BRI Liga 1: Stamina Kendur, Biang Kerok Kekalahan Pahit PSS dari Persiraja

Bola.com, Jakarta - PSS Sleman benar-benar seperti mendapat tamparan keras dari Persiraja Banda Aceh dalam lanjutan pekan kedua BRI Liga 1 2021/2022. PSS dipaksa menyerah secara dramatis dengan skor 2-3 atas Persiraja di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Sabtu (11/9/2021).

Pelatih PSS Sleman, Dejan Antonic, angkat bicara mengenai faktor apa yang membuat timnya kalah menyakitkan. Satu yang menjadi sorotannya adalah stamina para pemain.

PSS sebenarnya punya modal apik, yaitu menahan imbang Persija Jakarta di laga sebelumnya. Permainan ngotot dan agresif yang ditunjukkan sebelumnya, seperti tidak tampak melawan Persiraja.

PSS sudah kehilangan konsentrasi di awal pertandingan, saat Persiraja mencuri gol cepat lewat bek Leonardo Lelis memanfaatkan skema sepak pojok. PSS baru merespons menit ke-33, lewat gol cantik Irfan Bachdim.

Satu menit setelah babak kedua berjalan, PSS Sleman mampu berbalik unggul 2-1 saat Irkham Zahrul Mila mencatatkan namanya di papan skor. Sayangnya Persiraja mampu membuat skor kembali sama lewat gol penalti Paulo Henrique di menit ke-68.

Striker asal Brasil tersebut bahkan menjadi pahlawan kemenangan Persiraja saat mencetak gol penentu lima menit menjelang waktu normal berakhir. Skor akhir 3-2 untuk Persiraja.

Tidak Banyak Berlari

Pemain PSS Sleman, Irfan jaya (kanan) berusaha melewati pemain Persiraja Banda Aceh dalam laga pekan kedua BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Madya, Jakarta, Sabtu (11/9/2021). PSS Sleman kalah 2-3.(Foto: Bola.Com/M. Iqbal Ichsan)
Pemain PSS Sleman, Irfan jaya (kanan) berusaha melewati pemain Persiraja Banda Aceh dalam laga pekan kedua BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Madya, Jakarta, Sabtu (11/9/2021). PSS Sleman kalah 2-3.(Foto: Bola.Com/M. Iqbal Ichsan)

Dejan Antonic mengatakan selain dua kali kesalahan elementer dari pemain, kondisi fisik yang menurun drastis di babak kedua jadi biang keoknya PSS.

Situasinya berbeda dibanding ketika melawan Persija. PSS justru mengurung pertahan lawan hingga menit akhir.

"Kita bisa lihat ada beberapa pemain yang tampil 60 atau 70 menit, lalu sudah tidak bisa banyak berlari. Dengan kondisi itu kami jadi kehilangan konsentrasi," ungkap Dejan Antonic dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Kekalahan dari Persiraja membuat PSS untuk sementara berada di peringkat ke-14 dengan nilai satu. Selanjutnya, Ega Rizky dan kawan-kawan dijadwalkan bertemu Arema FC pada (19/9/2021).

Wajib Bangkit

Pemain PSS Sleman, Irkham Mila (tengah) melakukan selebrasi bersama rekan setim usai mencetak gol ke gawang Persiraja Banda Aceh dalam laga pekan kedua BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Madya, Jakarta, Sabtu (11/9/2021). PSS Sleman kalah 2-3. (Foto: Bola.Co
Pemain PSS Sleman, Irkham Mila (tengah) melakukan selebrasi bersama rekan setim usai mencetak gol ke gawang Persiraja Banda Aceh dalam laga pekan kedua BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Madya, Jakarta, Sabtu (11/9/2021). PSS Sleman kalah 2-3. (Foto: Bola.Co

Tidak ada pilihan lain untuk segera dan wajib bangkit bagi PSS, agar tidak semakin terjerumus ke papan bawah. PSS akan memanfaatkan satu pekan ke depan untuk pembenahan.

"Tentu kami harus perbaiki ke depan. Melakukan evaluasi untuk persiapan melawan Arema," ujar Dejan Antonic.

Pernyataan senada juga disampaikan oleh pemain PSS, Dwi Rafi Angga. Ia dan rekan-rekannya segera melupakan hasil buruk kontra Persiraja untuk menatap pertemuan dengan Arema FC.

"Kami tetap harus bersyukur walau kalah, inilah sepak bola. Semua tentu kecewa dengan hasil ini, tapi kami akan memperbaiki dan bangkit untuk meraih tiga poin di laga berikutnya," tegas eks pemain PSIM Yogyakarta itu.

Yuk Tengok Posisi PSS

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel