ketika masih vakum sebagai pesepak bola.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel