BRI Liga 1: Stefano Teco Ungkap Pembeda Bali United yang Bikin Persita Bertekuk Lutut

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Bogor - Akhirnya Bali United berhasil menumbangkan Persita Tangerang untuk pertama kalinya setelah dalam dua pertemuan, kedua tim sama-sama bermain imbang.

Berlaga di Stadion Pakansari, Bogor dalam pekan keempat BRI Liga 1 2021/2022, Bali United menang tipis 1-2 berkat dua gol Ilija Spasojevic pada menit keempat dan 86.

Gol dari Persita dicetak oleh Edo Febriansyah pada menit ke-83. Kemenangan ini jelas membuat Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra senang. Apalagi Bali United untuk sementara kembali ke puncak klasemen dengan Raihan 10 poin.

Bali United menjadi salah satu tim yang belum pernah terkalahkan hingga pekan keempat.

“Di babak pertama, kami sudah unggul 1-0. Kami main bagus dan ada beberapa peluang untuk cetak gol. Tapi mereka (Persita) bermain lebih menyerang di babak kedua,” ucapnya usai dalam sesi konferensi pers daring usai pertandingan, Jumat (24/9/2021).

Teco menganggap yang menjadi perbedaan antara Bali United dan Persita adalah semangat bertanding yang dikeluarkan Rizky Pellu dkk. sehingga mampu mencetak gol kedua hanya tiga menit setelah Persita mencetak gol di menit ke-83.

“Fighting spirit Bali United luar biasa untuk cetak gol lagi. Sangat bagus untuk Bali United,” ucapnya.

Kubu Persita Kecewa

Bek Persita Tangerang, Moh. Edo Febriansyah (kanan kedua) merayakan gol penyeimbang 1-1 saat laga pekan keempat BRI Liga 1 2021/2022 antara Persita Tangerang melawan Bali United di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (24/09/2021) WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Bek Persita Tangerang, Moh. Edo Febriansyah (kanan kedua) merayakan gol penyeimbang 1-1 saat laga pekan keempat BRI Liga 1 2021/2022 antara Persita Tangerang melawan Bali United di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (24/09/2021) WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Sementara itu, pelatih Persita, Widodo Cahyono Putro kecewa dengan hasil akhir. Namun dia tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya.

Ada beberapa catatan yang dimiliki pelatih kelahiran Cilacap, Jawa Tengah tersebut setelah tumbang menghadapi mantan tim yang sempat diasuhnya tersebut.

Salah satunya adalah konsolidasi dalam tim.

“Apa yang menjadi kekurangan dalam kekalahan sore ini, tentu akan kami evaluasi. Konsolidasi tim penting. Siapa yang berhak menghentikan permainan adalah wasit. Itu akan jadi evaluasi kami,” ucapnya.

Namun WCP tidak menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Disamping itu dia sedikit berbicara mengenai kepemimpinan wasit. Dia menilai injury time tiga menit dirasa kurang karena wasit dianggap cukup banyak menghentikan pertandingan.

“Saya kira bisa lebih dari tiga menit. Semoga bisa lebih baik lagi kedepannya,” ucapnya.

Fokus Melawan Persija

Penyerang Persita Tangerang, Alex Goncalves berusaha mencetak gol saat melawan Bali United pada laga pekan keempat BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (24/09/2021). Bali United menang tipis atas Persita Tangerang 2-1.  (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Penyerang Persita Tangerang, Alex Goncalves berusaha mencetak gol saat melawan Bali United pada laga pekan keempat BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (24/09/2021). Bali United menang tipis atas Persita Tangerang 2-1. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Disamping itu, ada yang mengatakan jika ditariknya Adam Mitter karena cedera jadi salah satu alasan Pendekar Cisadane sedikit kelimpungan di lini belakang.

Tapi dia tidak sependapat. Justru Persita bermain lebih menyerang setelah tertinggal meskipun risikonya adalah pertahanan yang sedikit terbuka.

“Sederhana saja. Kalau tertinggal, apa yang harus dilakukan? Ya menyerang. Salah satu kunci di babak kedua kami harus tampil menyerang,” bebernya.

Untuk sekarang, dia akan fokus di laga selanjutnya menghadapi Persija Jakarta.

“Kebetulan hari ini Persija main. Jadi kami akan pelajari dan semoga bisa bermain bagus,” tutup WCP.

Intip Posisi Tim Favoritmu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel