BRI Liga 1: Rahmad Darmawan Ungkap 2 Hal di Luar Skenario Madura United Usai Takluk dari Arema

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Bantul - Madura United menelan kekalahan 1-2 dari Arema FC dalam lanjutan BRI Liga 1 2021 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (1/11/2021).

Padahal Laskar Sape Kerap itu sudah tampil lumayan bagus dalam laga ini. Hal tersebut diakui sang pelatih, Rahmad Darmawan. Dia menyayangkan kekalahan yang didapat dari Arema.

“Saya mengapresiasi perjuangan pemain dalam 90 menit. Ini salah satu performa yang bagus. Pemain memberikan perlawanan keras. Babak pertama, banyak peluang yang diciptakan. Babak kedua lebih berimbang,” kata pelatih yang akrab disapa RD ini.

Menurutnya, kekalahan ini karena ada dua hal di luar skenario. Pertama, dua pemain andalannya harus diganti karena cedera, yakni David Laly dan Rafael Silva.

Dua pemain ini perannya sangat penting bagi Madura United. Kolaborasi keduanya membuahkan gol pada menit 50. Tapi beberapa menit berselang, David mengalami cedera. Begitu juga dengan Rafael yang memberikan isyarat cedera dan meminta untuk diganti.

“Kami dipaksa harus mengganti pemain karena cedera. Sebetulnya kami belum ingin ganti mereka (David dan Rafael),” lanjutnya.

Peran Krusial

Madura United memberikan respons cepat. Satu menit beselang, Rafael Silva menyamakan kedudukan. Striker asal Brasil ini mendapatkan crossing yang memanjakan dari David Laly.(Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Madura United memberikan respons cepat. Satu menit beselang, Rafael Silva menyamakan kedudukan. Striker asal Brasil ini mendapatkan crossing yang memanjakan dari David Laly.(Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Sejak babak pertama, David punya peran sentral. Dia jadi motor serangan dan rajin melakukan akselerasi untuk memecah konsentrasi bek Arema.

Gol Rafael juga bermula dari umpannya. Sementara Rafael mulai menemukan ketajaman. Striker asal Brasil itu juga jadi ancaman gawang Arema. Setelah dua pemain itu keluar, serangan Madura United tak setajam babak pertama.

Jika dua pemain tersebu tidak cedera, RD yakin hasil pertandingan akan berbeda. Sang pelatih pun berharap kondisi dua pemain tersebut tidak cedera parah. Namun dia harus menunggu hasil observasi yang akan dilakukan tim medis untuk cedera keduanya.

“Mereka masih butuh obersevasi untuk menentukan grade berapa cederanya. Saya harap tidak terlalu parah. Kita lihat tim medis nanti yang akan melaksanakan tugasnya,” kata mantan pelatih Persija Jakarta ini.

Tendangan Bebas

Pemain Madura United, David Laly menggiring bola saat laga pekan kesepuluh BRI Liga 1 2021/2022 antara Madura United melawan Arema FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (01/11/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain Madura United, David Laly menggiring bola saat laga pekan kesepuluh BRI Liga 1 2021/2022 antara Madura United melawan Arema FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (01/11/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Selain dua pemain kunci cedera, ada hal lain di luar skenario yang terjadi, yakni proses tendangan bebas yang didapatkan Arema di pengujung laga. Tendangan bebas yang dieksekusi Rizky Dwi berbuah gol.

“Sayangnya, kami kecolongan di menit akhir. Saya sendiri mempertanyakan pelanggarannya dimana. Kami akan lihat rekaman nanti sepreti apa,” lanjutnya.

RD sudah menginstruksikan pemainnya tidak melakukan pelanggaran di sepertiga area pertahanan timnya. Dia mengetahui Singo Edan punya eksekutor bola mati yang bagus.

“Di ruang ganti saya sudah sampaikan kepada pemain tetap bermain dengan tempo, ritme dan pola yang sama seperti babak pertama. Dan hati-hati, tidak melakukan pelanggaran di sepertiga lapangan,” sambungnya.

Intip Posisi Tim Favoritmu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel