BRI Liga 1: Pemain Bintang Lepas karena Nilai Kontrak Tinggi, Persebaya Berpikir Rasional

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Surabaya - Dinamika bursa transfer pemain Liga 1 turun mewarnai Persebaya Surabaya. Klub asal Kota Pahlawan ini bahkan kehilangan mayoritas pemain andalannya. Total, 17 pemain sudah resmi pergi tak sampai sepekan BRI Liga 1 2021/2022 berakhir.

Beberapa di antaranya adalah Taisei Marukawa, Bruno Moreira, Arsenio Valpoort, Alie Sesay, Johan Yoga Utama, David Ariyanto, Ricky Kambuaya, hingga kapten musim lalu Rachmat Irianto

Lalu, masih ada sembilan nama lain yang juga pergi. Mereka adalah Reva Adi Utama, Ady Setiawan, Samsul Arif, Hambali Tolib, Franc Sokoy, Mokhamad Syaifuddin, Rendi Irwan, Oktafianus Fernando, dan Arif Satria.

Manajer Persebaya Surabaya, Yahya Alkatiri, mengungkapkan bahwa proses negosiasi tidak selalu berjalan dengan lancar saat membicarakan nilai kontrak. Tapi, mengapa manajemen klub tidak memenuhi permintaan sang pemain demi mempertahankannya?

“Kami tahu, mungkin mereka pasang harga di luar sama Persebaya itu pasti jauh lebih murah di Persebaya. Cuma, untuk memenuhi angka itu, ada yang kami memenuhi angka itu,” kata Yahya Alkatiri, dalam video wawancara di kanal YouTube JEBREEETmedia TV.

“Kami mencoba berpikir rasional. Ada yang kalau kami penuhi, yang lain harus naik. Kami harus berlaku adil. Ada pemain yang sudah kami kejar, sampai sepakat tiga kali angka, itu berubah lagi,” imbuh pria berusia 39 tahun tersebut.

Kontrak Jangka Pendek

Fenomena ini sebenarnya tidak lepas kontrak jangka pendek yang mengikat para pemain tersebut. Mereka hanya dikontrak sampai akhir musim dan kini bebas menentukan pilihan untuk mendapat tawaran klub lain.

Apalagi, tawaran nilai kontrak dari klub lain itu melonjak naik berkali-kali lipat. Itu juga tidak terlepas dari performa para pemain tersebut dengan membawa Persebaya Surabaya menembus lima besar klasemena akhir BRI Liga 1.

“Bahasanya Coach Aji waktu itu, dia tidak suka pemain yang plin plan. Itu dinamika yang terjadi. Jadi, bukan hanya masalah uang di sini. Apakah Persebaya bangkrut? Nggak lah. Gaji buktinya sampai terakhir tidak ada telat, nggak ada masalah,” ucap Yahya.

Sosok Taisei Marukawa jadi nama yang paling diingat karena langsung bergabung PSIS Semarang hanya sehari setelah berpamitan. Alie Sesay pun kabarnya bakal segera menyusul winger asal Jepang itu.

Risiko

Dari sejumlah nama-nama itu, Ricky Kambuaya dan Rachmat Irianto juga jadi perbincangan. Sebab, dua gelandang ini telah resmi diperkenalkan sebagai pemain batu Persib Bandung untuk musim depan.

Terbaru, RANS Cilegon yang berstatus klub promosi berhasil mendapatkan dua eks Persebaya sekaligus. Arif Satria dan Ady Setiawan telah diperkenalkan sebagai bagian klub yang dijuluki milik sultan tersebut.

Lalu, ada Reva Adi Utama dan Samsul Arif yang kabarnya diperebutkan oleh sejumlah klub Liga 1. sejauh ini, belum ada kepastian ke mana dua pemain itu akan berlabuh.

Keberadaan pemilik klub dengan dana yang besar itu merupakan fenomena yang sudah muncul sejak lama. Angka fantastis nilai kontrak pemain mencapai miliaran membuat pemain rela hengkang dari klub asalnya karena tawaran menggiurkan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel