BRI Liga 1: Meski Fisik Pemain Meningkat, Aji Santoso Ingatkan Hal Ini kepada Penggawa Persebaya

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Surabaya - Skuat Persebaya Surabaya menunjukkan peningkatan dalam hasil tes fisik VO2 Max yang digelar akhir pekan lalu. Tentu ini menjadi modal penting buat mereka untuk mengarungi BRI Liga 1 2021/2021.

Tim Bajul Ijo dijadwalkan berjumpa dengan Borneo FC dalam pekan pertama, Sabtu (4/9/2021). Pelatih Persebaya, Aji Santoso, merasa puas melihat kinerja yang ditunjukkan oleh Rachmat Irianto dan kawan-kawan dengan hasil tes fisik tersebut.

"Ya cukup puas karena semua ada peningkatan. Artinya selama latihan pemain mengikuti dengan serius maka dampaknya adalah kekuatan fisik dari pemain meningkat,” kata pelatih berusia 51 tahun tersebut.

Aji Santoso kini tinggal menyiapkan strategi yang tepat agar mampu memaksimalkan kondisi kebugaran para pemainnya. Dia masih punya waktu tiga hari agar semakin mantap menggapai tiga poin.

Tidak Cukup Hanya Fisik

Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso. (Bola.com/Aditya Wany)
Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso. (Bola.com/Aditya Wany)

Lebih lanjut Aji Santoso, pelatih berlisensi AFC Pro tersebut tidak lupa mengingatkan kepada para penggawa Bajul Ijo untuk bisa mengikuti instruksinya. Sebab, peningkatan kondisi fisik saja tak cukup untuk memenangkan pertandingan.

"Mudah-mudahan ini (peningkatan fisik) dalam pertandingan juga kita bawa ke sana. Yang jelas meskipun fisik pemain sangat kuat tapi jika kita tidak efektif dalam menggunakan di pertandingan akan habis juga," kata Aji Santoso.

"Makanya jika kondisi fisik kuat, tinggal bagaimana menggunakan dengan efektif,” imbuhnya.

2 Pemain Persebaya Duduki Posisi Teratas

Marselino Ferdinan (tengah) merupakan pemain termuda Persebaya Surabaya sekaligus dalam sejarah Liga 1 Indonesia. Saat ini dirinya tercatat berusia 16 tahun. Ia diprediksi akan bersinar di BRI Liga 1 musim 2021/2022 lantaran berhasil tampil gemilang di laga pramusim. (Foto: Bola.com/M. Iqbal Ichsan)
Marselino Ferdinan (tengah) merupakan pemain termuda Persebaya Surabaya sekaligus dalam sejarah Liga 1 Indonesia. Saat ini dirinya tercatat berusia 16 tahun. Ia diprediksi akan bersinar di BRI Liga 1 musim 2021/2022 lantaran berhasil tampil gemilang di laga pramusim. (Foto: Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Dari hasil VO2 Max, dua pemain muda Persebaya menduduki posisi teratas dalam tes tersebut. Mochammad Supriadi dan Marselino Ferdinan masih mengungguli rekan-rekannya dari hasil beep test.

Mereka masing-masing mencatatkan nilai 61.7 dan 59.3 untuk VO2 Max. Kemudian disusul oleh pemegang rekor VO2 Max tertinggi tahun lalu, Alwi Slamat dengan skor 58.7.

Ketiganya mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan hasil tes yang dilakukan pada akhir Mei lalu. Bukan hanya mereka bertiga, secara keseluruhan pemain Persebaya mengalami peningkatan fisik yang signifikan.

Nama Taisei Marukawa menyusul di posisi keempat setelah tiga pemain lokal itu. Gelandang asing berpaspor Jepang tersebut mencatatkan nilai yang sama dengan Alwi Slamat untuk capaian VO2 Max.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel