BRI Liga 1: Pelatih Arema FC Belum Bisa Berikan Penilaian kepada Pemain Muda

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Arema FC mulai memberikan kesempatan untuk pemain muda tampil di BRI Liga 1. Pada pekan keenam, saat menang telak lawan Persela Lamongan di Stadion Madya, Jakarta, dua pemain jebolan Akademi Arema diturunkan.

Dua pemain yang dimaksud adalah Bramntio Ramadhan dan Tito Hamzah, yang berposisi sebagai sayap dan geladang serang. Mereka dapat menit bermain lumayan.

Tito masih menggantikan Dendi Santoso menit 60. Sedangkan Bramntio menggantikan M. Rafli menit 64. Sayangnya, saat mereka di lapangan, justru Arema FC banyak ditekan Persela.

Alhasil, penampilan Tito dan Bramntio tak banyak terlihat. Meski demikian, setidaknya dua pemain berusia 19 tahun itu punya pengalaman.

Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida enggan memberikan komentar soal performa keduanya. Bagi Tito, ini merupakan penampilan keduanya, sedangkan Bramntio, baru menjalani debut.

"Saya tidak bisa memberikan komentar soal individu pemian. Termasuk pemain muda,” jelas mantan pelatih Semen Padang itu.

Angin Segar di Akademi Arema

Pemain Arema FC, Muhammad Rafli (kanan) melakukan selebrasi usai mencetak gol ketiga timnya ke gawang Persela Lamongan dalam laga pekan ke-6 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Madya, Jakarta, Minggu (3/9/2021). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Pemain Arema FC, Muhammad Rafli (kanan) melakukan selebrasi usai mencetak gol ketiga timnya ke gawang Persela Lamongan dalam laga pekan ke-6 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Madya, Jakarta, Minggu (3/9/2021). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bermainnya Tito dan Bramntio juga memberikan dampak bagi Akademi Arema. Imej tempat Arema menggodok pemain muda tersebut terangkat.

Karena produknya kembali muncul di tim senior. Sebenarnya sejak dua musim terakhir Akademi Arema mulai melahirkan para pemain muda. Sebelumnya ada Vikrian Akbar, Andriyas Francisco dan lainnya. Tapi para pemain itu masih butuh banyak jam terbang.

Ini berbeda dengan era Dendi Santoso dan Ahmad Alfarizi. Ketika mereka promosi ke tim senior, bakatnya langsung terlihat. Sehingga dua pemain itu sampai saat ini masih jadi tulang punggung Singo Edan. Setelah lebih dari 10 tahun Dendi dan Alfarizi mengabdi, Arema berharap ada banyak penerusnya.

Posisi Arema FC saat Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel