BRI Liga 1: Persebaya Patahkan Kutukan, Terbukti Bisa Menang dengan Jersey Putih

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Persebaya Surabaya sempat dalam kondisi kurang apik di BRI Liga 1 2021/2022. Dalam empat pertandingan pertama, mereka meraih tiga kekalahan dan hanya memetik satu kemenangan.

Dari tiga kekalahan Persebaya Surabaya itu, dua di antaranya terjadi saat mereka mengenakan jersey alias kostum tim berwarna putih. Hal ini sempat melahirkan satu fakta unik dengan status mereka sebagai tim tamu saat mengenakan warna jersey tersebut.

Masing-masing terjadi saat mereka kalah dengan skor identik 1-3 dari Borneo FC (4/9/2021) dan PSM Makassar (18/9/2021). Satu anomali lahir saat mereka bertanding dengan kostum hijau dan tetap kalah 0-1 dari Bhayangkara di pekan keempat (24/9/2021).

Banyak suporter Persebaya, Bonek, di media sosial yang menghubungkan warna kostum ini dengan kekalahan Persebaya. Artinya, tim kebanggaan mereka tidak berjodoh dengan jersey kedua tersebut.

Apalagi, warna putih selama ini diidentikkan dengan kode menyerah dalam sebuah pertempuran. Persebaya Surabaya juga masyhur dengan warna jersey hijau sejak bertahun-tahun dan menjadi warna kebanggaan Bonek.

Hasil yang Berbeda

Pemain Persebaya Surabaya, Taisei Marukawa (kiri) merayakan gol yang dicetaknya ke gawang PSS Sleman dalam laga pekan ke-5 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Rabu (29/09/2021). Persebaya menang 3-1. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain Persebaya Surabaya, Taisei Marukawa (kiri) merayakan gol yang dicetaknya ke gawang PSS Sleman dalam laga pekan ke-5 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Rabu (29/09/2021). Persebaya menang 3-1. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Fakta ini membuat banyak Bonek menyangsikan keberhasilan Persebaya Surabaya bangkit pada pekan kelima BRI Liga 1 2021/2022 melawan PSS Sleman, Rabu (29/9/2021). Tekanan dari suporter begitu besar kepada seluruh pihak di klub berjulukan Bajul Ijo itu.

Ditambah, PSS merupakan tim yang juga menggunakan warna hijau dengan pilihan pertama saat bertanding. Hal itu membuat Persebaya terpaksa mengenakan jersey putih karena berstatus tim tamu di duel tersebut.

Hasilnya ternyata berbeda. Meski mengenakan kostum putih, Persebaya tetap mampu memetik kemenangan dengan skor 3-1 atas PSS. Raihan itu sama dengan kemenangan 3-1 atas Persikabo 1973 yang terjadi di pekan kedua dengan kostum hijau (11/9/2021).

Tiga gol tim asal Kota Pahlawan itu disumbang oleh dan Ricky Kambuaya (15’) dan dua lainnya diborong Taisei Marukawa (7’ dan 90’). Sedangkan satu gol balasan PSS dicetak oleh Irfan Jaya pada menit ke-87 lewat sundulan.

Tampil Lebih Baik

Sejumlah pemain Persebaya Surabaya berusaha menghentikan bola tendangan bebas pemain PSS Sleman dalam laga pekan ke-5 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Rabu (29/09/2021). Persebaya menang 3-1. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Sejumlah pemain Persebaya Surabaya berusaha menghentikan bola tendangan bebas pemain PSS Sleman dalam laga pekan ke-5 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Rabu (29/09/2021). Persebaya menang 3-1. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Permainan Persebaya Surabaya kali ini sudah jauh lebih baik daripada dua pertandingan sebelumnya. Bahkan, ini menjadi kali pertama buat Rachmat Irianto dkk. bisa menang atas PSS Sleman sejak berjumpa pada 2019.

Pertandingan ini benar-benar menunjukkan performa Persebaya yang berbeda dibanding dua laga sebelumnya. Tim asal Kota Pahlawan itu mampu bermain efektif dan langsung unggul pada menit-menit awal pertandingan.

Lini pertahanan juga kian solid menghalau segala upaya serangan yang dilakukan oleh PSS Sleman. Gol Marukawa yang lahir pada menit ke-90 menjadi bukti bahwa Persebaya tetap melakukan serangan meski sudah unggul.

Kemenangan ini sudah pasti mematahkan “kutukan” yang menyebut bahwa tim arahan Aji Santoso itu tak akan mampu menang saat bertanding dengan kostum putih.

Posisi Persebaya Saat Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel