BRI Liga 1: Muncul di Launching Tim Persebaya Surabaya, Ernando Ari Masih Ada Kans Pulang ke PSIS?

Bola.com, Surabaya - Loyalis Persebaya Surabaya yang akrab disapa Bonek, sempat bertanya-tanya atas isu kepergian Ernando Ari Sutaryadi. PSIS Semarang disebut-sebut telah melakukan penawaran kepada kiper berusia 20 tahun itu.

Bukan tanpa alasan bila PSIS begitu ngebet memulangkan sang putra daerah. Kehilangan Jandia Eka Putra dan Joko Ribowo membuat pos di bawah mistar seperti kehilangan magisnya.

Isu semakin menguat saat CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mendapat kepastian dari salah satu agen ternama di Indonesia, Aggy Eka Ressy. Dalam sebuah perbincangan, Aggy menyebut bakal ada kiper berlabel Timnas yang merapat ke Kota Lumpia.

Analisis Bola.com

Ilustrasi logo Bola.com. (Bola.com/Dody Iryawan)
Ilustrasi logo Bola.com. (Bola.com/Dody Iryawan)

Walaupun belakangan diketahui pemain yang dimaksud adalah Wahyu Tri Nugroho, rumor tersebut belum sepenuhnya reda.

Apalagi, bursa transfer musim ini tetap akan dibuka hingga pekan kedua Liga 1 2022/23.

Melihat dari situasi terakhir, apakah masih ada kans Ernando hengkang ke PSIS Semarang di momen-momen terakhir penutupan jendela transfer?

Bantahan Dari Manajemen dan Pelatih

<p>Manajer Persebaya Surabaya, Yahya Hasan Alkatiri, berpose saat mengunjungi kantor Bola.com di Gondangdia, Jakarta, Senin (25/4/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)</p>

Manajer Persebaya Surabaya, Yahya Hasan Alkatiri, berpose saat mengunjungi kantor Bola.com di Gondangdia, Jakarta, Senin (25/4/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Sejak rumor Ernando berkembang, manajemen dan pelatih Aji Santoso tak tinggal diam. Mereka membantah hal tersebut dan dengan tegas menyebut kontrak sang pemain masih tersisa satu tahun ke depan.

"Ernando lagi pemulihan, sampai detik ini masih milik Persebaya dan posisinya juga ada di Surabaya, makanya saya heran kok isunya gak tepat," ungkap manajer Persebaya, Yahya Alkatiri, Sabtu (16/7/2022).

"Sampai sekarang Ernando milik Persebaya. Sekarang dia juga tidak ke mana-mana," timpal Aji di kesempatan yang sama.

Muncul di Launching Tim Persebaya

Kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari Sutaryadi, saat melawan Bali United pada pekan ke-33 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (25/3/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari Sutaryadi, saat melawan Bali United pada pekan ke-33 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (25/3/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Ernando Ari memang cukup lama tak mengawal gawang Persebaya. Selepas pertandingan kontra Bali United di pekan ke-33 BRI Liga 1 2021/22, ia tak lagi terlihat bersama rekan-rekannya termasuk di Piala Presiden lalu.

Cedera bahu menjadi alasan di balik menghilangnya kiper asal Semarang tersebut. Ia mendapatkannya saat memperkuat Timnas Indonesia di SEA Games 2022 lalu yang membuatnya melewatkan kesempatan tampil di Kualifikasi Piala Asia 2023.

Meski begitu, Persebaya tak pernah ragu dengan kualitasnya. Ini terlihat dalam acara launching tim yang diselenggarakan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya (17/7/2022). Ia menjadi pemain pertama yang menyapa Bonek disusul rekan-rekannya.

PSIS Masih Cari Tambahan Kiper?

Kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari Sutaryadi, memberikan arahan kepada rekannya saat melawan Bali United pada pekan ke-33 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (25/3/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari Sutaryadi, memberikan arahan kepada rekannya saat melawan Bali United pada pekan ke-33 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (25/3/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Dengan bursa transfer yang masih terbuka hingga satu bulan ke depan, semua situasi masih mungkin terjadi. Apalagi di Piala Presiden 2022, pos kiper menjadi sorotan utama dari pendukung mereka.

PSIS sejatinya telah memiliki empat penjaga gawang. Selain Wahyu Tri Nugroho (35 tahun), mereka memiliki Ray Redondo (26 tahun), Fajar Setya (26 tahun), dan Yofandani Pranata (21 tahun).

Tetapi dari ketiga kiper muda ini, hanya Fajar yang terbilang berpengalaman. Redondo memang menjalani debut musim lalu, tetapi ia hanya dipercaya sekali. Sementara Yofandani benar-benar masih 'hijau'.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel