BRI Liga 1: Persebaya Membuka Peluang Kontrak Jangka Panjang Pemain Muda, tapi Ada Syaratnya

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Persebaya Surabaya membuat kebijakan baru demi mengamankan pemain potensialnya. Manajemen Bajul Ijo bakal memberikan kontrak jangka panjang, terutama untuk para pemain muda.

“Pemain-pemain muda kami, rencananya semua kami akan coba untuk kontrak jangka panjang. Ada beberapa yang setahun, itu pun ada opsi perpanjang di tengah musim. Jadi Persebaya Surabaya nanti akan lakukan perpanjang di tengah musim,” kata Yahya Alkatiri.

Keputusan ini tidak lepas dari gelomban kepergian sejumlah pemain bintang yang sempat menjadi perbincangan pecinta sepak bola nasional. Bagaimana tidak, 16 pemain sudah resmi pergi tak sampai sepekan BRI Liga 1 2021/2022 berakhir.

Di antaranya adalah Taisei Marukawa, Bruno Moreira, Arsenio Valpoort, Alie Sesay, Johan Yoga Utama, David Ariyanto, Ricky Kambuaya, hingga kapten musim lalu Rachmat Irianto

Lalu, masih ada sembilan nama lain yang juga meninggalkan Persebaya Surabaya. Mereka adalah Reva Adi Utama, Ady Setiawan, Samsul Arif, Hambali Tolib, Franc Sokoy, Mokhamad Syaifuddin, Rendi Irwan, Oktafianus Fernando, dan Arif Satria.

Cuci Gudang

<p>Tidak ada lagi gol yang tercipta sampai pertandingan berakhir. Persebaya berhak mengemas tiga poin dari kemenangan 3-1 ini. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)</p>

Tidak ada lagi gol yang tercipta sampai pertandingan berakhir. Persebaya berhak mengemas tiga poin dari kemenangan 3-1 ini. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Istilah “cuci gudang” juga muncul. Hal ini mengacu pada gelombang eksodus juga. Sebab, mayoritas dari 17 belas pemain itu merupakan penghuni skuat inti Persebaya Surabaya musim lalu.

Kejadian ini sebenarnya tidak lepas kontrak jangka pendek yang mengikat para pemain tersebut. Mereka hanya dikontrak sampai akhir musim dan kini bebas menentukan pilihan untuk mendapat tawaran klub lain.

Apalagi, tawaran nilai kontrak dari klub lain itu melonjak naik berkali-kali lipat. Itu juga tidak terlepas dari performa para pemain tersebut dengan membawa Persebaya menembus lima besar klasemena akhir BRI Liga 1.

Akan tetapi, manajemen Persebaya tidak akan sembarangan memberi kontrak jangka panjang untuk para pemainnya.

“Yang jelas yang dinilai Coach Aji (pelatih Persebaya) potensial. Tinggal sekarang anaknya mau berapa tahun. Jadi ini tujuannya adalah supaya tim ini lama,” imbuh Yahya Alkatiri.

Regenerasi

<p>Kiper Persebaya, Ernando Ari Sutaryadi menendang bola saat melawan Borneo FC dalam laga pekan pertama BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (04/09/2021). Persebaya kalah 1-3. (Foto: Bola.com/Bagaskara Lazuardi)</p>

Kiper Persebaya, Ernando Ari Sutaryadi menendang bola saat melawan Borneo FC dalam laga pekan pertama BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (04/09/2021). Persebaya kalah 1-3. (Foto: Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Persebaya sendiri membuat kebijakan melakukan regenerasi dengan mempromosikan sejumlah pemain tim junior ke tim senior Persebaya.

Kini, Persebaya total sudah memiliki 17 pemain pula yang telah diikat kontrak musim lalu. Delapan di antaranya adalah anggota skuat musim lalu, yakni Ernando Ari Sutaryadi, Andhika Ramadhani, Satria Tama, I Gede Dida, Rizky Ridho, Koko Ari Araya, Alwi Slamat, dan Muhammad Hidayat.

Lalu, terdapat empat pemain yang dipromosikan dari tim Elite Pro Academy (EPA), yaitu Deni Agus, Arief Catur, Risky Dwiyan, dan M. Widi Syarief. Terakhir, lima pemain direkrut dari tim lain, yakni Andre Oktaviansyah, Mochamad Zaenuri, Leo Lelis, Januar Eka, dan Salman Alfarid.

Dari situ saja sudah terlihat bahwa mayoritas pemainnya masih berusia muda. Empat eks EPA tentu belum berpengalaman. Lalu, tiga pemain rekrutan baru, yakni Andre, Januar, dan Salman, juga terhitung belia.

Posisi Persebaya Musim Lalu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel