BRI Liga 1: Pernyataan Presiden Madura United Terkait Pengunduran Diri Rahmad Darmawan

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Pamekasan - Madura United secara resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Rahmad Darmawan. Sebelumnya, arsitek tim berusia 54 tahun itu telah menyatakan mundur dari jabatannya sebagai pelatih kepala.

Dia juga mengklaim telah berbicara dengan Presiden klub Madura United Achsanul Qosasi mengenai keputusannya ini. Achsanul Qosasi pun meresponsnya bahwa kedua belah pihak telah sepakat tidak melanjutkan kerja sama.

“Kami mengakhirinya untuk kebaikan semua. Setiap pengambilan keputusan itu harus dilakukan tanpa emosi, sehingga tak ada yang terlihat menang dan tak boleh ada yang merasa kalah,” kata Achsanul dalam pernyataan tertulis yang diterima Bola.com, Selasa (9/11/2021).

“Mengakhiri kesepakatan harus sama dengan saat memulai. Hadapi dengan niat baik dengan rasa saling menghormati dan saling menyadari,” imbuh pria yang akan disapa AQ tersebut.

Keputusan ini diambil lantaran Madura United tampil buruk selama 11 pekan di BRI Liga 1 2021/2022. Tim berjulukan Laskar Sape Kerap itu tidak konsisten dan malah menduduki papan bawah, hal yang tidak pernah terjadi di musim-musim sebelumnya.

Desakan Fans

Pelatih kepala Madura United, Rahmad Darmawan saat laga pekan keempat BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Madya, Jakarta, Sabtu (25/09/2021) WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pelatih kepala Madura United, Rahmad Darmawan saat laga pekan keempat BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Madya, Jakarta, Sabtu (25/09/2021) WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Madura United tercatat hanya meraih dua kemenangan, sisanya lima seri dan empat kekalahan. Akibatnya, klub asal Pulau Garam itu terlempar ke posisi ke-14 klasemen sementara dengan raihan 11 poin saja.

Hal itu kemudian melatarbelakangi Suporter Madura Bersatu (SMB) menggelar demonstrasi di kantor Madura United, Pamekasan, Minggu (7/11/2021) siang. Mereka menuntut Rahmad Darmawan bertanggung jawab atas hasil itu dan hengkang dari klub.

Empat elemen suporter yang berdiri di empat kabupaten yang terletak di Pulau Madura. Mereka adalah K-Conk Mania (Bangkalan), Trunojoyo Mania (Sampang), Taretan Dhibi (Pamekasan), dan Peccot Mania (Sumenep).

Penuhi Tuntutan Suporter

Reaksi pemain Madura United setelah membobol jala Persipura Jayapura pada pertandingan BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (3/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Reaksi pemain Madura United setelah membobol jala Persipura Jayapura pada pertandingan BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (3/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Manajemen Madura United pun telah memenuhi tuntutan suporter itu. Tak cuma Rahmad Darmawan, dua asisten pelatih, yakni Rasiman dan Dwi Priyo Utomo, juga ikut meninggalkan Fachruddin Aryanto dkk.

“Terima kasih Coach Rahmad Darmawan, Coach Rasiman dan Coach Dwi Priyo Utomo. Kebersamaan dalam sepak bola adalah pelajaran hidup yang tak akan terlupakan. Dia akan terus datang dengan diselingi sesaat perpisahan,” ujar AQ.

Manajemen Madura United sendiri berjanji akan melakukan pergantian pelatih sebelum seri ketiga BRI Liga 1 dimulai pada 18 November mendatang. Artinya, tak sampai 10 hari buat mereka untuk menemukan pelatih baru.

Di sisi lain, belum ada nama-nama yang muncul untuk menggantikan Rahmad Darmawan nantinya. Manajemen Madura United bakal segera menyortir daftar pelatih incaran sebelum akhirnya secara resmi memberi tawaran kontrak.

Yuk Intip Posisi Madura United di BRI Liga 1

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel