BRI Liga 1: Pemain Persija Siap Beradaptasi dengan Gaya Main Thomas Doll

Bola.com, Sawangan - Kapten Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa, menyebut ia dan rekan setimnya siap beradaptasi dengan gaya permainan yang diusung pelatih Thomas Doll. Langkah itu dilakukan untuk meraih kesuksesan pada Liga 1 2022/2023.

Thomas Doll sudah tiga hari memimpin sesi latihan Persija Jakarta. Pelatih asal Jerman itu sejauh ini masih menggeber kualitas fisik pemain Persija dan menerapkan teknik sepak bola dasar.

"Pola latihannya saya lihat ini awalnya dia masih ingin memperbaiki kondisi fisik dulu. Akan tetapi, sudah dua hari ini juga kami latihan dengan bola," kata Andritany.

"Saya melihat dia ingin menjalankan sepak bola dengan bola-bola pendek. Dia tahu kami punya kelebihan dalam hal kecepatan," tegas Andritany.

Sesi latihan Persija Jakarta belum diikuti semua pemain. Masih ada pemain yang belum bergabung seperti Makan Konate dan pemain yang tampil di SEA Games 2021 bersama Timnas Indonesia U-23 serta yang ada di TC Timnas U-19.

Intensitas Tinggi

Masalah fisik dan kebugaran pemain menjadi beberapa masalah yang akan segera diperbaiki oleh pelatih asal Jerman tersebut. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Masalah fisik dan kebugaran pemain menjadi beberapa masalah yang akan segera diperbaiki oleh pelatih asal Jerman tersebut. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Andritany Ardhiyasa menyebut, pelatih Thomas Doll langsung tancap gas dalam memimpin latihan Persija Jakarta. Pelatih asal Jerman itu menerapkan metode latihan dengan intensitas tinggi.

"Pada awal musim kami masih memperbaiki fisik setelah libur panjang. Intensitas memang lumayan kencang yakni sedang ke tinggi," tegas Andritany.

Persiapan ngebut itu dilakukan Persija agar lebih siap saat tampil di BRI Liga 1 2022/2023. Seperti diketahui, perhelatan musim anyar akan digelar pada pertengahan Juli 2022.

Tak Puas

<p>Mantan pelatih Borussia Dortmund itu juga menyatakan tidak akan memasang target tinggi pada musim perdana di Indonesia. Namun ia menyatakan siap membantu Persija Jakarta menjadi lebih baik di musim sebelumnya. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)</p>

Mantan pelatih Borussia Dortmund itu juga menyatakan tidak akan memasang target tinggi pada musim perdana di Indonesia. Namun ia menyatakan siap membantu Persija Jakarta menjadi lebih baik di musim sebelumnya. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll, mengaku belum puas dengan kualitas fisik yang dimiliki pemainnya. Thomas berharap pemain Persija bisa meningkatkan kualitas fisik jelang bergulirnya BRI Liga 1 2022/2023.

"Saya melihat kondisi para pemain belum maksimal. Memang ada beberapa pemain yang sudah bagus fisiknya, akan tetapi beberapa butuh waktu," kata Thomas.

Meski demikian, pelatih berusia 56 tahun tersebut menganggap masalah ini sebagai sesuatu yang wajar. Apalagi, pemain Persija Jakarta baru melakoni liburan setelah berakhirnya kompetisi musim lalu.

"Intinya, saya melihat para pemain harus meningkatkan level kebugaran," tegasnya.

Program Khusus

Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll (kiri), ketika memimpin latihan Macan Kemayoran di Nirwana Park, Bojongsari, Selasa (24/5/2022). (Dok. Persija)
Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll (kiri), ketika memimpin latihan Macan Kemayoran di Nirwana Park, Bojongsari, Selasa (24/5/2022). (Dok. Persija)

Thomas Doll mengaku, sudah menyiapkan program khusus untuk meningkatkan kualitas fisik pemain Persija Jakarta. Nantinya, dia akan menyiapkan menu latihan yang melibatkan sesi di lapangan dan pusat kebugaran.

Untuk menyukseskan program tersebut, Thomas Doll akan bekerja sama dengan pelatih fisik. Pemain Persija juga akan mendapatkan latihan tambahan secara individu.

"Kami akan bicara ke pelatih fisik untuk memberikan program individu yang berkualitas karena itu penting. Kami harus bekerja keras sebelum, setelah, dan dalam latihan. Pemain juga mesti berlatih sendiri di gym karena fisik itu modal penting bagi mereka," ucapnya.

Simak Posisi Persija Jakarta Musim Lalu di BRI Liga 1

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel