BRI Liga 1: Persebaya Dibungkam PSIS, Aji Santoso Rasakan Dampak 7 Pemain Absen

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Bekasi - Persebaya Surabaya gagal melanjutkan hasil bagus di BRI Liga 1 2021/2022. Bajul Ijo takluk dengan skor 2-3 dari PSIS Semarang dalam laga pekan keenam BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Minggu (3/10/2021).

Tiga gol PSIS Semarang dicetak oleh Fandi Eko Utomo, Bruno Silva, dan Jonathan Cantillana. Sementara Persebaya Surabaya sempat membalasnya berkat gol bunuh diri Wallace Costa dan sundulan Johan Yoga Utama.

Persebaya sebenarnya mampu menguasai permainan sejak menit pertama. Namun, rapatnya pertahanan PSIS membuat mereka merasa kesulitan. Apalagi tim lawan mampu unggul lewat dua gol cepat melalui skema serangan balik.

Pelatih Persebaya, Aji Santoso, merasakan dampak absennya empat pemain yang tengah bergabung bersama Timnas Indonesia. Mereka adalah Ernando Ari Sutaryadi, Rizky Ridho, Rachmat Irianto, dan Ricky Kambuaya.

Belum lagi ada dua pemain yang juga tidak bisa bertanding akibat cedera, yaitu kiper Satria Tama, stoper Alie Sesay, dan bek kanan Koko Ari Araya. Lini pertahanan Persebaya terlihat sangat keropos tanpa kekuatan penuh.

“Pertandingan ini sebenarnya berjalan cukup seru dan berimbang. Sampai babak kedua, kami tampil menekan. Tapi, gol ketiga sempat membuat mental kami jatuh,” ungkap Aji dalam jumpa pers setelah pertandingan.

“Saya menyoroti gol-gol yang tercipta bukan kombinasi dari lawan, tapi kesalahan pemain kami sendiri. Penjagaan terhadap pemain lawan kurang disiplin. Absennya pemain kami juga terasa dalam pertandingan ini,” imbuh pelatih Persebaya Surabaya itu.

Mengupayakan Segala Cara

Pemain Persebaya Surabaya, Bruno Moreira Soares (kanan) berusaha melewati pemain PSIS Semarang, Fredyan Wahyu Sugiantoro dalam laga pekan ke-6 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (03/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain Persebaya Surabaya, Bruno Moreira Soares (kanan) berusaha melewati pemain PSIS Semarang, Fredyan Wahyu Sugiantoro dalam laga pekan ke-6 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (03/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Dalam situasi tertinggal, Persebaya Surabaya tetap mencoba menambah gol balasan dengan tetap bermain agresif. Tapi, PSIS memilih bermain bertahan dan mengamankan keunggulan dengan semua pemain sering kali berada di area sendiri.

Segala cara dilakukan oleh Persebaya untuk mampu mencetak gol tambahan. Namun, tidak ada lagi gol yang tercipta sampai wasit Nusur Fadillah meniup peluit panjang. PSIS Semarang mengemas tiga poin dengan kemenangan 3-2 ini.

Menariknya, Aji Santoso memutuskan mencadangkan striker Jose Wilkson dan memasang Samsul Arif sejak menit pertama. Baru pada awal babak kedua Wilkson menggantikan Samsul. Mengapa Aji melakukan itu?

“Saya berbicara dengan Wilkson dan dia dalam kondisi yang tidak bugar. Makanya, saya memberikan dia kesempatan 45 menit (babak kedua) dengan harapan bisa lebih maksimal,” ujar pelatih berlisensi AFC Pro itu.

Kurang Berani pada Awal Laga

Pemain Persebaya Surabaya, Samsul Arif (kiri) merayakan gol bunuh diri pemain PSIS Semarang, Wallace Costa dalam laga pekan ke-6 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (03/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain Persebaya Surabaya, Samsul Arif (kiri) merayakan gol bunuh diri pemain PSIS Semarang, Wallace Costa dalam laga pekan ke-6 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (03/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Sementara itu, Samsul yang merupakan striker gaek Persebaya Surabaya memandang gol-gol cepat PSIS sebagai penyebab timnya kesulitan berbalik unggul. Ada satu hal yang perlu mendapat perbaikan setelah timnya kembali gagal menang ini.

“Kami kurang berani pada awal pertandingan. Pada awal babak pertama, lahir gol yang memengaruhi mentalitas kami. Saya pikir, kami harus banyak belajar memperbaiki mental itu,” ucap pemain berusia 36 tahun itu.

Hasil ini membuat Persebaya masih tertahan di peringkat ke-12 klasemen sementara dengan raihan enam poin dari enam pertandingan. Mereka mengakhiri seri pertama dengan dua kemenangan dan empat kekalahan.

Posisi Persebaya Saat Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel