BRI Liga 1: Tampil Dominan, Persis Merasa Tak Layak Hanya Raih Satu Poin Kontra PSM

Bola.com, Solo - Persis Solo harus puas bermain imbang 1-1 saat menjamu PSM Makassar di pekan ke-11 BRI Liga 1 2022/2023. Laga itu digelar di Stadion Manahan, Solo pada Kamis (29/9/2022).

Persis Solo tampil lebih dominan dalam laga ini. Laskar Sambernyawa memiliki penguasaan bola mencapai 59 persen.

Meski secara penciptaan peluang PSM memiliki catatan jauh lebih banyak. Ada sembilan tembakan ke arah gawang yang dilepaskan pemain Juku Eja berbanding hanya tiga milik Persis.

Kendati demikian pelatih interim Persis Solo, Rasiman menyatakan tim asuhannya layak meraih kemenangan di laga ini. Rasiman pun merasa satu gol yang bersarang ke gawang Gianluca Pandeynuwu tak lebih dari satu kesalahan kecil saja.

"Tentunya bukan hasil yang menggembirakan, kami merasa bermain lebih baik terutama di babak pertama. Kami juga bisa mengendalikan mereka dengan baik terbukti kelebihan mereka tidak keluar sehingga kami bisa menciptakan peluang dan Jauhari bisa mencetak gol. Cuma sayang di akhir babak pertama kami kecolongan gol, memang dua pemain lawan tinggi sekali," ujarnya dalam sesi konferensi pers selepas laga.

Mencoba Beberapa Pergantian

Irfan Jauhari (tengah) merayakan gol yang disambut rekan-rekannya dalam laga kontra PSM Makassar di Stadion Manahan, Kamis (29/9/2022). (Dok. Persis Solo)
Irfan Jauhari (tengah) merayakan gol yang disambut rekan-rekannya dalam laga kontra PSM Makassar di Stadion Manahan, Kamis (29/9/2022). (Dok. Persis Solo)

Persis Solo mencoba melakukan beberapa pergantian pemain di babak kedua. Terutama menambah daya gedor di lini depan dengan masuknya Ferdinand Sinaga dan Irfan Bachdim.

Namun, lini depan Persis tetap tidak bisa menembus gawang PSM yang dijaga Reza Arya hingga pertandingan usai.

"Di babak kedua kami lebih dominan, kami coba melakukan pergantian tidak ada yang salah dengan itu tapi sayangnya kami tidak bisa memenangkan pertandingan," keluh Rasiman.

Kecewa

Aksi striker Persis Solo, Irfan Jauhari dalam laga melawan PSM Makassar di Stadion Manahan, Kamis (29/9/2022). (Dok. Persis Solo)
Aksi striker Persis Solo, Irfan Jauhari dalam laga melawan PSM Makassar di Stadion Manahan, Kamis (29/9/2022). (Dok. Persis Solo)

Keluhan serupa datang dari penyerang Persis Solo, Irfan Jauhari. Ia pun menyesalkan satu poin yang diraih Persis di Manahan.

"Kami sudah bermain lebih baik dari laga sebelumnya, kami sudah bekerja keras di laga tadi. Sayangnya kami hanya dapat hasil imbang," katanya.

Terancam Turun Peringkat

<p>Liga 1 - Logo Persis Solo Baru (Bola.com/Bayu Kurniawan Santoso)</p>

Liga 1 - Logo Persis Solo Baru (Bola.com/Bayu Kurniawan Santoso)

Hasil imbang ini membuat Persis Solo tertahan di posisi ke-13 klasemen sementara. Laskar Sambernyawa baru mengumpulkan 11 poin.

Namun, mereka sangat potensial tergeser ke bawah. Bahkan bisa sampai ke zona degradasi.

Sebab, jarak poin dengan tim-tim di bawah mereka hanya satu atau dua poin saja. RANS Nusantara FC yang ada di posisi ke-16 hanya berjarak dua poin dari Persis.

RANS baru akan bermain pada Sabtu (1/10/2022). Tim asuhan Rahmad Darmawan akan menghadapi sesama tim promosi, Dewa United.

Insiden Diusirnya Jaimerson

<p>Bek anyar Persis Solo asal Brasil, Jaimerson Xavier. (Dok. Persis Solo)</p>

Bek anyar Persis Solo asal Brasil, Jaimerson Xavier. (Dok. Persis Solo)

Ada satu kejadian menarik di laga ini. Dimana Jaimerson Xavier mendapatkan kartu merah di menit ke-88. Padahal bek asal Brasil itu baru masuk di menit ke-76 untuk menggantikan Andri Ibo.

Jaimerson dinilai melakukan gerakan tambahan kepada kepala bek PSM, Yuran Fernandes. Meski demikian pelatih interim Persis, Rasiman enggan berkomentar banyak.

"Kartu merah Jaimerson, saya kira semua orang lihat apa yang terjadi saya tidak mau berkomentar tentang itu. Biar itu menjadi pelajaran bagi kami semua, di tim pelatih dan tim," katanya.

Tuding PSM Sengaja Incar Hasil Draw

Dua gol PSM Makassar dicetak oleh Yakob Sayuri dan Yuran Fernandes.
Dua gol PSM Makassar dicetak oleh Yakob Sayuri dan Yuran Fernandes.

Rasiman sedikit menyesali hasil ini. Apalagi ia merasa PSM Makassar tidak bermain untuk meraih kemenangan di laga ini.

"Tentunya bukan poin yang menggembirakan tapi memang kami kebetulan di beberapa pertandingan terakhir melawan top team ketika tim sebesar Makassar datang ke sini hanya untuk defend dan mencari imbang tentu menjadi pekerjaan yang luar biasa sulit bagi kami," keluhnya.

Rasiman sempat mengira PSM bermain terbuka seperti Madura United atau Bali United. Kebetulan di dua laga itu Persis selalu meraih kemenangan.

"Harapan saya PSM bermain terbuka seperti Bali dan Madura tidak terjadi," tandasnya.

Intip Posisi Persis dan PSM Saat Ini