BRI Liga 1: Mengulik Resep di Balik Kebangkitan Persebaya, Efek Pemain Asing dan Motivasi Kuat

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta Kebangkitan Persebaya Surabaya di BRI Liga 1 2021/2022 disebut-sebut terjadi berkat para pemain asing. Para pemain itu memang menjadi pembeda dalam komposisi starting XI Persebaya dibanding laga sebelumnya.

Persebaya Surabaya meraih kemenangan perdana di BRI Liga 1 2021/2022 setelah menundukkan Persikabo 1973 dengan skor 3-1, Sabtu (11/9/2021) malam. Sebelumnya, Persebaya terpaksa tampil tanpa pemain asing akibat terkendala syarat vaksinasi saat kalah 1-3 dari Borneo FC pekan sebelumnya.

Saat menang melawan Persikabo, tiga gol Persebaya disumbang oleh gelandang Ricky Kambuaya (39’) dan dua lainnya diborong striker Jose Wilkson (25’ dan 41’). Sedangkan satu gol balasan Persikabo lahir lewat titik putih hasil eksekusi sang kapten Ciro Alves (64’).

Keberadaan para pemain asing benar-benar menjadi pembeda buat Persebaya lantaran tak bisa tampil di pekan pertama akibat terkendala syarat vaksinasi. Mereka adalah bek Alie Sesay, gelandang Bruno Moreira, winger Taisei Marukawa, dan striker Jose Wilkson.

Dari empat nama itu, Marukawa dan Wilkson menjadi sorotan dan menuai pujian. Mereka tampil impresif dalam laga debut. Marukawa menyumbang satu assist, sedangkan Wilkson malah memborong brace alias dua gol.

Penampilan Alie Sesay juga tak kalah ciamiknya menjaga lini pertahanan Persebaya dari gempuran lawan. Pemain jebolan liga Inggris tersebut mampu memimpin para pemain belakang dan tampil sangat solid.

Sedangkan Bruno Moreira menjadi sorotan karena kurang klop di lini tengah Persebaya Surabaya bersama Ricky Kambuaya dan Rachmat Irianto. Dia hanya tampil selama 65 menit sebelum ditarik keluar dan diganti oleh Marselino Ferdinan.

Persebaya Surabaya menang 3-1 atas Persikabo 1973 dalam duel pekan kedua BRI Liga 1 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Sabtu (11/9/2021) malam. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Persebaya Surabaya menang 3-1 atas Persikabo 1973 dalam duel pekan kedua BRI Liga 1 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Sabtu (11/9/2021) malam. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Jadi Pembeda

Pelatih Persebaya, Aji Santoso, mengakui faktor pemain impor itu melahirkan perbedaan permainan timnya jadi lebih ofensif.

“Alhamdulillah dengan keberadaan pemain asing kami bisa menang. Memang adanya pemain asing kami jadi banyak alternatif dan pilihan. Menurut saya pemain asing pertama kali main cukup bagus,” kata pelatih asli Malang tersebut.

"Mudah-mudahan di pertandingan berikutnya cukup bagus. Saya yakin itu karena bagaimana pun mereka baru pertama kali dengan situasi sepak bola indonesia. Tentunya ini akan menjadi modal buat mereka untuk pertandingan-pertandingan berikutnya yang semakin hari semakin ketat,” imbuhnya.

Kapten Persebaya, Rachmat Irianto, memiliki pendapat yang sedikit berbeda. Selain kontribusi pemain asing, menurutnya skuat Persebaya secara keseluruhan memiliki motivasi kuat untuk bangkit setelah dibekukan Borneo FC.

Pemain yang karib disapa Rian itu menyebut kerja keras rekan-rekan setimnya menjadi kunci keberhasilan timnya memenangkan laga ini. Sebelumnya, dia sudah berpesan kepada rekan-rekannya untuk berjuang penuh demi klub yang dibela.

“Saya sudah mengatakan kemarin kepada teman-teman, ayo bermain dengan hati untuk Persebaya. Saya melihat kami memiliki jiwa itu. Kemenangan ini didapat berkat perjuangan keras kami,” ucap pemain yang akrab disapa Rian itu.

“Perbedaan permainan muncul setelah kami kalah (pekan lalu). Teman-teman termotivasi untuk bangkit dan jauh lebih baik lagi. Di sini, saya menyampaikan bahwa kami harus berjuang untuk Persebaya dan seperti ini kami meraih hasil maksimal,” ujarnya.

Perbedaan Mencolok

Persebaya Surabaya - Hambali Tholib, Rachmat Irianto, Samsul Arif (Bola.com/Adreanus Titus)
Persebaya Surabaya - Hambali Tholib, Rachmat Irianto, Samsul Arif (Bola.com/Adreanus Titus)

Perbedaan paling mencolok dari Persebaya adalah permainan lebih agresif sejak menit pertama. Rachmat Irianto dkk. terlihat mampu mengeksploitasi kelemahan di sisi kanan pertahanan Persikabo.

Dua dari tiga gol, yang semuanya dicetak oleh Wilkson, merupakan hasil upaya serangan Persebaya dari sisi kiri serangan. Penampilan bek kiri Alwi Slamat dan penyerang sayap kiri Taisei Marukawa mampu menjadi pembeda dalam memanfaatkan celah itu.

Gol Ricky Kambuaya malah lebih mengejutkan. Berawal dari lemparan ke dalam yang dilakukan Mokhamad Syaifuddin, Ricky Kambuaya menerima bola dan mendribelnya sampai ke jantung pertahanan Persikabo.

Para pemain Laskar Pajajaran malah tidak memberi pengawalan ketat hingga akhirnya Ricky Kambuaya mencetak gol kedua Persebaya di menit ke-39.

Dua faktor penting itulah yang kemudian membuat Persebaya tidak menunda untuk mendulang tiga poin pertama di BRI Liga 1. Melihat apa yang mereka tampilkan, kemungkinan akan ada kejutan lain lagi di beberapa pertandingan ke depan.

Yuk Tengok Posisi Persebaya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel