BRI Liga 1: Persik Bakal Berdayakan Pelamar Muda untuk Tim Elite Pro Academy

Bola.com, Kediri - Persik Kediri kedatangan tiga pemain muda. Namun para pelamar itu kemungkinan besar akan dimanfaatkan untuk membela Persik di pentas Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 mendatang.

Mereka adalah kiper Djiwa Herlando Poetra, Rendi Juliansyah, dan Muhamad Ghifari. Selama tiga hari terakhir, trio belia ini telah berlatih bersama tim senior.

"Tim EPA masih proses pembentukan. Kendati begitu, kami akan bawa mereka melakukan TC di Jakarta agar fisiknya tertempa," kata Javier Roca, pelatih Persik Kediri.

Arsitek asal Cile ini punya beberapa opsi terhadap ketiganya. Ini tergantung perkembangan mereka saat pemusatan latihan nanti.

"Untuk sementara, kami berencana dioptimalkan di EPA. Tapi tak menutup kemungkinan salah satu dari mereka masuk tim senior. Nanti tergantung progres dan kebutuhan tim," ujarnya.

Bisa ke Tim Senior

Arthur Irawan (kiri) saat latihan bersama tim Persik Kediri untuk persiapan Liga 1 2022/2023. (Bola.com/Gatot Susetyo)
Arthur Irawan (kiri) saat latihan bersama tim Persik Kediri untuk persiapan Liga 1 2022/2023. (Bola.com/Gatot Susetyo)

Khusus Rendi Juliansyah, lanjut Roca, bisa masuk tim EPA U20 atau senior.

"Usia Rendi masuk sembilan belas tahun. Jika kompetisi EPA U20 digelar, dia bisa main di situ. Karena EPA sebagai supporting team, dia bisa ke senior bila tim membutuhkan dia," tuturnya.

Seleksi Pelatih dan Pemain

Direktur Teknik Danilo Fernando menyebut dalam waktu dekat Akademi Persik akan melakukan rekrutmen tim pelatih dan pemain.

"Seleksi nanti bisa dilakukan terbuka atau bersifat undangan. Kami berharap banyak pemain muda direkrut dari wilayah Kediri dan sekitarnya. Sehingga nilai primodial dan emosional tim akan makin kuat," ujar Danilo.

Persiapan Persik

Javier Roca saat memimpin latihan Persik Kediri. (Bola.com/Gatot Susetyo)
Javier Roca saat memimpin latihan Persik Kediri. (Bola.com/Gatot Susetyo)

Sementara persiapan Persik menyambut BRI Liga 1 2022/2023, dimulai dengan menghelat pemusatan latihan di Jakarta. Hal ini bukannya tanpa alasan.

"Kami minta maaf kepada semua pihak, terutama Persikmania. Untuk sementara, kita berpisah. Karena kami akan melakukan TC di Jakarta untuk persiapan Liga 1 nanti. Tapi kami tetap mohon doa dan dukungan semoga program ini berjalan lancar," beber Javier Roca.

Kebijakan ini harus dilakukan, karena Faris Aditama dkk. tak bisa menggelar persiapan di Kediri. Alasannya, rumput Stadion Brawijaya Kota Kediri akan diperbaiki.

"Karena rumput Brawijaya diperbaiki, kami memilih TC di Jakarta. Renovasi ini juga agar Stadion Brawijaya bisa dipakai untuk laga kandang di BRI Liga 1 depan," ujarnya.

Intip Jejak Persik di Musim Lalu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel