BRI Liga 1: Sejumlah Klub Ajukan Tawaran, Irsyad Maulana Pilih Arema FC karena Panggilan Hati

Bola.com, Malang - Winger anyar Arema FC, Irsyad Maulana, memutuskan kembali membela Singo Edan pada Liga 1 2022/2023. Pemain berusia 28 tahun itu sudah diperkenalkan oleh manajemen Arema FC pada Rabu (27/4/2022). Irsyad mengaku hatinya telah memilih kembali Arema FC untuk musim mendatang.

Irsyad Maulana diperkenalkan sebagai pemain baru Arema FC bersama Syaeful Anwar yang juga merupakan rekan setimnya di Persita Tangerang. Bagi Irsyad, Arema FC merupakan tim spesial, karena dia mengawali karier profesionalnya di Arema pada 2013.

Sebelum memutuskan kembali ke Arema, Irsyad mengaku mendapatkan tawaran dari sejumlah klub. Bahkan ada yang memberikan iming-iming kontrak lebih tinggi.

"Ada beberapa klub yang sempat memberikan penawaran. Tapi, kembali ke Arema FC itu seperti panggilan hati," ujar pemain yang karib dengan nomor punggung 88 itu.

Irsyad mengaku masih memiliki utang dengan tim berjulukan Singo Edan. Meski berasal dari Sumatra Barat dan bermain di Pelita Jaya U-21, tapi Arema FC merupakan klub yang mengorbitkan namanya di level profesional.

"Saya masih punya utang dengan tim ini," tegas Irsyad yang ingin membayarnya dengan memberikan gelar juara untuk Arema FC.

Banyak Kenangan di Malang

<p>Irsyad Maulana dan Syaeful Anwar didampingi Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana dalam sesi perkenalan di kantor manajemen Arema FC, Rabu (27/4/2022) sore WIB. (Bola.com/Iwan Setiawan)</p>

Irsyad Maulana dan Syaeful Anwar didampingi Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana dalam sesi perkenalan di kantor manajemen Arema FC, Rabu (27/4/2022) sore WIB. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Rasa rindu juga ada di dalam benak Irsyad Maulana. Sudah delapan tahun ia meninggalkan Malang. Ketika itu, Irsyad memilih pindah ke tim asal kampung halamannya, Semen Padang. Kemudian ia merantau ke Persija Jakarta, PSM Makassar, dan Persita Tangerang.

"Banyak kenangan di Malang. Sekarang saya kembali lagi ke sini. Rindu dengan kota, suasana, dan makanannya," ujar Irsyad.

Namun, kondisi Arema FC saat ini sudah jauh berbeda dengan era 2013, terutama dari materi tim. Saat ini, di tim kepelatihan hanya asisten pelatih Kuncoro yang bertahan, sementara untuk pemain hanya Dendi Santoso dan Ahmad Alfarizi.

"Sudah banyak yang keluar. Tapi, alhamdulillah ketika saya di Arema, materi pemainnya selalu bagus," ujarnya.

Perbedaan Arema 2013 dan Saat Ini

<p>Manajer Arema FC, Ali Rifki, mendampingi Irsyad Maulana dan Syaeful Anwar, bersama Presiden Arema, Gilang Widya Pramana, dalam sesi perkenalan pemain kloter ketiga, Rabu (27/4/2022). (Bola.com/Iwan Setiawan)</p>

Manajer Arema FC, Ali Rifki, mendampingi Irsyad Maulana dan Syaeful Anwar, bersama Presiden Arema, Gilang Widya Pramana, dalam sesi perkenalan pemain kloter ketiga, Rabu (27/4/2022). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Ketika bergabung bersama Arema pada 2013, Irsyad bermain dengan banyak pemain bintang, seperti Cristian Gonzales, Greg Nwokolo, Kayamba Gumbs, dan lainnya. Ketika itu Arema membentuk tim bertabur bintang setelah mendapatkan sokongan dana dari Bakrie Group.

Sementara musim ini, Arema FC juga membentuk tim yang tangguh. Pemain seperti Evan Dimas, Adam Alis, Ilham Udin Armaiyn, dan beberapa lainnya baru didatangkan. Manajemen mematok target juara pada musim ini.

"Kalau target, saya sebagai pemain mengikuti apa yang ditetapkan oleh manajemen," pungkasnya.

Posisi Terakhir Arema FC di BRI Liga 1 2021/2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel