BRI Liga 1: Persebaya Dibungkam PSIS, Aji Santoso Rasakan Dampak Pahit Absennya 7 Pemain

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Bekasi - Persebaya Surabaya gagal meneruskan tren kemenangan di BRI Liga 1 2021/2022. Mereka takluk dengan skor 2-3 dari PSIS Semarang pada pekan keenam di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Minggu (3/10/2021).

Tiga gol PSIS dicetak oleh Fandi Eko Utomo (14’), Bruno Silva (17’), dan Jonathan Cantillana (52’). Sedangkan Persebaya sempat membalasnya berkat gol bunuh diri Wallace Costa (25’) dan sundulan Johan Yoga Utama (85’).

Persebaya Surabaya sebenarnya mampu menguasai permainan sejak menit pertama. Namun, rapatnya pertahanan PSIS membuat mereka kesulitan. Apalagi, tim lawan mampu unggul lewat dua gol cepat dengan serangan balik.

Pelatih Persebaya, Aji Santoso, merasakan dampak absennya empat pemain yang ke Timnas Indonesia. Mereka adalah Ernando Ari Sutaryadi, Rizky Ridho, Rachmat Irianto, dan Ricky Kambuaya.

Belum lagi, ada dua pemain yang juga tidak bisa bertanding akibat cedera, yakni kiper Satria Tama, stoper Alie Sesay, dan bek kanan Koko Ari Araya. Lini pertahanan Persebaya terlihat sangat keropos tanpa kekuatan penuh.

“Pertandingan ini sebenarnya berjalan cukup seru dan berimbang. Sampai babak kedua, kami tampil menekan. Tapi, gol ketiga sempat membuat mental kami jatuh,” ungkap Aji dalam jumpa pers setelah pertandingan.

“Saya menyoroti gol-gol yang tercipta bukan kombinasi dari lawan, tapi kesalahan pemain kami sendiri. Penjagaan terhadap pemain lawan kurang disiplin. Absennya pemain kami juga terasa dalam pertandingan ini,” imbuh pelatih Persebaya Surabaya tersebut.

Alasan Cadangkan Jose Wilkson

Pemain Persebaya Surabaya, Jose Wilkson (kiri) berduel udara dengan pemain PSIS Semarang dalam laga pekan ke-6 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (03/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain Persebaya Surabaya, Jose Wilkson (kiri) berduel udara dengan pemain PSIS Semarang dalam laga pekan ke-6 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (03/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Dalam situasi tertinggal, Persebaya tetap mencoba menambah gol balasan dengan tetap bermain agresif. Tapi, PSIS memilih bermain bertahan dan mengamankan keunggulan dengan semua pemain sering kali berada di area sendiri.

Segala cara dilakukan oleh Persebaya untuk mampu mencetak gol balasan tambahan. Namun, tidak ada lagi gol yang tercipta sampai wasit Nusur Fadillah meniup peluit panjang.

PSIS Semarang mengemas tiga poin dengan kemenangan 3-2 ini.

Menariknya, Aji Santoso memutuskan mencadangkan striker Jose Wilkson dan memasang Samsul Arif sejak menit pertama. Baru pada awal babak kedua Wilkson menggantikan Samsul. Mengapa Aji melakukan itu?

“Saya berbicara dengan Wilkson dan dia dalam kondisi yang tidak bugar. Makanya, saya memberikan dia kesempatan di 45 menit (babak kedua) dengan harapan bisa lebih maksimal,” ujar pelatih berlisensi AFC Pro itu.

Persebaya Kurang Berani

Pemain PSIS Semarang, Bruno Silva (depan) berusaha menghalau bola saat melawan Persebaya Surabaya dalam laga pekan ke-6 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (03/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain PSIS Semarang, Bruno Silva (depan) berusaha menghalau bola saat melawan Persebaya Surabaya dalam laga pekan ke-6 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (03/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Di sisi lain, Samsul - yang merupakan striker gaek Persebaya - memandang gol-gol cepat PSIS sebagai penyebab timnya kesulitan berbalik unggul. Ada satu hal yang perlu mendapat perbaikan setelah timnya kembali gagal menang ini.

“Kami kurang berani di awal pertandingan. Di awal babak pertama, lahir gol yang memengaruhi mentalitas kami. Saya pikir, kami harus banyak belajar memperbaiki mental itu,” ucap pemain berusia 36 tahun itu.

Hasil ini membuat Persebaya masih tertahan di peringkat ke-12 klasemen sementara dengan raihan enam poin dari enam pertandingan. Mereka mengakhiri seri pertama dengan dua kemenangan dan empat kekalahan.

Yuk Tengok Posisi Persebaya dan PSIS

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel