BRI Liga 1: Rahasia Bali United Putus Kutukan Juara Bertahan, Main Lebih Agresif ketimbang Persik

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Bali United berhasil memutus kutukan juara bertahan Liga 1 yang selalu gagal dalam tiga musim terakhir. Bali United menyudahinya dengan melibas Persik Kediri 1-0 pada laga pembuka BRI Liga 1 2021/2022 di SUGBK, Jakarta, Jumat (27/8/2021).

Dalam tiga edisi terakhir Liga 1, tim yang menjadi juara bertahan selalu gagal meraih kemenangan di laga perdana. Juara bertahan seperti Bhayangkara FC, Persija Jakarta, dan Bali United, selalu mengakhiri pertandingan di laga perdana dengan hasil imbang.

Tapi Bali United tak mengulangi kegagalan sepertii pada Liga 1 2020. Mereka berhasil memutus kutukan tersebut.

Gol semata wayang Serdadu Tridatu diciptakan M. Rahmat pada menit ke-83 setelah menerima umpan dari Melvin Platje. Sebenarnya Persik punya peluang membuka gol lebih dulu di babak pertama. Namun sepakan penalti Youssef Ezzejjari Lhasnoui pada menit ke-13, berhasil dimentahkan Wawan Hendrawan.

Dalam susunan pemain Bali United, tidak ada sosok Stefano Lilipaly atau Rizky Fajrin yang selalu tampil reguler. Di lini tengah, Teco memilih memainkan Fadil Sausu, Rizky Pellu, dan Brwa Nouri. Itu sebabnya Bali United cukup kewalahan di babak pertama.

Ketiga pemain tersebut sama-sama bertipe deep-lying playmaker. Baru setelah Fadil Sausu ditarik keluar pada menit ke-69, permainan Serdadu Tridatu lebih baik. Lihat saja Ilija Spasojevic sampai harus turun di bawah garis tengah lapangan untuk menjemput bola.

Selain itu Pelatih Persik Kediri Joko “Gethuk” Susilo bermain lebih bertahan dan mengandalkan serangan balik dengan formasi 3-4-3.

“Saya pikir, kemenangan ini adalah kerja keras dari seluruh komponen dalam tim. Kami sudah menyerang di babak pertama dan di babak kedua, ada sedikit koreksi dan kami bermain lebih bagus sehingga dominan penguasaan bola dan bisa mencetak gol,” ujar pelatih Bali United, Stefano Cugurra alias Teco saat konferensi pers daring selepas pertandingan.

Lakukan Kontra Strategi

Pertandingan Bali United melawan Persik Kediri pada laga pembuka BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/8/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pertandingan Bali United melawan Persik Kediri pada laga pembuka BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/8/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Dia juga sadar Persik bermain lebih bertahan dibanding Serdadu Tridatu. Itu sebabnya mereka melakukan kontra strategi dengan bermain lebih menyerang meskipun hanya menciptakan satu gol.

“Kami tahu lawan (Persik Kediri) bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik. Tapi kami juga bermain lebih menyerang,” jelas pelatih berusia 47 tahun tersebut.

Lalu terkait absennya Ricky Fajrin dan Stefano Lilipaly, Teco tidak bisa menjelaskannya secara spesifik. Dia hanya mengatakan kedua pemain memiliki urusan pribadi yang harus diselesaikan.

‘Seperti yang saya bilang, ada beberapa pemain termasuk Lilipaly yang tidak bisa bantu tim hari ini. Dia punya masalah pribadi dan dia harus menyelesaikannya. Tapi yang terpenting, kami punya pemain lain yang lebih bagus dan punya pemain yang (punya karakteristik) sama dengan Lilipaly,” tutupnya.

Pembukaan yang Sederhana

Pemain Persik Youssef Ezzejjari melakukan eksekusi penalti dalam laga pembukaan BRI Liga 1 2021/2022 antara Bali United melawan Persik Kediri di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/8/2021). (Foto: Bola.com/Ikhwan Yanuar)
Pemain Persik Youssef Ezzejjari melakukan eksekusi penalti dalam laga pembukaan BRI Liga 1 2021/2022 antara Bali United melawan Persik Kediri di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/8/2021). (Foto: Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Sementara itu, BRI Liga 1 2021/2022 resmi bergulir pada Jumat (27/8/2021) malam WIB. Kompetisi musim ini dibuka secara simbolik oleh Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir.

Pembukaan BRI Liga 1 2021/2022 digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) secara sederhana. Terdapat aksi mengesankan berupa terjun dari atap stadion dengan membawa bola resmi BRI Liga 1.

Bola kemudian dibawa ke tempat khusus di sisi lapangan. Bola kemudian diambil oleh Brand Ambassador PSSI dan Liga 1, Widya Rahayu Arini Putri, dan diserahkan kepada Erick Thohir.

Kemudian Erick Thohir menyerahkan bola ke Mochamad Iriawan yang langsung meneruskannya ke wasit Yudi Nurcahya. Pertandingan pembuka musim ini adalah Bali United melawan Persik Kediri.

"Hari ini kita akan menyaksikan kick-off BRI Liga 1 di mana sudah hampir 523 hari kita tidak mengadakan kompetisi yang seharusnya digulirkan di Tanah Air seperti biasa. Kita tahu COVID-19 yang extra ordinary mengharuskan untuk menyesuaikan dengan situasi yang ada," kata Mochamad Iriawan.

"Hari ini sejarah mencatat Indonesia bisa melaksanakan kembali kompetisi Liga 1. Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim kompetisi BRI Liga 1 dengan ini saya buka," tegas Iriawan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel