BRI Liga 1: Persela Berhasil Mengatasi Tekanan Psikologis dari Persik

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Magelang - Pelatih Persela Lamongan, Iwan Setiawan, semringah dengan kemenangan 1-0 yang didapatkan dari Persik Kediri di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Senin (25/10/2021). Menurutnya, kemenangan ini bukan hal yang mudah bagi mayoritas anak asuhnya.

Klub berjulukan Laskar Joko Tingkir ini merupakan tim yang mengandalkan banyak pemain muda dalam skuadnya. Meskipun tidak semua masuk dalam starter, mereka acapkali mendapatkan menit bermain sebagai pemain pengganti.

Saat memasuki babak kedua, pelatih asal Medan itu mengakui tekanan psikologis yang diberikan Persik Kediri makin terasa. Dalam posisi tertinggal, lawan tentu akan mengerahkan segala cara mendapatkan gol penyeimbang kedudukan.

Hal inilah yang membuat Persela Lamongan bermain gelisah dalam mengatasi tekanan bertubi-tubi yang datang dari skuad Persik. Alih-alih melakukan serangan balik yang tepat, mereka lebih memilih menjauhkan bola dari area pertahanan mereka.

"Saya sempat berbicara dengan pemain senior. Kondisi pertandingan kemarin dengan banyak pemain muda tentu ada tekanan psikologis kepada mereka. Para pemain ini jadi tidak punya kepercayaan diri saat menguasai bola," ujar Iwan.

"Mereka sudah lebih dulu berpikir akan diserang lagi. Kami harus memperbaiki masalah kepercayaan diri ini. Kami akan mencoba untuk menanamkan lagi kepada mereka sehingga pertandingan bisa berjalan dengan normal," imbuh pelatih Persela Lamongan itu.

Disiplin Jadi Kunci Kemenangan

Persela Lamongan berhasil menang 1-0 dalam laga pekan kesembilan BRI Liga 1 2021/2022 melawan Persik Kediri melalui gol tunggal Malik Risaldi yang berlangsung di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Senin (25/10/2021) malam. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Persela Lamongan berhasil menang 1-0 dalam laga pekan kesembilan BRI Liga 1 2021/2022 melawan Persik Kediri melalui gol tunggal Malik Risaldi yang berlangsung di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Senin (25/10/2021) malam. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Kendati kedodoran pada babak kedua, pelatih asal Medan ini mengakui bila Persela Lamongan bermain sangat disiplin. Hal inilah yang disebut sebagai kunci permainan Persela.

"Kunci kemenangan? Hanya satu kata, disiplin. Itu memang yang saya sampaikan dalam briefing kami. Buat saya penting menanamkan yang namanya mindset," ujar Iwan Setiawan.

"Saya sengaja menanamkan mindset dalam pertandingan kemarin. Ini tidak mudah bagi kami. Jadi artinya yang kami minta, mereka bisa merealisasikan dengan kerja keras, disiplin, dan pantang menyerah," lanjut mantan pelatih Persija Jakarta itu.

Modal untuk Meraih Kemenangan Berikutnya

Persik tak tinggal diam dan berusaha membongkar pertahanan Persela. Striker Youssef Ezzejjari hampir mencetak gol balasan, namun masih mampu ditangkap kiper Dwi Kuswanto. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Persik tak tinggal diam dan berusaha membongkar pertahanan Persela. Striker Youssef Ezzejjari hampir mencetak gol balasan, namun masih mampu ditangkap kiper Dwi Kuswanto. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Mantan pelatih Persebaya Surabaya ini berharap kemenangan ketiga yang mereka dapatkan ini makin memacu motivasi anak asuhnya. Dia pun berharap pertandingan selanjutnya kontra Barito Putera juga akan memihak mereka.

"Bersyukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT atas hasil ini. Saya kira ini akan jadi modal buat tim Persela untuk meraih poin-poin maksimal di laga selanjutnya," harapnya.

Tiga angka sempurna yang mereka dapatkan ini, berhasil mengerek posisi Persela Lamongan di papan klasemen. Kini Birrul Walidain dkk. berada di peringkat sembilan dengan raihan 11 poin.

Posisi Persela di BRI Liga 1 2021/2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel