BRI Liga 1: Susah Payah Taklukkan Persik, Eduardo Mengaku Permainan Arema FC Tak Sempurna

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Bantul - Arema FC melanjutkan tren positifnya di seri ketiga BRI Liga 1. Kali ini Persik Kediri yang ditaklukkan di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (19/11/2021) dengan skor 3-2. Namun kemenangan ini harus diraih dengan susah payah.

Keunggulan materi pemain dan posisi di klasemen seperti tidak berlaku di laga ini. Karena Persik Kediri sangat merepotkan dan cukup banyak memberi tekanan, terutama 10 menit jelang laga bubaran.

Arema FC tertinggal lebih dulu lewat lewat striker Persik, Youssef Ezzejjari pada menit 31'. Gol itu memantik reaksi pemain Arema untuk bangkit. Singo Edan membalasnya dengan tiga gol sebelum babak pertama berakhir melalui Carlos Fortes (penalti), Johan Ahmad Alfarizi dan Feby Eka Putra.

Tapi pada babak kedua, Persik lebih dominan. Mereka sempat memperpendek jarak lewat penalti Ezzejjari. Persik makin bernafsu menyamakan kedudukan. Beruntung Arema bisa mempertahankan selisih satu gol hingga laga usai.

Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida mengakui jika Persik memberikan perlawanan sengit. "Seperti saya sampaikan sebelumnya, ini laga sulit. Karena lawan punya motivasi tinggi untuk dapat poin untuk memperbaiki posisi di klasemen," jelas Almeida.

Sulit karena Hujan

Pemain Arema FC, Johan Farizy (tengah), berlari merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Persik Kediri dalam lanjutan BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (19/11/2021) malam WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain Arema FC, Johan Farizy (tengah), berlari merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Persik Kediri dalam lanjutan BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (19/11/2021) malam WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Pelatih asal Portugal ini mengaku timnya bermain sempurna di laga ini. Apalagi hujan deras di awal laga membuat skema yang disiapkan seakan tidak berjalan. "Kami tidak bermain sempurna. Tapi pemain sudah berjuang lebih keras di lapangan."

"Selamat untuk pemain, dan semua di tim yang sudah berjuang. Untuk lawan (Persik) juga selamat karena sudah menampilkan permainan yang bagus," sambung mantan pelatih Semen Padang ini.

Tidak sempurnanya permainan Arema karena Youssef Ezzejjari berhasil dua kali menjebol gawang Adilson Maringa. Padahal selama ini Arema dikenal punya sistem pertahanan yang bagus. Namun kali ini mereka dapat ujian yang lebih berat dari striker yang saat ini jadi top skorer Liga 1.

Selain itu, pemain Arema seperti kerepotan meladeni pemain Persik yang agresif. Sehingga banyak bola yang sering membahayakan gawang Arema. Evaluasi pastinya akan dilakukan. Karena Arema ingin mengembalikan pertahanan kokohnya di laga selanjutnya.

Posisi Arema di BRI Liga 1

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel